Judi Online Di Kalangan Generasi Muda Terpelajar: Studi Kualitatif Tentang Faktor Pendorong, Dampak dan Upaya Pelepasan Diri
DOI:
https://doi.org/10.57235/jalu.v2i2.9359Keywords:
judi online, mahasiswa, self-control, dampak psikologis, konseling kampusAbstract
Judi online (judol) menjadi persoalan yang semakin serius di kalangan mahasiswa akibat kemudahan akses digital, paparan iklan, dan pengaruh lingkungan pertemanan. Namun, kajian terdahulu lebih banyak membahas faktor penyebab dan dampak secara umum, sementara pengalaman subjektif mahasiswa dalam mengendalikan diri masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor keterlibatan mahasiswa dalam judol, mendeskripsikan dampaknya, menganalisis strategi self-control beserta hambatannya, dan merumuskan rekomendasi pendampingan bagi perguruan tinggi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan wawancara terhadap empat mahasiswa berusia 19–22 tahun yang memiliki pengalaman bermain judol, dengan tingkat keterlibatan yang berbeda, dari tahap awal hingga pemulihan. Data dianalisis secara tematik. Hasil menunjukkan bahwa keterlibatan dipicu oleh pengaruh teman sebaya, iklan digital pada platform streaming dan media sosial, serta kejenuhan. Dampak yang dialami meliputi penurunan prestasi akademik, kerugian finansial hingga keterlibatan pinjaman online, gangguan kesehatan mental berupa kecemasan dan emosi tidak stabil, serta ketegangan hubungan keluarga. Strategi pengendalian diri mencakup pembatasan akses perangkat, pengalihan aktivitas, dan pemutusan paparan media sosial. Hambatan utama adalah rasa penasaran untuk mengejar kekalahan (chasing losses) dan godaan saat sendirian. Pemulihan tampak lebih berhasil dengan dukungan psikolog dan keluarga. Temuan ini berimplikasi pada perlunya layanan konseling kampus yang terbuka dan terjamin kerahasiaannya, konseling sebaya, edukasi literasi keuangan dan bahaya judol melalui media digital, serta kebijakan pemblokiran situs oleh pemerintah.
Downloads
References
Bandura, A. (1977). Social learning theory. Prentice-Hall.
Breen, R. B., & Zuckerman, M. (1999). "Chasing" in gambling behavior: Personality and cognitive determinants. Personality and Individual Differences, 27(6), 1097–1111. https://doi.org/10.1016/S0191-8869(99)00052-5
Bronfenbrenner, U. (1979). The ecology of human development: Experiments by nature and design. Harvard University Press.
Detik.com. (2025, 16 Desember). PPATK catat perputaran duit judol di RI tahun 2025 capai Rp 155 T, turun 57%. https://news.detik.com/berita/d-8262568/ppatk-catat-perputaran-duit-judol-di-ri-tahun-2025-capai-rp-155-t-turun-57
Ferster, C. B., & Skinner, B. F. (1957). Schedules of reinforcement. Appleton-Century-Crofts.
Juliani, R. K., Satria, M., Raharja, R. M., & Legiani, W. H. (2024). Fenomena judi online di kalangan generasi muda. Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora, 4(2), 113–122. https://doi.org/10.55606/khatulistiwa.v4i2.3221
Kahneman, D., & Tversky, A. (1979). Prospect theory: An analysis of decision under risk. Econometrica, 47(2), 263–291. https://doi.org/10.2307/1914185
Kompas.com. (2025, 3 Mei). Komdigi blokir 1,3 juta konten judi "online" sejak Prabowo dilantik. https://nasional.kompas.com/read/2025/05/03/12363511/komdigi-blokir-13-juta-konten-judi-online-sejak-prabowo-dilantik
Macey, J., & Hamari, J. (2024). Gamblification: A definition. New Media & Society, 26(4), 2046–2065. https://doi.org/10.1177/14614448221083903
PPATK [@ppatk.id]. (2026). Briefing PKKMB Perbanas Institute 2026 [Video]. TikTok. https://www.tiktok.com/@ppatk.id
Salma, A. F., Barokah, L. H. N., & Bagas, M. K. (2025). Masyarakat dan judi online: Menemukan keseimbangan melalui kegiatan positif. Jurnal Pengabdian Olahraga Indonesia, 1(1), 23–29.
Subagyo, A. A. M., & Astuti, L. (2022). Faktor yang mempengaruhi mahasiswa melakukan perjudian online. Indonesian Journal of Criminal Law and Criminology (IJCLC), 3(3), 180–189.
Tangney, J. P., Baumeister, R. F., & Boone, A. L. (2004). High self-control predicts good adjustment, less pathology, better grades, and interpersonal success. Journal of Personality, 72(2), 271–324. https://doi.org/10.1111/j.0022-3506.2004.00263.x
Wirareja, Y., & Sa'adah, N. (2024). Dampak judi online terhadap kesehatan mental mahasiswa. Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam, 7(1), 103–118.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Sartika Pratiwi Manullang, Naina Qolby Muflihan, Arla Aulia, Septiani Imani Daeli, Raka Surya Darma, Aril Gunawan Nainggolan, Jeri Andriano Sidabutar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
- Authors certify that the work reported here has not been published before and contains no materials the publication of which would violate any copyright or other personal or proprietary right of any person or entity.
- Authors dont transfer or license the copyright of publishing to JALU: Justice Amnesty Law and Undoing Journal Research to publish the article in any media format, to share, to disseminate, to index, and to maximize the impact of the article in any databases.
- Authors hereby dont agree to transfer a copyright for publishing to JALU: Justice Amnesty Law and Undoing Journal a Publisher of the manuscript.
- Authors reserve the following:
- all proprietary rights other than copyright such as patent rights;
- the right to use all or part of this article in future works of our own such as in books and lectures;
- use for presentation in a meeting or conference and distributing copies to attendees;
- use for internal training by author's company;
- distribution to colleagues for their research use;
- use in a subsequent compilation of the author's works;
- inclusion in a thesis or dissertation;
- reuse of portions or extracts from the article in other works (with full acknowledgement of final article);
- preparation of derivative works (other than commercial purposes) (with full acknowledgement of final article); and
- voluntary posting on open web sites operated by author or author’s institution for scholarly purposes, but it should follow the open access license of Creative Common CC BY-NC License.






