(2) Amanda Fayrisha Nasution
(3) Muhammad Naufal Syafiq Purba
(4) Rafli Edelweis Turnip
(5) Rosmaida Sinaga
*corresponding author
AbstractPenelitian ini membahas tentang patroli Hongi sebagai strategi VOC dalam mempertahankan monopoli perdagangan rempah-rempah di Maluku pada abad ke-17 hingga ke-18. Kepulauan Maluku yang dikenal sebagai penghasil cengkeh dan pala terbaik di dunia menjadi sasaran utama VOC untuk dikuasai sepenuhnya. Melalui sistem patroli Hongi, VOC melakukan pengawasan ketat terhadap produksi dan perdagangan rempah dengan cara menghancurkan tanaman rempah di luar wilayah yang ditentukan serta menghukum berat para penyelundup. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka untuk menganalisis tiga hal utama: mekanisme operasional patroli Hongi, efektivitas patroli dalam mempertahankan monopoli, dan dampak sosial-ekonomi serta ekologis terhadap masyarakat Maluku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa patroli Hongi memang efektif secara ekonomi bagi VOC dengan menjaga stabilitas harga rempah di Eropa, namun menimbulkan dampak yang sangat merugikan bagi masyarakat Maluku, baik dari segi ekonomi, sosial, maupun lingkungan. Sistem ini menghancurkan ekonomi tradisional, memecah belah masyarakat, merusak ekosistem, dan merampas kedaulatan maritim masyarakat Maluku. KeywordsPatroli, Hongi, Monopoli, VOC, Maluku, Rempah rempah, Sejarah, Maritim
|
DOIhttps://doi.org/10.57235/jerumi.v3i2.7653 |
Article metrics10.57235/jerumi.v3i2.7653 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Amal, M. Adnan. 2016. Sejarah Kepulauan Rempah Rempah: Perjalanan Sejarah Maluku Utara. Jakarta: Gramedia.
Claire, Pessy Natalia. et al. 2025. “Budaya Maritim Maluku Dan Hubungannya Dalam Perdagangan RempahRempah Masa VOC, 1605-1799.” Fajar Historia Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan 9(1): 100–114.
Jack, Turner. 2019. Sejarah Rempah Dari Erotisme Sampai Imperialisme. Depok: Komunitas Bambu.
Lailiyah, Nur Isma, Ana Khairunnisaa, and Elizabeth Dewi Ekaristiningrum. 2021. “Merawat Ingatan Peristiwa Genosida Dan Dominasi VOC Di Banda Tahun 1621 ( Dalam Perspektif Sosial-Ekonomi ).” Historiography: Journal of Indonesian History and Education 1(4).
Poesponegoro, Marwati Djoened. 2019. Sejarah Nasional Indonesia Jilid IV Kemunculan Penjajahan Di Indonesia (±1700-1900). Jakarta: Balai Pustaka.
Purwanda, Sunardi, and Fakultas Hukum. 2022. “TANAMAN REMPAH ASLI INDONESIA THE LOSS OF EXCLUSIVE RIGHTS OF INDONESIAN.” 8(1).
Rahman, Fadly. 2019. “Negeri Rempah Rempah, Dari Masa Bersemi Hingga Gugurnya Masa Kejayaan Rempah Rempah.” Jurnal Pajantala 11(3): 347–62.
Sinaga, Rosmaida et al. 2020. Kolonialisme Belanda Dan Multikulturalisme Masyarakat Kota Medan. Medan: Yayasan Kita Menulis.
Sinaga, Rosmaida, Yosafat Lesmana, Tampubolon Gema, and Persada Tarigan. 2024. “Penjelajahan Samudera Orang Portugis.” AR RUMMAN - Journal of Education and Learning Evaluation 1(2): 335–45.
Syahruddin, Mansyur. 2011. “Jejak Tata Niaga Rempah-Rempah Dalam Jaringan Perdagangan Masa Kolonial Di Maluku.” Kapata Arkeologi 7(13): 20–39.
Wattimury, Samuel Michael, Arnold Batkunde, and Johan Pattiasina. 2021. “JEJAK PERAN ORANG NUSALAUT DALAM PELAYARAN HONGI.” Jurnal LANI 2(2): 22–32.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Agnesia Margareta Purba, Amanda Fayrisha Nasution, Muhammad Naufal Syafiq Purba, Rafli Edelweis Turnip, Rosmaida Sinaga

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.




















Download