Perlindungan Hukum bagi Pekerja terhadap Pemenuhan Hak Upah di Bawah Standar Upah Minimum
DOI:
https://doi.org/10.57235/jalu.v2i1.8529Keywords:
Hak Asasi Manusia, Perlindungan Hukum, Upah Minimum, PekerjaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis status yuridis upah minimum dalam kerangka proteksi hak asasi tenaga kerja, sekaligus memetakan skema perlindungan hukum atas fenomena pengupahan di bawah standar nasional. Menggunakan metode yuridis normatif dengan kombinasi pendekatan regulasi dan konseptual, penelitian ini menyimpulkan bahwa upah minimum merupakan norma imperatif (dwingend recht). Keberadaannya secara sah membatasi otonomi kontrak guna menjaga ketertiban publik dan martabat manusia sesuai semangat Pasal 27 ayat (2) UUD 1945. Secara hukum, setiap kontrak kerja yang menetapkan upah di bawah ambang batas minimum dianggap tidak pernah ada atau batal demi hukum. Adapun mekanisme perlindungannya diwujudkan melalui strategi preventif berupa pengawasan regulasi, serta langkah represif lewat jalur litigasi hubungan industrial dan pemberlakuan sanksi pidana bagi pelanggar
Downloads
References
Anugrah, P. (2020). Teori Keadilan John Rawls dalam Perlindungan Hak Pekerja. Jurnal Hukum & Keadilan, 45.
Asshiddiqie, J. (2010). Konstitusi Indonesia. Jakarta: Kompas.
Asyhadi, Z. (2019). Hukum Kerja: Hukum Ketenagakerjaan Bidang Hubungan Kerja. Jakarta: PT Raja Grafindo.
Dela, A. S., Maharani, M., Fadlurrohim, R., Susanti, P., & Yamani, M. (2025). Dinamika Pengaturan Upah Minimum Regional (UMR): Implikasi Kenaikan UMR Terhadap Kontrak Kerja Lama. Hukum Dinamika Ekselensia, 185.
Hadjon, P. M. (1987). Perlindungan Hukum bagi Rakyat di Indonesia. Surabaya: Bina Ilmu.
Husni, L. (2021). Pengantar Hukum Ketenagakerjaan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Ibrahim, J. (2006). In Teori dan Metodologi Penelitian Hukum (p. 57). Bayumedia Publishing.
International Covenant on Economic, Social and Cultural Rights
Kitab Undang-Undang Hukum Perdata
Lebacqz, K. (2008). Teoir-Teori Keadilan, Terjemahan Yudi Santoso. Yogyakarta: Nusa Media.
Leckie, S., & Gallagher, A. (2006). Economic, Social, and Cultural Rights: A Legal Resource Guide. Phladelphia: University of Pennsylvania Press.
Manan, B. (1992). Dasar-Dasar Perundang-undangan Indonesia. Jakarta: Ind-Hill-Co.
Manulang, S. H. (2011). Pokok-Pokok Hukum Ketenagakerjaan di Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.
Marzuki, P. M. (2011). In Penelitian Hukum (p. 93). Kencana Prenada Media Group.
Muhtaj, M. E. (2008). Dimensi-Dimensi HAM: Mengurangai Hak Ekonomi, Sosial, dan Budaya. Jakarta: Rajawali Pers.
Rahardjo, S. (2014). Ilmu Hukum. Bandung: PT Citra Aditya Bakti.
Rasuanto, B. (2005). Keadilan Sosial: Pandangan Rawls. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Rawls, J. (1971). A Theory of Justice. Cambridge: Harvard University Press.
Rawls, J. (1999). A Theory of Justice, Revised Edition. Cambridge: Harvard University Press.
Rofiq, A., Zaenia, A., Anbiya, B. F., Khuzaima, H. A., Zulfa, A. A., & Maretta, C. W. (2024). Analisi Hak dan Kewajiban Warga Negara yang Terkandung dalam UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Jurnal Haramoni Nusa Bangsa, 94
Satrio, J. (1995). Hukum Perikatan: Perikatan yang Lahir dari Perjanjian. Bandung: Citra Aditya Bakti.
Smith, R. K., Høstmælingen, N., Ranheim, C., Arinanto, S., Falaakh, F., Soeprapto, E., . . . Riyadi, E. (2008). Hukum Asasi Manusia. Yogyakarta: Pusat Studi Hak Asasi Manusia Universitas Islam Indonesia.
Soekanto, S., & Mamudji, S. (2001). In Penelitian Hukum Normatif: Suatu Tinjauan Singkat (p. 13). Raja Grafindo Persada.
Soepomo, I. (2003). Pengantar Hukum Perburuhan. Jakarta: Djambatan.
Subekti, R. (2010). Hukum Perjanjian. Jakarta: PT Intermasa.
Sutedi, A. (2011). Hukum Perburuhan. Jakarta: Sinar Grafika.
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan
Wijayanti, A. (2017). Hukum Ketenagakerjaan Pasca Reformasi. Jakarta: Sinar Grafika.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Bayu Prasetyo, Gunardi Lie

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
- Authors certify that the work reported here has not been published before and contains no materials the publication of which would violate any copyright or other personal or proprietary right of any person or entity.
- Authors dont transfer or license the copyright of publishing to JALU: Justice Amnesty Law and Undoing Journal Research to publish the article in any media format, to share, to disseminate, to index, and to maximize the impact of the article in any databases.
- Authors hereby dont agree to transfer a copyright for publishing to JALU: Justice Amnesty Law and Undoing Journal a Publisher of the manuscript.
- Authors reserve the following:
- all proprietary rights other than copyright such as patent rights;
- the right to use all or part of this article in future works of our own such as in books and lectures;
- use for presentation in a meeting or conference and distributing copies to attendees;
- use for internal training by author's company;
- distribution to colleagues for their research use;
- use in a subsequent compilation of the author's works;
- inclusion in a thesis or dissertation;
- reuse of portions or extracts from the article in other works (with full acknowledgement of final article);
- preparation of derivative works (other than commercial purposes) (with full acknowledgement of final article); and
- voluntary posting on open web sites operated by author or author’s institution for scholarly purposes, but it should follow the open access license of Creative Common CC BY-NC License.






