Istana Sisingamangaraja sebagai Representasi Identitas Budaya Batak: Analisis Sejarah, Arsitektur Tradisional, dan Pengembangan Wisata Naratif di Bakkara
DOI:
https://doi.org/10.57235/jerumi.v3i2.7690Keywords:
Sisingamangaraja, Batak Toba, Istana Bakkara, Cagar BudayaAbstract
Istana Sisingamangaraja di Bakkara merupakan salah satu situs sejarah penting yang mewakili identitas budaya Batak Toba. Sebagai pusat kekuasaan Dinasti Sisingamangaraja, situs ini memegang peran bersejarah, religius, dan simbolik bagi masyarakat Batak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejarah situs Sisingamangaraja dan kedudukannya dalam sejarah Batak, mengkaji potensi kawasan istana sebagai dasar pengembangan wisata naratif berbasis sejarah, serta mengidentifikasi tantangan dan upaya pelestarian yang sedang dilakukan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif metode ini melibatkan pengamatan langsung terhadap situs bersejarah di Istana Sisingamangaraja, peneliti juga melakukan wawancara dengan petugas dan pemandu wisata yang merawat dan mengelola tempat tersebut, selain itu untuk mendapatkan informasi dengan kajian pustaka dari buku, artikel ilmiah. Hasil analisis menunjukkan bahwa Istana Sisingamangaraja tidak hanya menjadi representasi material identitas Batak melalui arsitektur adat dan ornamen gorga, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata naratif yang mampu memperkuat pemahaman budaya. Namun, pelestarian situs memperjuangkan tantangan terkait pendanaan, regenerasi pengetahuan tradisional, dan edukasi masyarakat. Upaya pemugaran, revitalisasi budaya, dan kolaborasi komunitas menjadi kunci untuk menjaga hilangnya situs ini sebagai warisan budaya.
Downloads
References
Azmi. (2004). Keunikan Rumah Batak Toba (Seni Gorga, Tradisi Folklor dan Arsitektur). Universitas Negeri Medan.
Hs, Thompson, (2019). Sisingamangaraja Pemersatu Batak di Toba. Medan: Balai Arkeologi Sumatera Utara
Lustani Samosir, Sihite, P., & Sitepu, Y. K. S. (2020). Upaya pelestarian cagar budaya Istana Sisingamangaraja Bakkara sebagai situs wisata bersejarah di Kabupaten Humbang Hasundutan. Jurnal Christian Humaniora, 3(2).
National Geographic Indonesia. (n.d.). Bakkara, tempat asal Dinasti Sisingamangaraja di Tanah Batak Toba.
Samosir, L. "Upaya Pelestarian Cagar Budaya Istana Sisingamangaraja." Jurnal Christian Humaniora, 2022.
Saragih, D. A., Yulianto, Y., & Pakpahan, R. (2019). Kajian ornamen gorga di rumah adat Batak Toba (studi kasus di kawasan desa wisata Tomok, Huta Siallagan dan Huta Bolon di Kabupaten Samosir). ALUR: Jurnal Arsitektur, 2(1), 1–14.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
- Authors certify that the work reported here has not been published before and contains no materials the publication of which would violate any copyright or other personal or proprietary right of any person or entity.
- Authors dont transfer or license the copyright of publishing to JERUMI: Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Research to publish the article in any media format, to share, to disseminate, to index, and to maximize the impact of the article in any databases.
- Authors hereby dont agree to transfer a copyright for publishing to JERUMI: Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary a Publisher of the manuscript.
- Authors reserve the following:
- all proprietary rights other than copyright such as patent rights;
- the right to use all or part of this article in future works of our own such as in books and lectures;
- use for presentation in a meeting or conference and distributing copies to attendees;
- use for internal training by author's company;
- distribution to colleagues for their research use;
- use in a subsequent compilation of the author's works;
- inclusion in a thesis or dissertation;
- reuse of portions or extracts from the article in other works (with full acknowledgement of final article);
- preparation of derivative works (other than commercial purposes) (with full acknowledgement of final article); and
- voluntary posting on open web sites operated by author or author’s institution for scholarly purposes, but it should follow the open access license of Creative Common CC BY-NC License.












