Pandangan Humanisme Ahmad Syauqi Dalam Syair Ba’da Al-Manfā
Keywords:
Humanisme, Ahmad Syauqi, Syair, Ba’da al-Manfā, Strukturalisme GenetikAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pandangan humanisme Ahmad Syauqi dalam syair Ba’da al-Manfā. Untuk mencapai tujuan itu, penelitian ini menggunakan teori strukturalisme genetik Lucien Goldmann sebagai pisau analisis untuk mendeskripsikan situasi sosial yang melatar belakangi munculnya syair Ba’da al-Manfā dan struktur syair ba’da al-Manfā. Pandangan humanisme Ahmad Syauqi yang diteliti dalam penelitian ini merupakan akibat dari peristiwa dehumanisasi yang terjadi di Mesir pada masa penjajahan bangsa Eropa khususnya Inggris. Syauqi yang diberi gelar Amīr Asy-Syu’arā’ (pemimpin para penyair) mengambil peran penting dalam membangkitkan semangat rakyat Mesir kala itu. Salah satu syair yang dibuat oleh Syauqi sebagai kritik terhadap tindakan dehumanisasi yang dilakukan oleh penjajah adalah Ba’da al-Manfā. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, maka hasil dari penelitian ini memperlihatkan bahwa Pandangan humanisme Ahmad Syauqi dalam syair Ba’da al-Manfā terlihat dalam ungkapan-ungkapan humanisme berupa etika kemanusiaan dan keadilan sosial, dan kritikan terhadap tindakan dehumanisasi yang dilakukan oleh penjajah.
References
Adlini, M. N., Dinda, A. H., Yulinda, S., Chotimah, O., & Merliyana, S. J. (2022). Metode penelitian kualitatif studi pustaka. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 6(1), 974–980.
Al-Syayib, A. (1973). Ushul al-Naqdi al-Adabi. Kairo: Maktabah al-Nahḍah al-Miṣriyah.
Burhanudin, M. (2017). Nilai Humanisme Religius Syiir Pesantren. Jurnal Sastra Indonesia, 6(1), 35–42.
Faruk, H. T. (1994). Sosiologi Sastra Sebuah Pengantar. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Hitti, P. K. (2006). History of The Arabs: Rujukan Induk dan Paling Otoritatif tentang Sejarah Peradaban Islam; Penerjemah, R. Cecep Lukman Yasin dan Dedi Slamet Riyadi. Jakarta: Serambi Ilmu Semesta.
Hussein, Naba Ali (2021). Seeing the World in Modern Iraqi Poetry (2003-2019). Journal of Babylon Center for Humanities Studies, 11(3), 553-576.
Ibrahim, A. M. (2017). Uslub Muhammad ‘Abdul Wahhab fi Al-Ta’bīri bi Al-Laḥn ‘an al-Kalimah allatī Abda’uhā Ahmad Syauqi. Majallah ‘Ulūm wa Funūn al-Mūsiqī, 36(4), 1351–1377.
Karim, A. A., & Hartati, D. (2021). Nilai-Nilai Humanisme dalam Puisi Bertema Palestina Karya Helvy Tiana Rosa. Jurnal Sastra Indonesia, 10(2), 93–101.
Kholis, N. (2014). Humanisme Sebagai Filsafat Hukum Islam. ISTI’DAL; Jurnal Studi Hukum Islam, 1(1), 55–71.
Lastari, A. (2017). Pandangan dunia pengarang dalam kumpulan puisi Blues untuk Bonnie karya Rendra (Kajian Strukturalisme Genetik). Aksis: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 1(1), 63–79.
Maryam, ‘Azwī & Dād bin ‘Āfiyah (2020). Ru’yatu al-‘Ālam fi al-Qaṣidah al-Jazāiriyyah al-Mu’āṣirah (Muqārabah Binyawiyyah). Majallah ‘Ulūm al-Lugah al-‘Arabiyyah wa Ādābihā, 12(2), 923-938.
Moleong, L. J. (2007). Metode penelitian kualitatif. Bandung: remaja rosdakarya.
Nugroho, B. A. A. P., Marahayu, N. M., & Nurharyani, O. P. (2020). Makna Sifat Tuhan dalam Puisi Kalau Kau Rindu Aku Karya Dharmadi; Kajian Semiotika Riffaterre. Jurnal Sastra Indonesia, 9(3), 165–171.
Nurhasanah, A. R., Yoyo, Y., & Hamidin, N. M. (2021). Kemerdekaan dalam Puisi Ahmad Syauqi “Yā Ayyuhā Al-Sāil Mā Al-Ḥurriyyah”(Analisis New Historisisme)/Independence in Ahmad Syauqi’s Poetry" Yā Ayyuhā As-Sāil Mā Al-Ḥurriyyah"(New Historism Analysis). Diwan: Jurnal Bahasa Dan Sastra Arab, 7(2), 226–246.
Pradopo, R. D. (2002). Kritik sastra Indonesia modern. Yogyakarta: Gama Media.
Purnamawati, Z., Sangidu, S., Munawwar, F., & Dardiri, T. (2019). Ideologi Perlawanan Dalam Antologi Puisi Fī Ṭarīqi Al-Fajri Karya Abdullah Al-Baradduni. Poetika: Jurnal Ilmu Sastra, 7(1), 72–89.
Syauqi, A. (1988). Al-Syauqiyyat. Kairo: Dar al-’Audah.
Syuryani, N., Sudarmoko, S., & Zurmailis, Z. (2022). Pandangan Dunia Pengarang dalam Novel Kabar Buruk Dari Langit Karya Muhidin M. Dahlan (Tinjauan Strukturalisme Genetik). Puitika, 18(1), 59–71.
Widodo, S., Yunus, A. R., & Syukur, S. (2022). Perjuangan Negara-Negara Muslim Untuk Mencapai Kemerdekaan Dari Penjajahan Barat Di Era Modernisasi Abad XX. Jurnal Kajian Sosial, Peradaban Dan Agama, 08(02), 193–208.
Widodo, W. (2017). Unsur-unsur Intrinsik Sya’ir Arab. Jurnal Pedagogy, 10(2), 1–12.
Yoyo, Y. (2018). Neo-patriarchy and the Problem of the Arab Crisis: A Critical Study on Hisham Sharabi’s Works. QIJIS (Qudus International Journal of Islamic Studies), 6(2), 251–268.
Downloads
Published
Issue
Section
License
- Authors certify that the work reported here has not been published before and contains no materials the publication of which would violate any copyright or other personal or proprietary right of any person or entity.
- Authors dont transfer or license the copyright of publishing to JERUMI: Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Research to publish the article in any media format, to share, to disseminate, to index, and to maximize the impact of the article in any databases.
- Authors hereby dont agree to transfer a copyright for publishing to JERUMI: Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary a Publisher of the manuscript.
- Authors reserve the following:
- all proprietary rights other than copyright such as patent rights;
- the right to use all or part of this article in future works of our own such as in books and lectures;
- use for presentation in a meeting or conference and distributing copies to attendees;
- use for internal training by author's company;
- distribution to colleagues for their research use;
- use in a subsequent compilation of the author's works;
- inclusion in a thesis or dissertation;
- reuse of portions or extracts from the article in other works (with full acknowledgement of final article);
- preparation of derivative works (other than commercial purposes) (with full acknowledgement of final article); and
- voluntary posting on open web sites operated by author or author’s institution for scholarly purposes, but it should follow the open access license of Creative Common CC BY-NC License.