Dari Ketidakadilan ke Kesadaran Politik: Sarekat Dagang Islam dan Transisi Menuju Sarekat Islam
Keywords:
Sarekat Islam, kolonialisme, diskriminasi rasial, Tjokroaminoto, ideologi, pergerakan nasionalAbstract
Studi ini mengkaji Sarekat Islam sebagai arena kontestasi gagasan dalam fase awal kebangkitan nasional, serta kontribusinya dalam membentuk arah perjuangan menuju kemerdekaan Indonesia. Sarekat Islam (SI) merupakan tonggak awal dalam sejarah pergerakan nasional Indonesia yang muncul sebagai respons terhadap ketimpangan struktural akibat kolonialisme Belanda, diskriminasi rasial, dan marginalisasi ekonomi masyarakat bumiputra. Didirikan pertama kali sebagai Sarekat Dagang Islam (SDI) oleh Haji Samanhudi dengan tujuan membela hak-hak pedagang pribumi dari tekanan ekonomi dan politik pedagang Tionghoa yang dilindungi penguasa kolonial, organisasi ini kemudian berkembang menjadi kekuatan politik massal di bawah kepemimpinan visioner H.O.S. Tjokroaminoto. Sarekat Islam tidak hanya bertransformasi menjadi wadah perjuangan kelas bawah, tetapi juga menjadi instrumen pembentukan kesadaran nasional melalui dakwah Islam, pendidikan politik, dan media pergerakan. SI menegaskan posisi Islam sebagai kekuatan moral dan sosial dalam menantang hegemoni kolonial. Namun, masuknya ideologi Marxis-Leninis yang dibawa oleh tokoh-tokoh seperti Semaun menimbulkan konflik ideologis yang tajam dan memperuncing perpecahan internal organisasi. Fragmentasi ini merefleksikan tarik-menarik ideologis dalam tubuh SI antara nasionalisme Islam dan komunisme yang sedang bertumbuh.
References
Asrul, A. A., Sianturi, D. F., Tarigan, A. E., Sihotang, M., & Sinaga, R. (2024). Konstruksi rasial masyarakat Indonesia pada masa kolonial. JAHE: Jurnal Akuntansi Hukum dan Edukasi, 1(2), 730–734.
Blumberger, J. Th. Petrus. (1931). De Nationalistische Beweging in Nederlandsch Indie. HD Tjeenk Willink.
Istiyar Rini, W. (2024). Nilai-nilai perjuangan Sarekat Islam dalam mewujudkan kemerdekaan Indonesia sebagai penguatan pendidikan karakter pada pembelajaran sejarah. Jurnal Pendidikan Sejarah, 4(1).
Karim, R. (1983). Perjalanan Partai Politik di Indonesia. Jakarta: CV Rajawali. Kapitalisme Bumi Putera: Perubahan Masyarakat Mangkunegaran. (2008). Yogyakarta: LKIS.
Kartodirdjo, S. (1984). Pemberontakan Petani Banten 1888: Kondisi, jalan peristiwa, dan kelanjutannya: Sebuah studi kasus mengenai gerakan sosial di Indonesia (H. Basri, Penerj.). Jakarta: Pustaka Jaya.
Lathifah, Z., Syamsul Arifin, dkk. (2020). Gerakan–Gerakan Islam Indonesia Kontemporer. Yogyakarta: Adab Pres.
Ma’arif, A. S. (1985). Islam dan Masalah Kenegaraan. Jakarta: LP3ES.
Nusantara, C. (2025). Penguatan Karakter Kreatif Melalui Media Sosial. Journal of Civic and Character Education, 1(1), 11-14.
Poesponegoro, M. D., & Notosusanto, N. (2008). Sejarah nasional Indonesia IV (hlm. 400–424). Jakarta: Balai Pustaka.
Pradita, T. (2025). Sikap Patriotisme bagi Warga Negara di Daerah Tertinggal, Terdepan dan Terluar. Journal of Civic and Character Education, 1(1), 18-21.
Putra, F. A. (2025). Pengaruh Pembelajaran Inquiry Menggunakan Google Form Terhadap Hasil Belajar Siswa. JPKP: Jurnal Pendidikan Kurikulum dan Pembelajaran, 1(1), 22-25.
Salsabila, M. R. (2025). Upaya Pemberantasan Perompakan dan Perampokan Laut Berdasarkan Hukum Internasional. JALU: Justice Amnesty Law and Undoing Journal, 1(1), 8-14.
Setiono, B. G. (2008). Tionghoa dalam Pusaran Politik. Jakarta: Transmedia.
Simorangkir, M. (2025). Regulasi Pemanfaatan Lahan Gambut Dalam Tinjauan Economic Analysis of Law dan Pendekatan Konservasi. JLC: Justice Legislation and Crime Journal, 1(1), 1-6.
Siregar, T. (2025). Pengaruh Pelaksanaan Program Pelatihan dan Pemberian Motivasi Untuk Meningkatkan Kinerja Karyawan. AMBA: Accounting Management Business and Asset Journal, 1(1), 10-15.
Solahudin. (2011). NII sampai JI: Salafy Jihadisme di Indonesia. Jakarta: Komunitas Bambu.
Usman, I. (2017). Sarekat Islam (SI) gerakan pembaruan politik Islam. Jurnal Potret: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Islam, 21(1).
Winarni, R., & Widuatie, R. E. (2015). Konflik politik dalam pergerakan Sarekat Islam 1926. Jurnal Literasi, 5(2), Desember 2015.
Downloads
Published
Issue
Section
License
- Authors certify that the work reported here has not been published before and contains no materials the publication of which would violate any copyright or other personal or proprietary right of any person or entity.
- Authors dont transfer or license the copyright of publishing to JERUMI: Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Research to publish the article in any media format, to share, to disseminate, to index, and to maximize the impact of the article in any databases.
- Authors hereby dont agree to transfer a copyright for publishing to JERUMI: Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary a Publisher of the manuscript.
- Authors reserve the following:
- all proprietary rights other than copyright such as patent rights;
- the right to use all or part of this article in future works of our own such as in books and lectures;
- use for presentation in a meeting or conference and distributing copies to attendees;
- use for internal training by author's company;
- distribution to colleagues for their research use;
- use in a subsequent compilation of the author's works;
- inclusion in a thesis or dissertation;
- reuse of portions or extracts from the article in other works (with full acknowledgement of final article);
- preparation of derivative works (other than commercial purposes) (with full acknowledgement of final article); and
- voluntary posting on open web sites operated by author or author’s institution for scholarly purposes, but it should follow the open access license of Creative Common CC BY-NC License.