Strategi Pelestarian Budaya Simalungun Melalui Pesta Rondang Bintang
DOI:
https://doi.org/10.57235/jerumi.v2i2.4118Keywords:
Budaya Simalungun, Pelestarian Budaya, Partisipasi Upacara Adat, Modernisasi, Arsip Digital, Kesenian Tradisional, Pendidikan BudayaAbstract
Partisipasi masyarakat dalam upacara adat dan kesenian tradisional Simalungun mengalami penurunan yang signifikan akibat pengaruh modernisasi, globalisasi, dan urbanisasi. Artikel ini mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan penurunan partisipasi, termasuk modernisasi, kurangnya pengetahuan generasi muda, serta minimnya dukungan pemerintah. Dampak yang ditimbulkan meliputi hilangnya warisan budaya, runtuhnya nilai-nilai luhur, dan tergerusnya identitas budaya. Kesenian tradisional Simalungun, seperti musik dan tarian, juga terancam punah karena berkurangnya minat generasi muda, kurangnya pewaris, dan terbatasnya dokumentasi. Untuk mengatasi tantangan tersebut, berbagai solusi telah diusulkan, seperti peningkatan edukasi, penyelenggaraan kegiatan pelestarian, serta dukungan pemerintah dalam promosi dan pendanaan.
Downloads
References
Departemen Kebudayaan dan Pariwisata. (2007). Pedoman Umum Pelestarian Warisan Budaya. Jakarta: Departemen Kebudayaan dan Pariwisata.
Departemen Pendidikan Nasional. (2008). Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) Seni Budaya. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
Koentjaraningrat. (2002). Antropologi: Pengantar Ilmu Tentang Manusia. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
Liyansyah, M. (2011).Rondang Bintang Wisata Etnografi Tahunan Simalungun. Banda Aceh: Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional.
Moleong, J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Napitu, U. dkk. (2023). Melestarikan Multikulturalisme Budaya Kesenian Simalungun Di Era Digitalisasi. Journal On Education. 5, (4). Hal 16327-16333
Purba, SD (2023). Rondang Bintang: Pengelolaan Pesta Rakyat vs Pemerintah Kabupaten Simalungun . Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
Puspitasari, A. (2019). Revitalisasi Kesenian Tradisional Simalungun dalam Upaya Melestarikan Warisan Budaya Bangsa. Jurnal Pendidikan Seni, 12(1), 1-10.
Samosir, B. A. (2021). Transformasi Pesta Rondang Bintang sebagai Produk Wisata Budaya di Kabupaten Simalungun. Jurnal Pariwisata dan Budaya Indonesia. 32(1).
Saragih, S. (2021). Peranan Seni Tradisional Simalungun dalam Menumbuhkan Rasa Cinta Tanah Air. Jurnal Pendidikan Karakter, 5(2), 152-160.
Sihotang, M. (2020). Pelestarian Musik Tradisional Simalungun: Tantangan dan Solusi. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Musik, 1-10.
Simanjuntak, B.A.; Hasyim, Hasmah; Turnip, A.W.; Purba, Jugat; Siahaan, E.K. (1980). Sistem Gotong Royong Dalam Masyarakat Pedesaan Sumatera Utara. Medan: Depertemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Sinaga, D. M., & Purba, A. S. (2023). Revitalisasi Pesta Rondang Bintang sebagai Upaya Pelestarian Budaya Simalungun di Era Modern. Jurnal Antropologi Indonesia. 45(2),123-145.
Yuningtias, R. (2014). Perkembangan Tor-Tor Sombah pada Pesta Rondang Bittang di Simalungun . Universitas Negeri Medan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
- Authors certify that the work reported here has not been published before and contains no materials the publication of which would violate any copyright or other personal or proprietary right of any person or entity.
- Authors dont transfer or license the copyright of publishing to JERUMI: Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Research to publish the article in any media format, to share, to disseminate, to index, and to maximize the impact of the article in any databases.
- Authors hereby dont agree to transfer a copyright for publishing to JERUMI: Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary a Publisher of the manuscript.
- Authors reserve the following:
- all proprietary rights other than copyright such as patent rights;
- the right to use all or part of this article in future works of our own such as in books and lectures;
- use for presentation in a meeting or conference and distributing copies to attendees;
- use for internal training by author's company;
- distribution to colleagues for their research use;
- use in a subsequent compilation of the author's works;
- inclusion in a thesis or dissertation;
- reuse of portions or extracts from the article in other works (with full acknowledgement of final article);
- preparation of derivative works (other than commercial purposes) (with full acknowledgement of final article); and
- voluntary posting on open web sites operated by author or author’s institution for scholarly purposes, but it should follow the open access license of Creative Common CC BY-NC License.












