Efektivitas Perang Gerilya Dalam Konflik Ukraina–Rusia dan Implikasinya Terhadap Pertahanan Indonesia

Authors

  • Vita Dyah Hapsari Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Indonesia
  • Guntur Eko Saputro Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Indonesia
  • Suwito Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/jerumi.v4i1.8704

Keywords:

Perang Gerilya, Konflik Asimetris, Ukraina-Rusia, Pertahanan Semesta, Strategi Pertahanan Indonesia

Abstract

Perang Ukraina-Rusia sejak invasi besar-besaran Rusia tahun 2022 menunjukkan bahwa negara yang lebih lemah secara konvensional dapat mempertahankan diri melalui perang gerilya modern yang memadukan satuan kecil, operasi khusus, perlawanan sipil, teknologi wahana nirawak, siber, intelijen terbuka, dan dukungan wilayah. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk dan karakteristik perang gerilya Ukraina, menilai efektivitasnya dalam menahan agresi Rusia, serta mengkaji relevansi dan implikasinya terhadap strategi pertahanan Indonesia. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan wawancara, studi kasus, dan Systematic Literature Review (SLR) berbasis kerangka SPIDER. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan beberapa narasumber, dilanjutkan dengan melakukan studi literatur dan dokumentasi terhadap 17 sumber utama, kemudian dianalisis menggunakan analisis isi berbantuan Analitikum.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perang gerilya Ukraina membentuk arsitektur asimetris berlapis melalui kejutan operasional, sabotase dan interdiksi logistik di belakang garis lawan, serangan kedalaman berbasis wahana nirawak, serta pengorganisasian perlawanan yang didukung Kodal. Strategi tersebut efektif memperlambat tempo operasi Rusia, meningkatkan biaya agresi, memaksa pemindahan ulang kekuatan dan pelebaran beban operasi, mengganggu logistik serta Kodal, dan memperkuat daya tahan nasional Ukraina. Penelitian menyimpulkan bahwa pengalaman Ukraina relevan bagi Indonesia secara selektif dan kontekstual, terutama untuk memperkuat pertahanan semesta yang operasional, ketahanan informasi, Kodal terdistribusi, integrasi unsur profesional-rakyat terlatih, serta kemampuan lintas ranah berbasis teknologi murah, adaptif, dan terintegrasi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alshamy, M. (2023). Polycentric Defense, Ukraine Style: Explaining Ukrainian Resilience Against Invasion. Defence Studies Journal.

Analitikum. Diakses dari www.ideaidealy.com/p/analitikum.html

Arreguín-Toft, I. (2001). How the Weak Win Wars: A Theory of Asymmetric Conflict. Cambridge: Cambridge University Press.

Ashley, M. (2023). A Hollow Victory and Unending Problem: The Undying Anti-Russian Insurgency in Ukraine. Insurgency Studies Review.

Auerswald, D. P. (2014). NATO in Afghanistan: Fighting Together, Fighting Alone. Princeton, NJ: Princeton University Press.

Barnett, R. W. (2003). Asymmetric Warfare: Today's Challenge to U.S. Military Power. Washington, DC: Potomac Books.

Cohen, R. (2024). The Russia-Ukraine War: A Study in Analytic Failure. Strategic Affairs Quarterly.

Cooke, A., Smith, D., & Booth, A. (2012). Beyond PICO: The SPIDER tool for qualitative evidence synthesis. *Qualitative Health Research, 22*(10), 1435-1443. https://doi.org/10.1177/1049732312452938

Creswell, J.W. & Poth, C.N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.

CSIS. (2024). Bagaimana operasi “jaring laba-laba” Ukraina redefinisikan perang asimetris. Diakses dari https://www.csis.org/analysis/how-ukraines-spider-web-operation-redefines-asymmetric-warfare (versi terjemahan bahasa Indonesia)

Duarte, E. F. B. (2024, September 29). Strategi asimetris, Ukraina ubah arah perang melawan kekuatan Rusia? Indonesiana. Diakses dari https://www.indonesiana.id/read/175627/strategi-asimetris-ukraina-ubah-arah-perang-melawan-kekuatan-rusia

Elementa Media. (2023). Pangeran Diponegoro dan Pasukan Gerilya. Jakarta: Elementa Media.

Glaser, C. L. (1996). Defensive Realism Revisited. In International Security, Vol. 25, No. 3, pp. 128-161.

Glaser, C. L. (1994). "Realists as Optimists: Cooperation as Self-Help," International Security, Vol. 19, No. 3, pp. 50-90.

Herz, J. H. (1951). Political Realism and Political Idealism. Chicago: University of Chicago Press.

Hobbes, T. (1996). Leviathan. Cambridge: Cambridge University Press.

Hsieh, H.-F., & Shannon, S. E. (2005). Three approaches to qualitative content analysis. *Qualitative Health Research, 15*(9), 1277-1288.

Jervis, R. (1978). Cooperation under the Security Dilemma. World Politics, 30(2), 167-214.

Khrisna, Y. (2025). Shadows of Warfare: Comparing Hybrid Warfare Strategies Inside the Ukraine and Centre Jap Theaters. Journal of Contemporary Security.

Liflyandchick, A., Jones, B., & Fabian, T. (2023). The Art of Partisan Warfare Is Not Dead: How Old Russian Military Theories Can Give New Insight into Resistance. Irregular Warfare Commentary.

Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). *Naturalistic inquiry*. SAGE Publications.

Ljungkvist, M. (2022). A New Horizon in Urban Warfare in Ukraine. Urban Conflict Review.

Machiavelli, N. (2024). Sang Pangeran [The Prince]. Terjemahan Ricky Setiawan. Cakrawala Sketsa Mandiri.

Mack, A. J. R. (1975). Why Big Nations Lose Small Wars: The Politics of Asymmetric Conflict. World Politics, 27(2), 175-200.

Mao Zedong. (1966). On protracted war (3rd ed.). Beijing: Foreign Languages Press.

Mearsheimer, John J. (2001). The Tragedy of Great Power Politics. New York: W.W. Norton & Company.

Medcom.id. (2024, Desember 31). Mengintip babak baru dan potensi berakhirnya perang Ukraina pada 2025. Medcom Indonesia. Diakses dari https://www.medcom.id/internasional/eropa/JKR5PLOk-mengintip-babak-baru-dan-potensi-berakhirnya-perang-ukraina-pada-2025

Metz, S., & Johnson, D. V., II. (2001). Asymmetry and U.S. Military Strategy: Definition, Background, and Strategic Concepts. Carlisle, PA: U.S. Army War College Press.

Morgenthau, H. J. (1948). Politics Among Nations: The Struggle for Power and Peace. New York: Alfred A. Knopf.

Nasution, A. H. (2013). Pokok-pokok Gerilya. Jakarta: Pustaka Narasi.

Neag, A. & Solescu, V. (2024). Analysis on the Actions of Ukrainian Special Operations Forces in the Russian-Ukrainian Conflict (Feb 2022 - Feb 2024). European Security & Defense Journal.

Nye, J. S., Jr. (2004). Soft Power: The Means to Success in World Politics. New York: PublicAffairs.

Liang, C.S. (2025). Emerging threats: Will the use of new technologies in the Russia-Ukraine war transform the capabilities of terrorists? Dalam Sadik, G. (Ed.). The Effect of the Russia-Ukraine War on Countering Terrorism. (h. 79-94). Ankara: NATO COE-DAT.

Schmid, U. (2019). Hybrid Warfare on the Ukrainian Battlefield: Developing Theory Based on Empirical Evidence. Military Strategy Review.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Tampubolon, M. (2022). Russian Invasion of Ukraine: The Human Rights Violations. Fundamentum Petendi Law Journal, 1(1).

Thucydides. History of the Peloponnesian War. (Abad ke-5 SM).

Utami, N. (2017). Jenderal Sudirman Sang Panglima Besar. Yogyakarta: Penerbit XYZ.

Walt, S. M. (1987). The Origins of Alliances. Ithaca, NY: Cornell University Press.

Waltz, K. N. (1979). Theory of International Politics. Reading, MA: Addison-Wesley.

Wendt, A. (1999). Social Theory of International Politics. Cambridge: Cambridge University Press.

Winczewski, A. (2023). War in Ukraine and the Enduring Relevance of the Clausewitzian Theory. Conflict & Strategy Journal.

Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). SAGE Publications.

Downloads

Published

2026-06-22

How to Cite

Vita Dyah Hapsari, Guntur Eko Saputro, & Suwito. (2026). Efektivitas Perang Gerilya Dalam Konflik Ukraina–Rusia dan Implikasinya Terhadap Pertahanan Indonesia. Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary, 4(1), 699–713. https://doi.org/10.57235/jerumi.v4i1.8704

Issue

Section

Articles

Citation Check