Analisis Rotasi Bahu dan Pronasi Lengan Bawah pada Olahraga Pickleball

Authors

  • Librahman Sihombing Universitas Negeri Medan
  • Rifki Fadillah Hutasuhut Universitas Negeri Medan
  • Muhammad Rio Febrian Universitas Negeri Medan
  • Muhammad Rizki Berutu Universitas Negeri Medan
  • Asep Prima Universitas Negeri Medan
  • Mahmuddin Matondang Universitas Negeri Medan

Keywords:

Pickleball, Biomekanika, Rotasi Bahu, Pronasi Lengan Bawah, Servis

Abstract

Pickleball merupakan olahraga raket yang relatif baru berkembang di Indonesia. Teknik servis menjadi elemen fundamental yang menentukan jalannya permainan. Gerakan servis melibatkan rantai kinetik tubuh dengan dua komponen biomekanis utama, yaitu rotasi bahu dan pronasi lengan bawah. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran rotasi bahu dan pronasi lengan bawah dalam menghasilkan servis yang efektif, baik dari segi kekuatan maupun akurasi. Penelitian dilakukan secara eksperimen dengan melibatkan dua subjek yang dianalisis menggunakan video berkecepatan tinggi dan software Kinovea. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rotasi bahu berperan sebagai penghasil tenaga utama, sementara pronasi lengan bawah menentukan arah dan kecepatan bola. Sinkronisasi keduanya terbukti memengaruhi kualitas servis sekaligus berpotensi mengurangi risiko cedera.

References

Bahamonde, R. E. (2000). Changes In Angular Momentum During The Tennis Serve. Journal Of Sports Sciences, 18 (8), 579-592.

Elliott, B ., & Reid, M. (2008). Biomechanics Of The Tennis serve: Implication For Strangth Training. Strength And Conditioning Journal, 30(5), 26 – 31.

Kovacs, M. S., & Ellenbecker, T. S. (2011). An 8 stage model for evaluanting the tennis server : implications for performance enhancement and injury prevention. Sports health, 3(6), 504-513.

Marshall, R. N,. & Elliott, B. C. (2000). Longaxis Rotation: The Missing Link In Proximal To Distal Segmental Sequencing. Journal Of Sport Sciences 18 (4), 247-254.

Peterson, J. (2020). Biomechanics of pickleball serve. Journal of Sports Science and Medicine, 19(4), 789-796.

Downloads

Published

2025-12-02