Pemanfaatan Museum Situs Kepurbakalaan Banten Lama sebagai Sumber Belajar Sejarah Bagi Pelajar SMA di Kota Serang
DOI:
https://doi.org/10.57235/jerumi.v4i1.8510Keywords:
Museum, Sumber Belajar, Pembelajaran Sejarah, Sejarah LokalAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan Museum Situs Kepurbakalaan Banten Lama sebagai sumber belajar sejarah bagi pelajar SMA di Kota Serang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas guru sejarah dan peserta didik dari beberapa SMA di Kota Serang yang telah melaksanakan kunjungan edukatif ke Museum Situs Kepurbakalaan Banten Lama. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa museum dimanfaatkan sebagai sumber belajar sejarah melalui kegiatan observasi koleksi, pemanfaatan penjelasan pemandu museum, diskusi kelompok, serta penugasan berbasis pengalaman kunjungan. Pemanfaatan museum memberikan pengalaman belajar yang lebih konkret, kontekstual, dan interaktif dibandingkan pembelajaran sejarah di kelas secara konvensional. Selain itu, kunjungan museum mampu meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap sejarah lokal Banten serta menumbuhkan ketertarikan siswa terhadap pembelajaran sejarah. Kendala yang ditemukan meliputi keterbatasan waktu kunjungan, kurang optimalnya integrasi kegiatan museum dalam perangkat pembelajaran, serta keterbatasan fasilitas pendukung pembelajaran. Penelitian ini menegaskan bahwa Museum Situs Kepurbakalaan Banten Lama memiliki potensi strategis sebagai sumber belajar sejarah berbasis pengalaman yang mendukung pembelajaran aktif dan bermakna.
Downloads
References
Ahmad Ramdani, R., & Rospia Brata, Y. (2025). Utilization of Museum Galunggung as a source for local history learning at SMA IT Riyadlussholihin Tasikmalaya. JAMASAN: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Sejarah, 1(3), 291–308.
Aldani, T. S., & Tanjung, A. (2025). Analisis peran field trip dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran di bidang sejarah Islam. Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian kepada Masyarakat, 5(1), 599–608.
Anggita Dwi Astuti, & Andy Suryadi. (2020). Pemanfaatan Museum Ranggawarsita sebagai sumber belajar sejarah bagi siswa SMA Negeri di Kota Semarang. Jurnal Profesi Keguruan, 6(1), 9–21.
Bedasari, H., Amanda, R., Mirsyanda, H., Luthfiani, T., Sari, D. S., Harum, A. M., Erwinda, S. M., Nabila, T., Putra, I. R., Aininnawa, R., & Desi, D. (2025). Pelestarian budaya Melayu Riau melalui pembelajaran berbasis museum: Model penguatan literasi budaya pada siswa SDN 142 Pekanbaru. AJAD: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 5(3), 769–777. https://doi.org/10.59431/ajad.v5i3.697
Damayanti, K. K. (2023). Proses pembelajaran dan perkembangan kognisi menurut perspektif Jean Piaget. Journal of Life Span Development, 1(1), 50–65.
Endang Widi Winarni. (2021). Teori dan praktik penelitian kuantitatif, kualitatif, PTK, R & D. Bumi Aksara.
Mohamad, S., Hasan, R., & Wantu, A. (2024). Optimalisasi peran museum sebagai sumber pelestarian budaya dalam pembelajaran sejarah lokal di sekolah. SOSIOLOGI: Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, 1(3), 197–202. https://doi.org/10.37905/sjppm.v1i3.147
Octina, R. L. (2025). Peran Museum Rumah Garuda dalam meningkatkan pembelajaran identitas. Jurnal Cendekia Seni dan Budaya, 8(2), 102–113. https://doi.org/10.24036/jce.v8i2.1178
Radiallah, A., Negri Wijaya, D., Reza Hudiyanto, R., & Nugroho Widiadi, A. (2024). Analisis potensi Museum Batubara PT Bukit Asam Tanjung Enim sebagai sumber belajar sejarah. Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan, 7(2).
Rohani, S. (2019). Museum Situs Kepurbakalaan Banten Lama. Balai Pelestarian Cagar Budaya Banten.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta.
Wahyudi, A., Yulifar, L., & Saripudin, D. (2024). Ke Museum Pendidikan Nasional UPI sebagai sumber belajar sejarah. HISTORIA: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah, 7(2), 115–126.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Putri Frilly Natasya, Rikza Fauzan, Eko Ribawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
- Authors certify that the work reported here has not been published before and contains no materials the publication of which would violate any copyright or other personal or proprietary right of any person or entity.
- Authors dont transfer or license the copyright of publishing to JERUMI: Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Research to publish the article in any media format, to share, to disseminate, to index, and to maximize the impact of the article in any databases.
- Authors hereby dont agree to transfer a copyright for publishing to JERUMI: Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary a Publisher of the manuscript.
- Authors reserve the following:
- all proprietary rights other than copyright such as patent rights;
- the right to use all or part of this article in future works of our own such as in books and lectures;
- use for presentation in a meeting or conference and distributing copies to attendees;
- use for internal training by author's company;
- distribution to colleagues for their research use;
- use in a subsequent compilation of the author's works;
- inclusion in a thesis or dissertation;
- reuse of portions or extracts from the article in other works (with full acknowledgement of final article);
- preparation of derivative works (other than commercial purposes) (with full acknowledgement of final article); and
- voluntary posting on open web sites operated by author or author’s institution for scholarly purposes, but it should follow the open access license of Creative Common CC BY-NC License.












