Bahasa dalam Genggaman: Analisis Peran Media Sosial dan Konten Edukatif dalam Pemerolehan Bahasa Anak

Authors

  • Tia Maharani Universitas Negeri Medan
  • Anggi Nur Febriani Universitas Negeri Medan
  • Safira Ayesha Ismaidin Universitas Negeri Medan
  • Hoirina Pulungan Universitas Negeri Medan
  • Regita Amelia Universitas Negeri Medan
  • Shiwi Sulistyani Universitas Negeri Medan
  • Nurul Aisyah Syahkila Universitas Negeri Medan
  • Hidayat Herman Universitas Negeri Medan
  • Rosmawaty Harahap Universitas Negeri Medan

Keywords:

Pemerolehan Bahasa, Media Sosial, Konten Edukatif, Anak, Pendampingan Orang Tua

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah ekosistem pemerolehan bahasa anak. Media sosial dan konten edukatif kini menjadi sumber input linguistik yang signifikan, selain interaksi keluarga dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran media sosial dan konten digital terhadap pemerolehan bahasa anak, sekaligus menelaah perbedaan kualitas input linguistik dari konten edukatif dan non-edukatif. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis isi melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah dua anak usia sekolah dasar, yaitu Raida Maiza yang lebih banyak mengonsumsi konten non-edukatif, serta Rafardhan yang lebih sering terpapar konten edukatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paparan konten non-edukatif berimplikasi pada penguasaan kosakata dangkal, repetitif, dan dominasi bahasa nonbaku, sehingga perkembangan sintaksis formal anak menjadi terhambat. Sebaliknya, konten edukatif yang dipadukan dengan pendampingan orang tua berkontribusi pada pemerolehan kosakata baku, struktur kalimat yang lebih kompleks, serta keterampilan pragmatik yang lebih kaya. Temuan ini menegaskan bahwa kualitas input linguistik dan intensitas pendampingan orang tua merupakan faktor krusial dalam pemerolehan bahasa anak. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi orang tua, pendidik, dan pengembang konten digital untuk mengoptimalkan media sosial sebagai sarana pemerolehan bahasa anak.

References

Al-KindiPublisher. (2025). Translating resilience: A comparative study of ChatGPT and Google Translate performance on idioms. International Journal of Translation. Interpreting Studies, 12(1), pp.45–60.

Baharuddin, B. (2023). Penerapan Teori Terjemahan Dalam Penyuntingan Hasil Terjemahan Mesin: Studi Kasus Mahasiswa Program Bahasa Inggris. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran (JIPP), 2(2), 45–56.

Baig, M., I. (2024). ChatGPT in higher education: A systematic literature review. Education and Information Technologies, 29(5), pp.5567–5591.

Dewayanti, D. (2024). Studi Kasus Tentang Ungkapan Budaya Indonesia Dalam Terjemahan Bahasa Inggris. Englisia: Jurnal Bahasa, Pendidikan, dan Humaniora, 11(1), 23–34.

EWAdirect Proceedings, 2025. Cultural sensitivity in AI language learning: Integrating cultural awareness in NLP. Proceedings of the 2025 European Workshop on AI Language, pp.112–120.

Herawati, N., 2023. Cultural references in Indonesian–English translation: A challenge for machine translation. Journal of Language and Translation Studies, 15(2), pp.77–89.

Klubička, F. (2023) Towards Structural Probing for Idiomaticity in Vector Space. Proceedings of the 17th Conference of the European Chapter of the Association for Computational Linguistics, pp. 112–124.

Mahendra, A., Ilhami, M. W., Nurfajriani, W. V., Sirodj, R. A., & Afgani, M. W. (2024). Metode Etnografi Dalam Penelitian Kualitatif. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(17), 159–170.

Naveen, P. (2024) Overview and challenges of machine translation for contextually appropriate translations. Journal of Natural Language Processing Studies. ScienceDirect.

Nurhayati, L. & Hidayat, A., 2021. Makna Pragmatik Dalam Ungkapan-Ungkapan Bahasa Indonesia: Tantangan Dalam Penerjemahan dan Interpretasi. Humaniora, 33(3), 256–264.

Putra, A. & Rahmawati, D. (2022) Bahasa, Identitas, dan Teknologi: Tantangan Penerjemahan Idiom di Era Digital, Lingua Cultura, 16(2), pp. 97–108.

Rahman, F. & Pratiwi, A., 2023. Mempertahankan Identitas Budaya Dalam Terjemahan Idiomatik: Pendekatan Manusia vs Mesin. Jurnal Linguistik Terapan Indonesia, 13(1), hlm. 45–57.

Reuters. (2024). Indonesia’s Indosat, GoTo launch local-language AI model, news report, 14 November 2024.

Rini, D., 2022. Ungkapan Idiomatik Dalam Percakapan Indonesia: Perspektif Sosiolinguistik. Jurnal Bahasa dan Budaya, 6(1), 15–28.

Sipayung, K.T., Sihombing, R., & Simanjuntak, J., 2024. Masalah Umum dan Kesalahan yang Jelas Dalam Menerjemahkan Ungkapan Idiomatik. EURASIA: Jurnal Linguistik Terapan, 10(2), hlm. 23–31.

Suryawinata, Z. & Wulandari, R. (2021) Terjemahan dan Konteks Budaya dalam Peribahasa Indonesia. Yogyakarta: UGM Press.

Wardana, L. A., Putri, D., & Rahmawati, N. (2020). Pengeditan Pra dan Pasca Terjemahan Mesin Oleh Mahasiswa. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran (JIPP), 1(1), 23–34.

Yao, B., 2024. Benchmarking Machine Translation With Cultural Awareness. Findings of EMNLP 2024. ACL Anthology, pp.2345–2356.

Yusuf, A., & Pratama, R. (2021). Penggunaan Google Translate Dalam Menerjemahkan Teks Bahasa Inggris Ke Bahasa Indonesia Di Kalangan Mahasiswa Perguruan Tinggi. Ibnusina: Jurnal Bahasa dan Sastra, 9(1), 15–29.

Zhou, J., 2024. Enhancing Language Models With Idiomatic Reasoning. OpenReview Preprint, pp.1–12.

Downloads

Published

2025-12-02