Mendialogkan Perbedaan Budaya dan Ajaran Yesus Kristus Berdasarkan Alkitab

Authors

  • Chrisyanto Namora Aritonang Institut Agama Kristen Negeri Tarutung, Indonesia
  • Erwandy Rajagukguk Institut Agama Kristen Negeri Tarutung, Indonesia
  • Renta Tampubolon Institut Agama Kristen Negeri Tarutung, Indonesia
  • Kristopel Simamora Institut Agama Kristen Negeri Tarutung, Indonesia
  • Dapot Damanik Institut Agama Kristen Negeri Tarutung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/jerumi.v3i1.6313

Keywords:

Dialog Antarbudaya, Ajaran Yesus Kristus, Kasih, Kontekstualisasi, Alkitab, Pluralisme Budaya.

Abstract

Dalam masyarakat global dan multikultural saat ini, dialog antarbudaya menjadi kebutuhan mendesak bagi setiap komunitas iman, termasuk umat Kristiani. Makalah ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana ajaran Yesus Kristus yang tercatat dalam Alkitab dapat menjadi dasar teologis dan praktis dalam menjembatani perbedaan budaya. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif dan telaah teologis, penulis menyoroti beberapa peristiwa dalam kehidupan Yesus-seperti dialog-Nya dengan perempuan Samaria dan sikap-Nya terhadap orang non-Yahudi-sebagai teladan inklusivitas dan penerimaan lintas budaya. Nilai-nilai utama seperti kasih, pengampunan, dan perdamaian menjadi kunci dalam membangun dialog yang sehat dan menghargai keberagaman. Selain itu, makalah ini juga membahas tantangan yang dihadapi umat Kristiani dalam konteks pluralisme budaya dan bagaimana prinsip kontekstualisasi Injil dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kesimpulan utama menyatakan bahwa ajaran Yesus tidak hanya relevan secara rohani, tetapi juga memberi kerangka etis dan misiologis dalam menghadapi realitas budaya yang beragam secara aktif dan penuh kasih.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alkitab. (1974). Alkitab Terjemahan Baru (TB). Lembaga Alkitab Indonesia.

Aritonang, J. S. (2004). Berbagai aliran di dalam dan di sekitar gereja. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Bailey, K. E. (2008). Yesus melalui mata Timur Tengah (terj.). Malang: Literatur SAAT.

Bevans, S. B. (2004). Model-model teologi kontekstual (terj.). Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Stott, J. (2001). Kristen kontemporer (terj.). Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Verkuyl, J. (2006). Diakonia dan dialog: Misi gereja di dunia yang berubah. Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Volf, M. (1996). Exclusion and Embrace. Nashville: Abingdon Press.

Walls, A. F. (2002). Gerakan misi dan sejarah Kristen (terj.). Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Downloads

Published

2025-09-04

How to Cite

Aritonang, C. N., Rajagukguk, E., Tampubolon, R., Simamora, K., & Damanik, D. (2025). Mendialogkan Perbedaan Budaya dan Ajaran Yesus Kristus Berdasarkan Alkitab. Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary, 3(1), 108–111. https://doi.org/10.57235/jerumi.v3i1.6313

Issue

Section

Articles

Citation Check