Yesus Duduk di Sebelah Kanan Allah Bapa (Suatu Analisis Dogmatis Terhadap Kristologi dan Bahasa Antropomorfis Serta Implikasinya Bagi Jemaat HKI Emplasmen Mayang)

Authors

  • Juanda Enzel Siregar Sekolah Tinggi Teologi Abdi Sabda Medan, Indonesia
  • Pardomuan Munthe Sekolah Tinggi Teologi Abdi Sabda Medan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/jerumi.v4i1.8509

Keywords:

Duduk, Sebelah, Kanan, Kuasa, Kemuliaan, Raja

Abstract

Tujuan penulisan ini ialah membahas pemahaman jemaat terhadap kristologi dan memaknai frasa antropomorfis mengenai “Yesus Duduk di Sebelah Kanan Allah Bapa” dalam pelita ajaran Alkitab, kajian dogmatis, serta pengakuan iman Gereja Huria Kristen Indonesia (HKI) yang befokus pada jemaat HKI Emplasmen Mayang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif melalui dengan menyebarkan angket dan metode kualitatif melalui proses wawancara terhadap jemaat dan pelayan gereja. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas jemaat masih belum memahami doktrin gereja secara total tentang “Yesus duduk di sebelah kanan Allah Bapa” yang sering terjerat pada pemahaman keliru terhadap Alkitab. Analisis biblis, dogmatis, dan denominasi HKI mengemukakan bahwa frasa “Yesus duduk di sebelah kanan Allah Bapa” menunjuk pada kuasa Yesus sebagai Raja yang membela dan penyelamat manusia, kehormatan-Nya, dan kemuliaan-Nya di bumi dan di surga. Penulis menyarankan agar gereja memberikan pengajaran yang mendalam mengenai bagi jemaat supaya iman jemaat tetap murni dan terjaga sesuai dalam terang ajaran Kristen.

Downloads

Download data is not yet available.

References

B. J. Boland & G. C. Van Niftrik, 1984, Dogmatika Masa Kini, Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Boangmanalu Jusen, 2019, Kristologi Lintas Budaya Batak, Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Boland B. J., 1964, Intisari Iman Kristen, Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Bravinck Herman, 2012, Dogmatika Reformed, Surabaya: Momentum.

Browning W. R. F., 2009, A Dictionary of The Bible, Jakarta: BPK Gunung Mulia.

dkk, Firman Sibarani, 2014, Tumbuh Berbuah, Pematangsiantar: Kantor Pusat HKI.

Eksos Pane, Moses Sarjono, 2025 Makna Frasa “Kedudukan Bersama-sama dengan Aku di Atas Takhta-Ku” Berdasarkan Wahyu 3:21: Studi Eksegesis, Jurnal Ilmiah teologi dan Pendidikan Kristen, Vol. 3, No 2.

End Th. Van den, 1995, Tafsiran Alkitab Surat Roma, Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Eugene A. Nida, Daniel C. Arichea, 2013, Pedoman Penafsiran Alkitab Surat Petrus Yang Pertama, Jakarta: LAI.

Goldingay John, 2008, Psalms Volume 3: Psalms 90-150, Grand Rapids: Baker Akademic.

Jenson Braaten, 1984, Christian Dogmatics Volume 1, Philadephia: Fortress Press.

Madunde Ryan Renaldy, 2023, Polemik frase “Duduk di sebelah kanan-Ku” dalam Mazmur 110:1, Jurnal Teologi & Pelayanan Kerusso, Volume 8, No. 1.

Manton M. E., 2014, Kamus Istilah Teologi, Malang: Gandum Mas.

Marie-Claire Barth-Frommel, Christoph Barth, 2010, Teologi Perjanjian Lama 2, Jakarta: BPK Gunung Mulia.

Martasudjita Emanuel, 2013, Pokok-Pokok Iman Gereja, Yogyakarta: Kanisius.

Pasasa Adrianus, 2023, Mengalami Perjumpaan Dengan Tuhan Yesus Melalui Pribadi Dan Karyanya, Jurnal Teologi dan Pengembangan Pelayanan, Vol. 4, No. 1.

Praydno Stefanus Iswandi, 2023, Ya Tuhanku dan Allahku, Yogyakarta: Kanisius.

Prayidno Stefanus Iswadi, 2025, Musa Beriman di Tengah Ketidakpastian, Yogyakarta: Kanisius.

Sacipto Jimmy, 2024, Analisis Makna “Duduk di Sebelah Kanan Allah: Sebuah Kritik External Subordination of the Son (ESS) dalam Kitab Injil dan Kisah Para Rasul, Jurnal teologi dan Pendidikan Kristen, Vol. 5, No. 1.

Downloads

Published

2026-06-12

How to Cite

Juanda Enzel Siregar, & Pardomuan Munthe. (2026). Yesus Duduk di Sebelah Kanan Allah Bapa (Suatu Analisis Dogmatis Terhadap Kristologi dan Bahasa Antropomorfis Serta Implikasinya Bagi Jemaat HKI Emplasmen Mayang). Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary, 4(1), 112–122. https://doi.org/10.57235/jerumi.v4i1.8509

Issue

Section

Articles

Citation Check