Strategi Kesiapsiagaan Dan Kolaborasi Satuan Nuklir, Biologi, dan Kimia Angkatan Darat Dengan Badan/Instansi Non-Kementerian Pertahanan Dalam Rangka Dekontaminasi dan Mitigasi Ancaman Nubika

Authors

  • Tedi Setia Herlambang Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Indonesia
  • Agus Winarna Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Indonesia
  • Ruslan Arief Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/jerumi.v4i1.8656

Keywords:

Kesiapsiagaan Kolaboratif, Satuan NUBIKA TNI AD, Dekontaminasi, Mitigasi Ancaman NUBIKA, Sinergi Lintas Lembaga

Abstract

Ancaman NUBIKA sebagai bagian dari ancaman nonkonvensional memiliki potensi dampak luas terhadap keselamatan manusia, lingkungan, dan stabilitas nasional. Penanganan ancaman tersebut menuntut kesiapsiagaan militer yang didukung kolaborasi lintas sektor antara TNI dan badan/instansi non-kementerian pertahanan. Satuan Nuklir, Biologi, dan Kimia (NUBIKA) TNI Angkatan Darat berperan strategis dalam dekontaminasi dan mitigasi ancaman nuklir sebagai bagian dari sistem pertahanan negara semesta. Tesis ini bertujuan menganalisis strategi kesiapsiagaan kolaboratif Satuan NUBIKA TNI AD serta sinerginya dengan badan/instansi non-kementerian pertahanan. Penelitian ini menggunakan kerangka Teori Pertahanan Negara, Strategi Pertahanan dan Deterrence, Kesiapsiagaan Militer dan Manajemen Krisis, Teori Sinergi, Teori Kolaborasi serta Analisis SWOT Varian (IFAS/EFAS). Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapsiagaan kolaboratif Satuan NUBIKA TNI AD telah berjalan, namun belum optimal akibat keterbatasan regulasi terpadu, perbedaan mekanisme komando dan koordinasi, serta belum terintegrasinya sumber daya dan latihan bersama. Meskipun demikian, terdapat peluang penguatan sinergi melalui penyusunan kebijakan terpadu, peningkatan interoperabilitas, dan penguatan kapasitas kelembagaan lintas sektor guna meningkatkan efektivitas dekontaminasi dan mitigasi ancaman nuklir dalam mendukung pertahanan negara.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Achmad. (2024). Operasi militer selain perang dalam dinamika pertahanan negara. Pustaka Nasional.

Allison, G. T., & Andregg, M. M. (2016). Understanding international conflict and cooperation: An introduction to theory and history. Pearson.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2020). Sistem penanggulangan bencana nasional. Diakses dari https://www.bnpb.go.id pada tanggal 20 Maret 2026.

Badan Riset dan Inovasi Nasional. (2022). Profil Badan Riset dan Inovasi Nasional. Diakses dari https://www.brin.go.id pada tanggal 20 Maret 2026.

Betts, R. K. (2007). Enemies of intelligence: Knowledge and power in American national security. Columbia University Press.

Creswell, J. W. (n.d.). Metode penelitian kualitatif. Pustaka Pelajar.

Direktur Lingkungan Hidup Bappenas. (n.d.). Buku putih pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Kementerian PPN/Bappenas.

Eri Hiswara, A., Prasetyo, D., & Kurniawan, T. (2022). Peran TNI dalam operasi militer selain perang di era modern. Jurnal Ketahanan Nasional, 28(3), 112–128.

Fautngiljanan, P. (2023). Peran TNI dalam ketahanan wilayah dan pembangunan nasional. Jurnal Wira Negara, 5(1), 55–70.

Foerster, K., & Larsen, A. (2021). Strategic communication and civil-military relations in the digital era. International Journal of Defense Studies, 14(1), 23–41.

Gurrel, E. (2017). SWOT analysis. The Journal of International Social Research, 10, 81–82.

Hanania, R. (2021). Modern military psychology and communication effectiveness. Routledge.

Handbook of improving performance in the workplace. (2010). Pfeiffer.

Humphrey, A. S. (2005). SWOT analysis for management consulting. SRI Alumni Newsletter, 7–8.

Kementerian Pertahanan Republik Indonesia. (2015). Buku putih pertahanan Indonesia. Diakses dari https://www.kemhan.go.id pada tanggal 20 Maret 2026.

Khusyairi, M., & Eng, D. (2014). Strategi pertahanan dan kebijakan nasional. Alfabeta.

Kristanto, H., Prabowo, Y., & Suryana, T. (2025). Optimalisasi fungsi komunikasi sosial TNI AD dalam mendukung ketahanan wilayah. Jurnal Bela Negara, 11(1), 1–20.

Kriswibowo, H., Sugiarto, B., & Kurniasih, R. (2021). Pendekatan teritorial dalam operasi militer selain perang. Jurnal Pertahanan Nusantara, 9(2), 33–49.

Mualim, M. (Ed.). (2024). Transformasi manajemen pertahanan Indonesia di era modernisasi militer. Indonesia Emas Group.

Ngurah, A., Sudarma, P., & Wijaya, G. (n.d.). Implementasi kebijakan pertahanan wilayah dalam perspektif keamanan nasional. Jurnal Pertahanan Indonesia, 7(2), 50–65.

Nuclear weapons and foreign policy. (n.d.). Harper & Brothers.

Nusantara: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial. (n.d.-a). Kesiapsiagaan prajurit Zeni TNI AD dalam menghadapi ancaman NUBIKA di Indonesia: Studi kasus Kompi Zeni NUBIKA pada era COVID-19. Nusantara: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 1(1), 1–15.

Nusantara: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial. (n.d.-b). Kesiapsiagaan prajurit Zeni TNI AD dalam menghadapi ancaman NUBIKA di Indonesia: Studi kasus Kompi Zeni NUBIKA pada era COVID-19. Nusantara: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 2(1), 16–30.

Penelitian, T., Nurhayati, S., & Hidayah, R. (n.d.). Analisis efektivitas pembinaan teritorial TNI AD di wilayah perbatasan. Jurnal Ketahanan Wilayah, 4(1), 70–85.

Republik Indonesia. (2002). Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara.

Republik Indonesia. (2021). Peraturan Presiden Nomor 78 Tahun 2021 tentang Badan Riset dan Inovasi Nasional.

Risna Sari, N., Yusuf, M., & Hidayat, R. (n.d.). Strategi komunikasi sosial TNI AD dalam pembinaan teritorial. Jurnal Ketahanan Wilayah, 4(2), 65–80.

Rizki, A., Ramadhan, F., & Lestari, D. (2022). Optimalisasi fungsi penerangan TNI dalam era digitalisasi media. Jurnal Komunikasi Pertahanan, 10(1), 44–61.

Saaty, T. L. (1980). The analytic hierarchy process. McGraw-Hill.

Saaty, T. L. (2008). Decision making with the analytic hierarchy process. International Journal of Services Sciences, 1(1), 83–98.

Sahabuddin, A., & Ramdani, I. (n.d.). Sinergitas TNI dan pemerintah daerah dalam mewujudkan ketahanan wilayah. Jurnal Bela Negara, 8(2), 120–138.

Saleh, M., Hartono, S., & Putra, E. (n.d.). Implementasi OMSP dalam pembangunan wilayah. Jurnal Strategi Pertahanan Nasional, 6(3), 50–67.

Sirajuddin. (2023). Program kedaruratan pengelolaan bahan berbahaya dan beracun (B3) dan limbah B3 skala provinsi tahun 2023. Fakultas Teknik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.

Susilowati, N., Prakoso, D., & Santoso, T. (2020). Penguatan ketahanan wilayah melalui pemberdayaan Satkowil TNI AD. Jurnal Ilmiah Pertahanan dan Bela Negara, 6(4), 155–173.

Szklarski, A. (2024). Hybrid warfare and strategic adaptation in the modern military environment. Defence and Security Review, 8(2), 99–115.

Teknologi, P., Adhi, N., & Yuliana, S. (n.d.). Pemanfaatan teknologi militer dalam penguatan pertahanan nasional. Jurnal Teknologi Pertahanan, 3(1), 40–56.

TNI Angkatan Darat. (2019). Doktrin dan organisasi TNI Angkatan Darat. Diakses dari https://tniad.mil.id pada tanggal 20 Maret 2026.

Universitas Pertahanan Republik Indonesia. (2021). Pedoman penyusunan tesis. Diakses dari https://www.idu.ac.id pada tanggal 20 Maret 2026.

Winarna, A., & Wasistiono, S. (2025). Synergy of sovereignty and society: The Penta-Helix model for integrated governance on the RI-RDTL border. Jurnal Bina Praja, 17(2).

Yusnadi, A., Putri, R., & Samad, M. (n.d.). Penerapan pembinaan teritorial TNI AD di era digital. Jurnal Pertahanan dan Keamanan, 5(2), 110–126.

Downloads

Published

2026-06-15

How to Cite

Tedi Setia Herlambang, Agus Winarna, & Ruslan Arief. (2026). Strategi Kesiapsiagaan Dan Kolaborasi Satuan Nuklir, Biologi, dan Kimia Angkatan Darat Dengan Badan/Instansi Non-Kementerian Pertahanan Dalam Rangka Dekontaminasi dan Mitigasi Ancaman Nubika. Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary, 4(1), 397–409. https://doi.org/10.57235/jerumi.v4i1.8656

Issue

Section

Articles

Citation Check