(2) Jenifer Mauli Stefani Siboro
(3) Riana Debora Br Tarigan
(4) Rofly Armadhany
*corresponding author
AbstractVereenigde Oost-Indische Compagnie (VOC) hadir di Nusantara sejak awal abad ke-17 dengan tujuan utama menguasai perdagangan rempah-rempah. Namun, dalam perjalanannya VOC tidak hanya berfungsi sebagai perusahaan dagang, melainkan juga sebagai kekuatan politik dan militer yang menancapkan pengaruh mendalam dalam kehidupan masyarakat lokal. Melalui sistem monopoli perdagangan, pengendalian wilayah strategis, serta intervensi terhadap kerajaan-kerajaan lokal, VOC meletakkan fondasi awal kolonialisme yang kelak dilanjutkan oleh pemerintahan Hindia Belanda. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji warisan sejarah VOC dalam konteks kolonialisme serta implikasinya terhadap tumbuhnya nasionalisme Indonesia. Kajian dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan analisis literatur dari sumber-sumber akademik terkini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun VOC identik dengan praktik monopoli, korupsi, dan eksploitasi, keberadaannya juga secara tidak langsung mendorong perubahan struktural dalam bidang ekonomi, sosial, dan politik. Proses interaksi tersebut menjadi latar penting bagi munculnya kesadaran kolektif masyarakat untuk menentang kolonialisme. Temuan ini memperlihatkan bahwa VOC bukan hanya simbol kolonialisme awal, tetapi juga aktor historis yang meninggalkan jejak panjang dalam dinamika masyarakat Indonesia. Implikasi dari warisan VOC tercermin pada lahirnya kesadaran nasional yang berujung pada perjuangan kemerdekaan. Dengan demikian, studi ini berkontribusi dalam memperkaya pemahaman tentang akar-akar kolonialisme sekaligus bagaimana bangsa Indonesia menemukan identitas dan semangat persatuan dari pengalaman sejarahnya. KeywordsVOC; Kolonialisme; Hindia Belanda; Nasionalisme; Warisan Sejarah
|
DOIhttps://doi.org/10.57235/jerumi.v3i2.7161 |
Article metrics10.57235/jerumi.v3i2.7161 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Aziz, M. R., & Prabaswara, S. S. (2024). Divide et Impera in the Banten Sultanate: The Political Succession of Sultan Haji and VOC’s Pepper Monopoly in the 17th and 18th Centuries. Sunan Kalijaga: International Journal of Islamic Civilization. https://doi.org/10.14421/skijic.v6i1.2826
Fallihah Yumna Asar, A., & Hardi, E. (2024). Diskriminasi Pada Masa Kolonialisme Belanda Dan Jepang Dalam Novel Bumi Manusia Dan Novel Perburuan Karya Pramoedya Ananta Toer : Sebuah Studi Historiografi. Jurnal Family Education. https://doi.org/10.24036/jfe.v4i1.160
Gaspersz, S. G. C. (2022). Islam di Kota Ambon pada Masa Kolonial: Perspektif Sejarah. SUNDERMANN: Jurnal Ilmiah Teologi, Pendidikan, Sains, Humaniora Dan Kebudayaan. https://doi.org/10.36588/sundermann.v15i2.103
Grataridarga, N., Mardiati, W., & Putri, N. R. (2023). Digitization of the 17th and 18th Centuries’ Dutch East India Company (VOC) Archives for The Archives’ Preservation. https://doi.org/10.3390/proceedings2022083060
Hernawan, W. (2023). Sejarah Perkembangan Keraton Cirebon (1452 – 1680 M.). Jurnal Lektur Keagamaan. https://doi.org/10.31291/jlka.v21i1.1122
Hibatullah, M. I. (2021). Harga diri dan prasangka: masyarakat multikultural di Batavia abad 17 sampai 19. Historiography. https://doi.org/10.17977/um081v1i42021p405-418
Kambang, J. N., Dewi, R. S., & Arif, E. (2020). Jalan Panjang Pemberitaan Terorisme di Indonesia Sejak Masa Kolonial Hingga Kini. Jurnal Ranah Komunikasi (JRK). https://doi.org/10.25077/rk.4.1.89-105.2020
Muhammad Basri, Sara Ningtya Ayu, Ghina Nabilla, & Syanti Luara Berutu. (2024). Background to the Arrival of the Dutch, VOC, Dutch East Indies. EDUCTUM: Journal Research.
Nijman, J. (1994). The VOC and the expansion of the world-system 1602-1799. Political Geography. https://doi.org/10.1016/0962-6298(94)90027-2
Rahman, A., Marwal, I., & Maulana Hamzah, M. (2021). Historiografi Sekularisasi Pasar pada Masyarakat Muslim Indonesia dimasa Kolonial Belanda (1602 - 1942). ILTIZAM Journal of Shariah Economics Research. https://doi.org/10.30631/iltizam.v5i2.1034
Salsabila, F. (2024). Kerusakan hutan jati di Jawa oleh eksploitasi VOC, 1611-1796. Agastya: Jurnal Sejarah Dan Pembelajarannya. https://doi.org/10.25273/ajsp.v14i1.15041
Surya, R. A., & Fikriya, R. (2022). The Contribution of Western Humanism Ideas Towards Education Policy in The Dutch East Indies (1817-1942). Paramita: Historical Studies Journal. https://doi.org/10.15294/paramita.v32i1.30787
Wihardyanto, D., & Ikaputra, I. (2019). Pembangunan Permukiman Kolonial Belanda Di Jawa : Sebuah Tinjauan Teori. Nature: National Academic Journal of Architecture. https://doi.org/10.24252/nature.v6i2a5
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Indah Natalia Sinambela, Jenifer Mauli Stefani Siboro, Riana Debora Br Tarigan, Rofly Armadhany

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.




















Download