(2) Nada Azhari
(3) Rika Hayani
(4) Rina Sari Batubara
(5) Meiman Pratama Harefa
*corresponding author
AbstractPenjelajahan samudra yang dilakukan bangsa Eropa pada abad ke-15 hingga ke-17 merupakan peristiwa penting yang mengubah arah perkembangan sejarah global dan menjadi landasan awal munculnya kolonialisme modern di Nusantara. Penelitian ini bertujuan menguraikan latar belakang historis, motif yang mendorong ekspedisi maritim, bentuk interaksi awal dengan kerajaan-kerajaan Nusantara, serta dampak jangka panjang yang ditimbulkan terhadap struktur ekonomi, politik, dan sosial. Kajian ini menggunakan metode studi pustaka dengan menelaah berbagai karya ilmiah dan sumber sejarah terkait dinamika perdagangan rempah, ekspansi Portugis, Spanyol, dan Belanda, serta transformasi jaringan perdagangan lokal. Hasil kajian menunjukkan bahwa penjelajahan samudra didorong oleh krisis rempah setelah jatuhnya Konstantinopel pada 1453, kepentingan ekonomi kerajaan-kerajaan Eropa, persaingan politik, misi keagamaan, dan kemajuan teknologi navigasi. Interaksi awal yang bersifat dagang dan relatif setara kemudian berubah menjadi hubungan yang timpang setelah bangsa Eropa menerapkan monopoli dan perjanjian dagang yang merugikan pihak lokal. Kebijakan VOC seperti verplichte leverantie dan extirpatie mengubah jaringan perdagangan Nusantara yang semula kosmopolitan menjadi sistem yang terpusat di bawah kendali kolonial. Perubahan ini tidak hanya melemahkan pusat-pusat perdagangan penting seperti Banten dan Makassar, tetapi juga menimbulkan instabilitas politik, kemiskinan struktural, dan pergolakan sosial-budaya. Dengan demikian, penjelajahan samudra Eropa menjadi titik awal integrasi Nusantara ke dalam sistem ekonomi global serta membentuk struktur kolonialisme yang bertahan hingga masa modern. KeywordsPenjelajahan Samudra, Rempah, Nusantara, Kolonialisme, VOC, Perdagangan Global
|
DOIhttps://doi.org/10.57235/jerumi.v3i2.7671 |
Article metrics10.57235/jerumi.v3i2.7671 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Aman. (2014). Indonesia : Dari Kolonialisme Sampai. Pujangga Press, 151. https://staffnew.uny.ac.id/upload/132303695/penelitian/BUKU INDONESIA DARI KOLONIALISME SAMPAI NASIONALISME.pdf
Andaya, B. W., & Andaya, L. Y. (2015). A history of early modern Southeast Asia, 1400-1830. A History of Early Modern Southeast Asia, 1400-1830, 2006, 1–363. https://doi.org/10.1017/CBO9781139051323
Berkat Immanuel Salempa, & Seniwati Seniwati. (2024). Diplomasi Maritim “Rempah” di Nusantara: Perjalanan dari Maluku Sampai ke Pelabuhan Malaka. Journal of Creative Student Research, 2(6), 71–84. https://doi.org/10.55606/jcsr-politama.v2i6.4571
Chandra, M. D., Sinaga, R., Simangunsong, L. E., Annisa P A, E., Gultom, F. R. S. P., & Nababan, S. A. (2024). Penjelajahan Samudera Bangsa Belanda yang Berujung Penjajahan Tanah Nusantara. Jurnal Akuntansi Hukum Dan Edukasi, 1(2), 745–754. https://doi.org/10.57235/jahe.v1i2.3951
Dadan Adi Kurniawan. (2024). Dari Muslim Barat Ke Muslim Timur: Tragedi 1453 Sebagai Sebab Awal Aktivitas Maritim Eropa Ke Nusantara. Santhet (Jurnal Sejarah Pendidikan Dan Humaniora), 8(2), 2700–2710. https://doi.org/10.36526/santhet.v8i2.4819
Marwati Djoened Poesponegoro dan Nugroho Notosusanto. (2019). Sejarah Nasional Indonesia IV Kemunculan Penjajahan di Indonesia (p. 152).
Pendidikan Sejarah, J. (2016). Aisyah Syafiera. Journal Pendidikan Sejarah, 4(3), 721–735.
Perdana, R., & Suswandari, M. (2021). LITERASI NUMERASI DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK SISWA KELAS ATAS SEKOLAH DASAR. Absis: Mathematics Education Journal, 3(1), 9–15. https://doi.org/10.32585/absis.v3i1.1385
Rambe, Y. M. (2021). Aceh Dan Perdagangan Di Selat Malaka Aceh and Trade in the Straits of Malacca. Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah, Vol 6. No.(2), 94–101.
Rosmaida Sinaga, Ade Aulia Rahman, Andrew Carlos Putra Ambarita, Jepri Saragih, P. G. N. P. (2025). PERSAINGAN PORTUGIS DAN SPANYOL DALAM PENJELAJAHAN REMPAH DI NUSANTARA. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(04), 322–330.
sinaga, rosmaida. simangunsong, eva, lister. syarifah. (2019). KOLONIALISME BELANDA dan MULTIKULTURALISME MASYARAKAT Kota Medan. In Yayasan Kita Menulis. Yayasan Kita Menulis.
Situmorang, M. I., Lestari, N. M., Saragih, J. D. D., & Sinaga, R. (2024). Penjelajahan Samudra Eropa: Penyebaran Agama, Kekayaan dan Imperialisme. AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation, 1(2), 237–241. https://doi.org/10.57235/arrumman.v1i2.3970
van Fraassen, C. F., & Andaya, L. (1994). The World of Maluku: Eastern Indonesia in the Early Modern Period. Indonesia, 58(1), 109. https://doi.org/10.2307/3351106
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Josefin Manalu, Nada Azhari, Rika Hayani, Rina Sari Batubara, Meiman Pratama Harefa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.




















Download