Istana Sisingamangaraja sebagai Representasi Identitas Budaya Batak: Analisis Sejarah, Arsitektur Tradisional, dan Pengembangan Wisata Naratif di Bakkara

Authors

  • Hendrison Adipura Hasibuan Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Putri Grace Nola Pasaribu Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Rosi Daniela Sinambela Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Karel Cornelius Sinaga Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Silfira Elisya Putri Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Nadia Silvia Universitas Negeri Medan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/jerumi.v3i2.7690

Keywords:

Sisingamangaraja, Batak Toba, Istana Bakkara, Cagar Budaya

Abstract

Istana Sisingamangaraja di Bakkara merupakan salah satu situs sejarah penting yang mewakili identitas budaya Batak Toba. Sebagai pusat kekuasaan Dinasti Sisingamangaraja, situs ini memegang peran bersejarah, religius, dan simbolik bagi masyarakat Batak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejarah situs Sisingamangaraja dan kedudukannya dalam sejarah Batak, mengkaji potensi kawasan istana sebagai dasar pengembangan wisata naratif berbasis sejarah, serta mengidentifikasi tantangan dan upaya pelestarian yang sedang dilakukan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif metode ini melibatkan pengamatan langsung terhadap situs bersejarah di Istana Sisingamangaraja, peneliti juga melakukan wawancara dengan petugas dan pemandu wisata yang merawat dan mengelola tempat tersebut, selain itu untuk mendapatkan informasi dengan kajian pustaka dari buku, artikel ilmiah. Hasil analisis menunjukkan bahwa Istana Sisingamangaraja tidak hanya menjadi representasi material identitas Batak melalui arsitektur adat dan ornamen gorga, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata naratif yang mampu memperkuat pemahaman budaya. Namun, pelestarian situs memperjuangkan tantangan terkait pendanaan, regenerasi pengetahuan tradisional, dan edukasi masyarakat. Upaya pemugaran, revitalisasi budaya, dan kolaborasi komunitas menjadi kunci untuk menjaga hilangnya situs ini sebagai warisan budaya.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Azmi. (2004). Keunikan Rumah Batak Toba (Seni Gorga, Tradisi Folklor dan Arsitektur). Universitas Negeri Medan.

Hs, Thompson, (2019). Sisingamangaraja Pemersatu Batak di Toba. Medan: Balai Arkeologi Sumatera Utara

Lustani Samosir, Sihite, P., & Sitepu, Y. K. S. (2020). Upaya pelestarian cagar budaya Istana Sisingamangaraja Bakkara sebagai situs wisata bersejarah di Kabupaten Humbang Hasundutan. Jurnal Christian Humaniora, 3(2).

National Geographic Indonesia. (n.d.). Bakkara, tempat asal Dinasti Sisingamangaraja di Tanah Batak Toba.

Samosir, L. "Upaya Pelestarian Cagar Budaya Istana Sisingamangaraja." Jurnal Christian Humaniora, 2022.

Saragih, D. A., Yulianto, Y., & Pakpahan, R. (2019). Kajian ornamen gorga di rumah adat Batak Toba (studi kasus di kawasan desa wisata Tomok, Huta Siallagan dan Huta Bolon di Kabupaten Samosir). ALUR: Jurnal Arsitektur, 2(1), 1–14.

Downloads

Published

2025-12-19

How to Cite

Hasibuan, H. A., Pasaribu, P. G. N., Sinambela, R. D., Sinaga, K. C., Putri, S. E., & Silvia, N. (2025). Istana Sisingamangaraja sebagai Representasi Identitas Budaya Batak: Analisis Sejarah, Arsitektur Tradisional, dan Pengembangan Wisata Naratif di Bakkara. Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary, 3(2), 1399–1403. https://doi.org/10.57235/jerumi.v3i2.7690

Citation Check