Disrupsi Tanpa Perlindungan: Kegagalan Hukum Ketenagakerjaan Indonesia dalam Merespons Ambiguitas Status Pekerja Platform Digital — Studi Kritis atas Relasi Kuasa antara Korporasi Teknologi dan Tenaga Kerja Informal di Abad ke-21

Authors

  • Baharuddin Jusuf Habibie Hasta Universitas Tarumanagara, Indonesia
  • Gunardi Lie Universitas Tarumanagara, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/jalu.v2i1.8528

Keywords:

Pekerja Platform Digital, Gig Economy, Subordinasi Algoritmik, Hukum Ketenagakerjaan Indonesia, Relasi Kuasa, Critical Legal Studies, Perlindungan Pekerja

Abstract

Pertumbuhan gig economy di Indonesia yang mencakup lebih dari 22 juta pekerja platform digital telah melahirkan persoalan hukum mendesak berupa ketiadaan perlindungan yang memadai bagi pekerja berbasis aplikasi digital. Artikel ini menganalisis secara kritis kegagalan konstruksi normatif hukum ketenagakerjaan Indonesia — khususnya doktrin subordinasi klasik dalam Pasal 1 angka 15 UU Nomor 13 Tahun 2003 — yang tidak mampu menangkap realitas subordinasi algoritmik, serta mengungkap bagaimana relasi kuasa asimetris antara korporasi teknologi dan pekerja platform dikonstruksi melalui kontrak adresif, kontrol algoritmik, narasi ideologis pemberdayaan, dan dominasi lobi politik korporasi. Dengan menggunakan pendekatan critical legal studies dan analisis komparatif terhadap regulasi Inggris, Prancis, Amerika Serikat, dan Uni Eropa, artikel ini merekomendasikan reformasi struktural berupa rekonstruksi definisi hubungan kerja berbasis dependensi ekonomi, adopsi prinsip presumption of employment, regulasi transparansi algoritma, serta pembentukan dana jaminan sosial portabel dan forum representasi khusus pekerja platform — sebagai prasyarat terwujudnya amanat konstitusional Pasal 27 ayat (2) dan Pasal 28D ayat (2) UUD 1945.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aloisi, Antonio & Valerio De Stefano. Your Boss is an Algorithm: Artificial Intelligence, Platform Work and Labour. Oxford: Hart Publishing, 2022.

Aloisi, Antonio. "Commoditized Workers: Case Study Research on Labour Law Issues Arising from a Set of 'On-Demand/Gig Economy' Platforms." Comparative Labor Law & Policy Journal, Vol. 37, No. 3 (2016): 653–690.

Aspen Institute Future of Work Initiative. Portable Benefits Resource Guide. Washington DC: Aspen Institute, 2019.

California Assembly Bill 5 (AB5). Codified as California Labor Code § 2750.3. Sacramento: California State Legislature, 2019.

Cour de cassation (Chambre sociale), Arrêt No. 1737, 4 mars 2020 (pourvoi n° 19-13.316). Mahkamah Kasasi Republik Prancis.

De Stefano, Valerio & Antonio Aloisi. "European Legal Framework for 'Gig Economy' Workers." European Parliament Research Service, PE 614.184 (2018): 1–36.

De Stefano, Valerio. "The Rise of the 'Just-in-Time Workforce': On-Demand Work, Crowdwork and Labour Protection in the 'Gig-Economy'." Comparative Labor Law & Policy Journal, Vol. 37, No. 3 (2016): 471–503.

Deakin, Simon & Gillian Morris. Labour Law. 6th ed. Oxford: Hart Publishing, 2012.

Djumialdji, F.X. Perjanjian Kerja. Edisi Revisi. Jakarta: Sinar Grafika, 2008.

Freedland, Mark & Nicola Kountouris. The Legal Construction of Personal Work Relations. Oxford: Oxford University Press, 2011.

Gramsci, Antonio. Selections from the Prison Notebooks. Diedit dan diterjemahkan oleh Quintin Hoare & Geoffrey Nowell Smith. London: Lawrence & Wishart, 1971.

Hakim, Abdul. Hukum Ketenagakerjaan Indonesia: Dinamika dan Kajian Teori. Bandung: PT Refika Aditama, 2014.

International Labour Organization. Work on Digital Labour Platforms: Understanding Trends and Ensuring Decent Work. Geneva: ILO, 2021.

Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. Laporan Pasar Kerja Digital Indonesia 2024. Jakarta: Kemnaker RI, 2024.

Kessler, Friedrich. "Contracts of Adhesion — Some Thoughts About Freedom of Contract." Columbia Law Review, Vol. 43, No. 5 (1943): 629–642.

Khairandy, Ridwan. Hukum Kontrak Indonesia dalam Perspektif Perbandingan. Jilid I. Yogyakarta: FH UII Press, 2013

Khatri, Akansha et al. "Regulating Algorithmic Management in Platform Work: A Comparative Analysis." International Journal of Law and Information Technology, Vol. 31, No. 2 (2023): 155–178.

Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (Burgerlijk Wetboek). Diterjemahkan oleh R. Subekti dan R. Tjitrosudibio. Jakarta: Pradnya Paramita, 2008.

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Laporan Kajian Hak-Hak Pekerja Platform dalam Proses Pembentukan Omnibus Law. Jakarta: Komnas HAM, 2021.

Lehdonvirta, Vili. Cloud Empires: How Digital Platforms Are Overtaking the State and How We Can Regain Control. Cambridge: MIT Press, 2022.

Lembaga Bantuan Hukum Jakarta. Laporan Situasi Hak-Hak Pekerja Berbasis Platform Digital di Indonesia 2023. Jakarta: LBH Jakarta, 2023.

Muhtadi, Burhanuddin. Politik Lobi dan Relasi Kuasa di Indonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2021.

Mulcahy, Diane. The Gig Economy: The Complete Guide to Getting Better Work, Taking More Time Off, and Financing the Life You Want. New York: AMACOM, 2017.

Nurdin, Abidin. "Kebijakan Negara terhadap Ekonomi Platform di Indonesia: Antara Dorongan Investasi dan Perlindungan Pekerja." Jurnal Kebijakan Publik, Vol. 14, No. 2 (2023): 108–125.

Prassl, Jeremias & Martin Risak. "Uber, Taskrabbit, and Co.: Platforms as Employers? Rethinking the Legal Analysis of Crowdwork." Comparative Labor Law & Policy Journal, Vol. 37, No. 3 (2016): 619–651.

Prassl, Jeremias. Humans as a Service: The Promise and Perils of Work in the Gig Economy. Oxford: Oxford University Press, 2018.

Soepomo, Imam. Hukum Perburuhan: Bidang Hubungan Kerja. Jakarta: Djambatan, 1999.

Tjandra, Surya. "Buruh Platform dan Krisis Representasi: Mengapa Serikat Pekerja Konvensional Gagal Menjangkau Gig Workers." Jurnal Perburuhan Indonesia, Vol. 9, No. 1 (2023): 45–62.

Uber BV and others v. Aslam and others [2021] UKSC 5. United Kingdom Supreme Court.

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2020 Nomor 245, Tambahan Lembaran Negara Nomor 6573.

Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 39, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4279.

Wijayanti, Asri. "Omnibus Law Ketenagakerjaan: Antara Janji Perlindungan dan Realitas Fleksibilisasi." Jurnal Legislasi Indonesia, Vol. 18, No. 1 (2021): 78–95.

Yasar, Iftida. "Pekerja Ojol dan Kekosongan Hukum: Antara Realitas Kerja dan Fiksi Kemitraan." Jurnal Hukum dan Pembangunan, Vol. 53, No. 2 (2023): 205–224.

Downloads

Published

2026-05-29

How to Cite

Baharuddin Jusuf Habibie Hasta, & Gunardi Lie. (2026). Disrupsi Tanpa Perlindungan: Kegagalan Hukum Ketenagakerjaan Indonesia dalam Merespons Ambiguitas Status Pekerja Platform Digital — Studi Kritis atas Relasi Kuasa antara Korporasi Teknologi dan Tenaga Kerja Informal di Abad ke-21. Justice Amnesty Law and Undoing Journal, 2(1), 202–213. https://doi.org/10.57235/jalu.v2i1.8528

Issue

Section

Articles

Citation Check