Analisis Kegiatan Pesantren dalam Membangun Nilai Kewarganegaraan sebagai Penguatan Materi PPKn pada Santri Studi Kasus di Pondok Pesantren Manba'ul Ulum
Keywords:
Pesantren, Nilai Kewarganegaraan, SantriAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran kegiatan pesantren dalam membentuk nilai-nilai kewarganegaraan pada santri sebagai penguatan materi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Pesantren tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan agama, tetapi juga berperan dalam membentuk karakter kebangsaan dan sosial santri melalui kegiatan seperti pengajian, musyawarah, kerja bakti, dan kedisiplinan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Manba’ul Ulum. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pesantren berperan penting dalam menanamkan nilai tanggung jawab, gotong royong, toleransi, musyawarah, dan kedisiplinan yang sejalan dengan nilai-nilai kewarganegaraan dalam PPKn. Dengan demikian, kegiatan pesantren dapat menjadi sumber belajar kontekstual yang memperkuat pembentukan karakter dan kompetensi kewarganegaraan santri.
References
Abdinigrum, A. R., & Supriyadi, S. (2023). Penguatan Watak Kewarganegaraan Santri di Pondok Pesantren Al-Munawwir Komplek R Krapyak Yogyakarta. Jurnal Kewarganegaraan, 20(1), 13. https://doi.org/10.24114/jk.v20i1.41016
Amin, M. (2020). Internalisasi nilai kewarganegaraan melalui kegiatan pesantren. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 7(2), 112–123.
Abdullah, A. (2020). Moderasi beragama di pesantren sebagai upaya pencegahan radikalisme. Jurnal Sosial Keagamaan, 5(1), 45–58.
Baehaqi, M. L. (2020). Cooperative Learning Sebagai Strategi Penanaman Karakter Dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan Di Sekolah. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(1), 157–174. https://doi.org/10.21831/jpk.v10i1.26385
Creswell, J. W. (2020). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (5th ed.). Thousand Oaks: Sage Publications.
Darmadi, H. (2013). Dimensi-dimensi metode penelitian pendidikan dan sosial (1st ed.). Alfabeta.
Fadillah, N. (2020). Integrasi nilai keagamaan dan kewarganegaraan dalam pembelajaran PPKn di pesantren. Jurnal Civic Education, 4(2), 67–79.
Fitriani, S. (2019). Pembinaan akhlak santri melalui pengajian kitab. Jurnal Pendidikan Islam, 8(1), 55–70.
Hidayat, R., & Samad, A. (2022). Toleransi dan hubungan antar kelompok dalam pendidikan kewarganegaraan. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 13(2), 115–128.
Hasanah, U. (2020). Pendidikan karakter berbasis pesantren. Jurnal Tarbiyah, 27(3), 201–215.
Ismail, M. (2018). Keteladanan dan pembiasaan dalam pembentukan karakter santri. Jurnal Pendidikan Moral, 3(2), 88–97.
Lestari, R. (2021). Pembelajaran berbasis pengalaman dalam PPKn. Jurnal Civic Culture, 6(1), 39–50.
Maulana, T. (2022). Ekosistem pendidikan pesantren dan pembentukan karakter kewarganegaraan. Jurnal Pendidikan Karakter, 12(1), 21–35.
Munir, S. (2019). Sistem disiplin pesantren dalam membentuk karakter santri. Jurnal Pendidikan Islam, 5(2), 144–156.
Matthew B. Miles dan A. Michael Huberman. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2018). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (4th ed.). Thousand Oaks: Sage Publications.
Moleong, L. J. (2021). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Nuryanto, A. (2021). Peran ekstrakurikuler dalam membentuk kepemimpinan santri. Jurnal Pendidikan Sosial, 9(2), 101–115.
Pamungkas, Y. (2020). Peran pesantren dalam memperkuat nasionalisme dan moderasi beragama. Jurnal Kebangsaan, 8(1), 33–47.
Raharjo, E. (2021). Pengaruh aktivitas pesantren terhadap sikap toleransi santri. Jurnal Multikultural, 4(1), 77–89.
Rohman, F. (2021). Musyawarah sebagai pendidikan demokrasi di pesantren. Jurnal Civic Media, 5(2), 55–68.
Sari, D. (2022). Kegiatan organisasi santri dan penguatan kompetensi kewarganegaraan. Jurnal Pendidikan Civic, 11(1), 58–70.
Sulaiman, Y. (2020). Gotong royong sebagai pendidikan sosial di pesantren. Jurnal Pengabdian Sosial, 7(1), 90–101.
Sugiyono. (2014). memahami penelitian kualitatif (10th ed.). Alfabeta,.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Wahyudi, B. (2019). Budaya musyawarah dalam pembentukan demokrasi santri. Jurnal Demokrasi Pendidikan, 3(2), 119–130.
Yin, R. K. (2018). Case Study Research and Applications: Design and Methods (6th ed.). Thousand Oaks: Sage Publications.
Downloads
Published
Issue
Section
License
- Authors certify that the work reported here has not been published before and contains no materials the publication of which would violate any copyright or other personal or proprietary right of any person or entity.
- Authors dont transfer or license the copyright of publishing to JERUMI: Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Research to publish the article in any media format, to share, to disseminate, to index, and to maximize the impact of the article in any databases.
- Authors hereby dont agree to transfer a copyright for publishing to JERUMI: Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary a Publisher of the manuscript.
- Authors reserve the following:
- all proprietary rights other than copyright such as patent rights;
- the right to use all or part of this article in future works of our own such as in books and lectures;
- use for presentation in a meeting or conference and distributing copies to attendees;
- use for internal training by author's company;
- distribution to colleagues for their research use;
- use in a subsequent compilation of the author's works;
- inclusion in a thesis or dissertation;
- reuse of portions or extracts from the article in other works (with full acknowledgement of final article);
- preparation of derivative works (other than commercial purposes) (with full acknowledgement of final article); and
- voluntary posting on open web sites operated by author or author’s institution for scholarly purposes, but it should follow the open access license of Creative Common CC BY-NC License.