Perlawanan Rakyat Sumatera Utara Terhadap Kolonialisme Belanda
Keywords:
Perlawanan rakyat, Sumatera Utara, kolonialisme Belanda, Soara Batak, Angkatan Gerilya SipirokAbstract
Perlawanan rakyat di Sumatera Utara terhadap kolonialisme Belanda merupakan bagian penting dari sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan dinamika perlawanan rakyat di berbagai daerah, termasuk perlawanan politik dan kultural di Tanah Batak melalui media pers Soara Batak, perjuangan fisik Angkatan Gerilya Sipirok (AGS) di Tapanuli Selatan, serta pergolakan politik pasca- penyerahan Jepang di Sulawesi sebagai perbandingan regional yang memberikan konteks bagi dinamika perjuangan di Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan metode historis yang mencakup heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlawanan rakyat Sumatera Utara tidak hanya bersifat militer, tetapi juga mencakup aspek politik, sosial, dan budaya yang saling berkaitan dalam menolak upaya kolonialisme Belanda.
References
Adam, A. (2003). Sejarah Pers di Indonesia. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
Azhari, I. (2023). Soara Batak: Koran Perlawanan Rakyat Batak di Era Kolonial Periode (1919– 1932). Universitas Negeri Medan. DOI: 10.14710.
Castles, L. (2001). Tapanuli: Sejarah dan Perubahan Sosial. Jakarta: LP3ES. Harvey, B. (2010). Tradisi dan Politik Lokal di Indonesia. Leiden: KITLV Press.
Kahin, G. M. (2013). Nationalism and Revolution in Indonesia. Ithaca: Cornell University Press. Margana, S., dkk. (2017). Revolusi Kemerdekaan dan Dinamika Politik Indonesia.
Nadjamuddin, L., Akbar, A. A., Perkasa, A., Wargadalem, F. R., & Lumangino, W. D. (2022). Menolak Kembalinya Pemerintahan Kolonial Belanda: Pergolakan Politik Pasca Penyerahan Jepang pada Gerakan Kemerdekaan di Sulawesi, Indonesia. Histories, 2(4), 426–438.
Notosusanto, N. (1978). Metodologi Sejarah. Jakarta: UI Press.
Priyono, C. D. (2020). Perjuangan Angkatan Gerilya Sipirok (AGS) dalam Perang Kemerdekaan di Tapanuli Selatan (1949–1950). Jurnal Education and Development, 8(1), 413–421. Institut Pendidikan Tapanuli Selatan.
Reid, A. (2011). Menuju Sejarah Sumatra. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia. Ricklefs, M. C. (2008). Sejarah Indonesia Modern 1200–2008. Jakarta: Serambi.
Sihombing, M. (2008). Sejarah Batak dan Perlawanan terhadap Kolonialisme. Medan: USU Press.
Downloads
Published
Issue
Section
License
- Authors certify that the work reported here has not been published before and contains no materials the publication of which would violate any copyright or other personal or proprietary right of any person or entity.
- Authors dont transfer or license the copyright of publishing to JERUMI: Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Research to publish the article in any media format, to share, to disseminate, to index, and to maximize the impact of the article in any databases.
- Authors hereby dont agree to transfer a copyright for publishing to JERUMI: Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary a Publisher of the manuscript.
- Authors reserve the following:
- all proprietary rights other than copyright such as patent rights;
- the right to use all or part of this article in future works of our own such as in books and lectures;
- use for presentation in a meeting or conference and distributing copies to attendees;
- use for internal training by author's company;
- distribution to colleagues for their research use;
- use in a subsequent compilation of the author's works;
- inclusion in a thesis or dissertation;
- reuse of portions or extracts from the article in other works (with full acknowledgement of final article);
- preparation of derivative works (other than commercial purposes) (with full acknowledgement of final article); and
- voluntary posting on open web sites operated by author or author’s institution for scholarly purposes, but it should follow the open access license of Creative Common CC BY-NC License.