Kegiatan Upaya Peningkatan Pengetahuan Pijat Bayi Pada Ibu di RT 03 RR 03, Kelurahan Kedunglumbu, Kecamatan Pasar Kliwon
Keywords:
Komunitas, Ibu, Bayi, Pijat Bayi, Stimulasi, TerapiAbstract
Masa bayi dan balita merupakan masa emas untuk pertumbuhan dan perkembangan anak sehingga perlu mendapatkan perhatian khusus. Kualitas seorang anak dapat dinilai dari proses tumbuh kembang. Tumbuh kembang bayi pada usia 0-3 bulan adalah masa-masa penting saat bayi sedang mengembangkan sistem kekebalan tubuh, juga organ pencernaannya. Pada masa ini peran orang tua sangat berarti dan penting untuk bayi karena bayi masih berada pada proses adaptasi di lingkungan ekstrauterin (Rochmah, 2012). Gangguan tumbuh kembang akan terjadi apabila terdapat faktor genetik atau lingkungan yang tidak dapat mencukupi kebutuhan dasar tumbuh kembang, untuk mengoptimalkan perkembangan potensi bawaan seorang anak dibutuhkan pengasuhan (asuh), kasih sayang (asih), dan stimulasi (asah) secara optimal (Rochmah, 2012). Pijat merupakan salah satu metode pengobatan tertua di dunia. Pijat meliputi seni perawatan kesehatan dan pengobatan yang mampu melemaskan sendi yang terlalu kaku dan menyatukan organ tubuh dengan berupa sentuhan. Dengan adanya sentuhan pemijatan terhadap jaringan otot peredaran darah, dapat meningkatkan jaringan otot ataupun posisi otot dapat dipulihkan dan diperbaiki sehingga dapat meningkatkan fungsi-fungsi organ tubuh dengan sebaik-baiknya (Roesli, 2016). Perkembangan dan pertumbuhan bayi akan optimal jika adanya interaksi antara genetik, tingkah laku, lingkungan dan rangsangan yang berguna. Pengaruh yang positif pada stimulus pijat ini telah lama dilakukan. Permasalahan pada gangguan pertumbuhan (Grow Faltering) pada anak di Indonesia sudah sejak usia 1 sampai 6 bulan, sehingga perlu adanya upaya dalam mengurangi gangguan pertumbuhan yang dapat menghambat kenaikan berat badan bayi (Dasuki, M. S., 2010). Sayangnya, masih banyak orang tua yang belum mengerti tentang pijat bayi, terutama mengenai perkembangan terakhirnya. Sebagian dari mereka beranggapan bahwa pijat bayi dilakukan hanya pada bayi yang sakit serta dilakukan oleh dukun atau tenaga medis yang menguasai pijat bayi. Hal ini tidak sepenuhnya salah, melalui teknik tertentu, pijat bayi diyakini mampu mengatasi kolik sementara, sembelit dan bayi rewel. Namun, manfaat utama dari pijat bayi adalah membantu mengoptimalkan tumbuh kembang bayi. Dalam hal ini sangat diperlukan pendidikan kesehatan khususnya tentang pijat bayi diberikan oleh orangtua agar proses tumbuh kembang bayinya menjadi optimal (Rochmah, 2012).
References
(Hanifa, 2022)Apriyani, T., & Rani Purwani. (2023). Edukasi Pijat Bayi Untuk Mendukung Tumbuh Kembang Bayi Dan Meningkatkan Pengetahuan Ibu. Jurnal Peduli Masyarakat, 5(2), 437–442. http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM
Carolin, B. T., Syamsiah, S. S., & Khasri, M. M. (2020). Pijat Bayi Dapat Meningkatkan Berat Badan Bayi. Jurnal Kebidanan Malahayati, 6(3), 383–387. https://doi.org/10.33024/jkm.v6i3.2745
Hanifa, F. N. (2022). Pengaruh Pijat Bayi Dengan Tumbuh Kembang Bayi. Jurnal Kesehatan, 11(1), 27–32. https://doi.org/10.37048/kesehatan.v11i1.424
Masruroh, M., Pranoto, H. H., Widayati, W., Nurrohman, N., Kale, C. C., Aristiani, S. A., & Choifin, F. (2022). Pijat Bayi untuk Menstimulasi Pertumbuhan dan Perkembangan Bayi Usia 0-12 Bulan. Indonesian Journal of Community Empowerment (Ijce), 4(1), 50. https://doi.org/10.35473/ijce.v4i1.1614
Pitri, Z. Y., & Ramadanti, T. (2022). Jurnal Kesehatan Jurnal Kesehatan. Jurnal Kesehatan, 8(1), 10–15.
Pratiwi, T. (2021). Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Kualitas Tidur Bayi Usia 1-6 Bulan Tiara Pratiwi, S.ST., M.Keb Dosen Prodi DIII Kebidanan STIK Siti Khadijah Palembang. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 07(1), 9–13. https://media.neliti.com/media/publications/432618-none-51a7a905.pdf
Putro, N. saputri. (2019). Pentingnya Manfaat Pijat Bayi Pada Bayi Usia 0-12 Bulan. Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3, 49–52. https://doi.org/10.31849/dinamisia.v3i2.2844
Qurota, A. T. (2018). Hubungan pengetahuan ibu tentang pijat Bayi terhadap perilaku Ibu dalam melakukan pijat bayi secara mandiri.
Saddiyah Rangkuti. (2021). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Pijat Bayi terhadap Kualitas Tidur Bayi Usia 0-6 Bulan di BPM Dewi Suyanti Tahun 2020. Jurnal Kesehatan Masyarakat (JURKESMAS), 1(1), 34–42. https://doi.org/10.53842/jkm.v1i1.10
Sitorus, S. (2017). Efektivitas Promosi Media Leafleat Dengan Media Audio Visual Tentang Pijat Bayi Terhadap Kerja Puskesmas Pembantu Amplas Tahun 2017 Oleh : Susilawati Sitorus Politeknik Kesehatan Kemenkes Prodi D- Iv Kebidanan Alih Jenjang Medan.
Sukmawati, E., & Imanah, N. D. N. (2020). Efektivitas Pijat Bayi Terhadap Peningkatan Kualitas Tidur Bayi The Effectiviness Baby Massage To The Baby’s Sleeping Quality. Jurnal Kesehatan Al-Irsyad, 13(1), 11–18.
Waluyo, U. N., Pratiwi, R., Andayani, A., Waluyo, U. N., Waluyo, U. N., Info, A., & History, A. (2023). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Pengetahuan Ibu Tentang Pijat Bayi Usia 0-12 Bulan. 2(1), 382–390.
Yanuarini, T. A., Yani, E. R., & Farida, A. Y. (2020). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Pijat Bayi terhadap Kemampuan Psikomotor Ibu Melakukan Pijat Bayi 1-3 Bulan. Jurnal Wiyata, 7(1), 62–68. http://ojs.iik.ac.id/index.php/wiyata/article/view/356/192
Yilmaz. (2014). Pengaruh Pemberian Terapi Pijat Bayi. Jurnal Kebidanan, 1(1), 1–10. http://repository.poltekkes-denpasar.ac.id/7495/.
Zuliana, Sunarti, & Munir, N. W. (2023). Pengaruh Penyuluhan Pijat Bayi terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu dalam Memijat Bayi. Window of Nursing Journal, 4(1), 47–56. https://doi.org/10.33096/won.v4i1.730
Downloads
Published
Issue
Section
License
- Authors certify that the work reported here has not been published before and contains no materials the publication of which would violate any copyright or other personal or proprietary right of any person or entity.
- Authors dont transfer or license the copyright of publishing to JERUMI: Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Research to publish the article in any media format, to share, to disseminate, to index, and to maximize the impact of the article in any databases.
- Authors hereby dont agree to transfer a copyright for publishing to JERUMI: Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary a Publisher of the manuscript.
- Authors reserve the following:
- all proprietary rights other than copyright such as patent rights;
- the right to use all or part of this article in future works of our own such as in books and lectures;
- use for presentation in a meeting or conference and distributing copies to attendees;
- use for internal training by author's company;
- distribution to colleagues for their research use;
- use in a subsequent compilation of the author's works;
- inclusion in a thesis or dissertation;
- reuse of portions or extracts from the article in other works (with full acknowledgement of final article);
- preparation of derivative works (other than commercial purposes) (with full acknowledgement of final article); and
- voluntary posting on open web sites operated by author or author’s institution for scholarly purposes, but it should follow the open access license of Creative Common CC BY-NC License.