Strategi Interoperabilitas Komunikasi dan Elektronika Dalam Integrasi Sistem Komunikasi Operasi dan Sistem Komunikasi Wilayah Guna Mendukung Satuan Tugas Pengaman Perbatasan Indonesia–Malaysia di Kalimantan Barat

Authors

  • Ujang Sobandi Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Indonesia
  • Hikmat Zakky Almubarok Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Indonesia
  • Ruby Alamsyah Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/jerumi.v4i1.8689

Keywords:

Interoperabilitas, Komlek, Siskomops, Siskomwil, Satgas Pamtas RI-Malaysia, Kalimantan Barat, Komunikasi Militer

Abstract

Penelitian ini membahas strategi interoperabilitas komunikasi dan elektronika (Komlek) dalam integrasi Sistem Komunikasi Operasi (Siskomops) dan Sistem Komunikasi Wilayah (Siskomwil) guna mendukung efektivitas Satgas Pamtas RI–Malaysia di Kalimantan Barat. Permasalahan penelitian berangkat dari kesenjangan antara kondisi ideal komunikasi militer yang terintegrasi dan kondisi aktual di perbatasan yang masih dipengaruhi hambatan geografis, keterbatasan infrastruktur, serta perbedaan platform dan prosedur komunikasi. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kondisi aktual Siskomops dan Siskomwil, mengklasifikasikan hambatan interoperabilitas, serta menilai strategi interoperabilitas Komlek dalam integrasi kedua sistem. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif-analitis dengan pendekatan studi kasus pada Puskomlek TNI AD, Kodam XII/Tanjungpura, Korem 121/Alambhana Wanawai, serta pos-pos Satgas Pamtas di sektor Entikong, Jagoi Babang, dan Kapuas Hulu. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, studi dokumentasi, dan focus group discussion, serta diuji melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Siskomops dan Siskomwil telah berjalan dan saling mendukung, namun integrasinya masih bersifat fungsional–parsial. Hambatan interoperabilitas bersifat multidimensi pada aspek teknis, organisasi, dan regulasi, sehingga memengaruhi keandalan dan kesinambungan komunikasi untuk komando dan kendali. Strategi interoperabilitas yang muncul dari data menekankan keterpaduan sistem berjenjang, standarisasi perangkat, penguatan SOP dan SDM, ketahanan jaringan dan dukungan daya, serta penguatan pedoman teknis dan keamanan komunikasi agar integrasi berlangsung konsisten dan meningkatkan efektivitas Kodal Satgas.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alberts, David S., dan Richard E. Hayes. (2003). Power to the Edge: Command and Control in the Information Age. Washington DC: CCRP Publication Series.

Analitikum. Diakses dari https://www.ideaidealy.com/p/analitikum.html

BPPTIK. (2021). Pedoman Interoperabilitas Komunikasi Militer dan Sipil di Daerah Operasi.

Creswell, John W. Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. SAGE Publications, 2014.

Departemen Kominfo. (2020). Profil Infrastruktur Telekomunikasi di Wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T).

Hart, B. H. Liddell. (1967). Strategy: The Indirect Approach. London: Faber & Faber.

Kementerian Pertahanan RI. (2022). Buku Putih Pertahanan Indonesia.

Kementerian Pertahanan Republik Indonesia. (2020). Kebijakan Pertahanan Negara Tahun 2020–2024.

Lasswell, Harold D. (1948) The Structure and Function of Communication in Society. New York: Institute for Religious and Social Studies.

McLeod, Raymond, dan George Schell. (2007). Sistem Informasi Manajemen. Jakarta: Salemba Empat.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook. SAGE Publications.

Moleong, Lexy J. (2021). Metodologi Penelitian Kualitatif. Remaja Rosdakarya.

NATO. (2017) Interoperability for Joint Operations. Allied Command Transformation.

Pangdam XII/Tanjungpura. (2023). Laporan Pelaksanaan Operasi Satgas Pamtas RI–Malaysia TA 2023.

Peraturan Panglima TNI No. 3 Tahun 2020 tentang Operasi Militer.

Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sutaryo, A. (2018). Sistem Komando dan Pengendalian dalam Operasi Militer. Jakarta: Lemhannas Press.

TNI AD. (2022). Arahan Pangkostrad tentang Penguatan Peran Komlek dalam Operasi OMSP.

TNI AD. (2020). Buku Petunjuk Komlek TNI AD Tahun 2020.

TNI AD. (2020). Petunjuk Penyelenggaraan Komunikasi dan Elektronika (Jukgar Komlek), Mabesad.

TNI AD. (2021). Petunjuk Teknis Sistem Komunikasi Operasi dan Wilayah. Mabesad.

Undang-undang Republik Indonesia Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia.

Wahyudi, R. (2022). “Tantangan Interoperabilitas Komlek di Wilayah Perbatasan,” Jurnal Pertahanan Negara, 8(2), 144–160.

Whitman, Michael E., dan Herbert J. Mattord. (2010). Principles of Information Security. Boston: Cengage Learning.

Widodo, D. (2022). “Kesiapan Infrastruktur Komunikasi Taktis di Kalimantan Barat,” Jurnal Ilmiah Seskoad, 12(1), 99–110.

Yin, Robert K. (2018). Case Study Research and Applications: Design and Methods. SAGE Publications.

Downloads

Published

2026-06-22

How to Cite

Ujang Sobandi, Hikmat Zakky Almubarok, & Ruby Alamsyah. (2026). Strategi Interoperabilitas Komunikasi dan Elektronika Dalam Integrasi Sistem Komunikasi Operasi dan Sistem Komunikasi Wilayah Guna Mendukung Satuan Tugas Pengaman Perbatasan Indonesia–Malaysia di Kalimantan Barat. Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary, 4(1), 552–565. https://doi.org/10.57235/jerumi.v4i1.8689

Issue

Section

Articles

Citation Check