Strategi Pembinaan Penerbang Helikopter di Skadron 21/Akasa Aqraya Yudha Puspenerban Guna Mendukung Operasi Pengamanan Daerah Rawan Papua
DOI:
https://doi.org/10.57235/jerumi.v4i1.8744Keywords:
Strategi, Pembinaan Penerbang, Helikopter, Skadron 21/AAY, Operasi Pengamanan, PapuaAbstract
Wilayah Papua memiliki karakteristik geografis ekstrem, keterbatasan infrastruktur, serta dinamika ancaman keamanan yang tinggi, sehingga dibutuhkan operasi pengamanan cepat, adaptif, dan fleksibel, dengan dukungan mobilitas udara, melalui peran strategis penerbang helikopter TNI Angkatan Darat, khususnya di Skadron 21/Akasa Aqraya Yudha (AAY) Pusat Penerbangan TNI AD (Puspenerbad). Namun, kompleksitas medan operasi Papua menghadirkan tantangan tersendiri dalam pembinaan SDM penerbang, dari aspek teknis, taktis, psikologis. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis strategi pembinaan penerbang helikopter di Skadron 21/AAY Puspenerbad guna mendukung efektivitas operasi pengamanan daerah rawan di Papua, meliputi perencanaan, implementasi, hambatan dan upaya penguatan pembinaan. Metode penelitian menggunakan kualitatif, desain studi kasus. Pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan pendekatan deskriptif-analitis dan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan strategi pembinaan penerbang helikopter di Skadron 21/AAY memiliki pondasi cukup kuat berdasarkan kompetensi dasar dan dukungan komando. Namun memiliki kelemahan pada aspek pelatihan berbasis medan operasi Papua, simulasi skenario ancaman riil, serta penguatan kesiapan mental penerbang. Peluang penguatan pembinaan terbuka melalui pengembangan kurikulum kontekstual, peningkatan latihan berbasis skenario, dan integrasi evaluasi kesiapan operasional berkelanjutan. Kesimpulannya, strategi pembinaan penerbang helikopter adaptif, kontekstual, dan berbasis kebutuhan medan operasi merupakan faktor kunci dalam meningkatkan efektivitas operasi pengamanan di daerah rawan Papua.
Downloads
References
Buku
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (5th ed.). Sage Publications.
Gray, C. S. (2016). The Strategy Bridge: Theory for Practice. Oxford University Press.
Mondy, R. W., & Martocchio, J. J. (2016). Human Resource Management (14th ed.). Pearson.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.
Supriyatno, M. (2014). Tentang ilmu pertahanan. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Taylor, R. L. (2018). Military leadership: In pursuit of excellence. Routledge.
Jurnal
Herrera, G. J. (2020). The Fundamentals of Military Readiness.
Korecki, Z., Hoika, T., Bauer, M., & Smrž, V. (2024). New approach to military pilot education and training in the new security environment. Transport Problems, 19.
Kurnaz, S., Özdağoğlu, A., & Keleş, M. K. (2023). Method of evaluation of military helicopter pilot selection criteria: a novel Grey SWARA approach. Aviation, 27(1), 27–35. https://doi.org/10.3846/aviation.2023.18596
Machmiyana, I., Aswia, P. R., & Junifer, A. (2023). Helicopter Training Strategy: Study Case In Indonesia. Langit Biru: Jurnal Ilmiah Aviasi, 16(1), 42–51.
Murray, M., Lange, B., Søgaard, K., & Sjøgaard, G. (2020). The effect of physical exercise training on neck and shoulder muscle function among military helicopter pilots and crew: a secondary analysis of a randomized controlled trial. Frontiers in Public Health, 8, 1–11.
Wardani, S., & Sjarief, E. (2020). Pengaruh Budaya Organisasi, Lingkungan Kerja, Disiplin Kerja Terhadap Prestasi Kerja Aparatur Sipil Negara Pusat Penerbangan Angkatan Darat. Jurnal Ilmiah Manajemen–Surya Pasca Scientia, 9(2), 1–14.
Website
Human Rights Monitor. (2024). Laporan Tahunan 2023: Hak Asasi Manusia dan Konflik di Tanah Papua. https://humanrightsmonitor.org/id/laporan/laporan-tahunan-2023-hak-asasi-manusia-dan-konflik-di-tanah-papua/
Penerbad Army Aviation. (2013). Organisasi dan Tugas Skadron 21 Penerbad. https://penerbad-armyaviation.blogspot.com/2013/09/organisasi-dan-tugas-skadron-21-penerbad.html.
PPID TNI Angkatan Darat. (2021). Sejarah Puspenerbad. https://ppid.tniad.mil.id/index.php/i/1500/sejarah%20-puspenerbad
Stekom. (2025). Pusat Penerbangan Angkatan Darat. https://p2k.stekom.ac.id/ensiklopedia/Pusat_Penerbangan_Angkatan_Darat
TNI Angkatan Darat. (2023). Kunjungan Kerja Wakasad ke Puspenerbad dan Skadron-21/Sena. https://tniad.mil.id/kunjugan-kerja-wakasad-puspenerbad-skadron-21sena/
tniad.mil.id. (2023). Jenderal Bintang Dua Terbangkan Heli Canggih Apache AH-64E. https://tniad.mil.id/jenderal-bintang-dua-terbangkan-heli-canggih-apache-ah-64e/
U.S. Air Force. (2023). Mission Command. Air Force Doctrine Publication. https://www.doctrine.af.mil/
Sumber lain
Badan Informasi Geospasial. (2017). Atlas Bentanglahan Papua.
Gahlaka Invest Dirslambangja Puspenerbad. (2025). Data kecelakaan alutsista Puspenerbad periode tahun 2018–2025 [Unpublished internal report]. Puspenerbad.
Kemhan RI. (2015). Buku Putih Pertahanan Indonesia. Kementerian Pertahanan RI.
Kepala Staf Angkatan Darat. (2020). Peraturan Kepala Staf Angkatan Darat Nomor 7 Tahun 2020 tentang organisasi dan tugas Skadron Serba Guna (Orgas Dron Sena). TNI Angkatan Darat.
Kepala Staf Angkatan Darat. (2022). Petunjuk teknis taktik terbang Penerbad (Keputusan Kasad Nomor Kep/984/XI/2022). TNI Angkatan Darat.
Kepala Staf Angkatan Darat. (2024). Petunjuk penyelenggaraan penerbangan Angkatan Darat (Keputusan Kasad Nomor Kep/727/XII/2024). TNI Angkatan Darat.
Markas Besar TNI Angkatan Darat, Pusat Penerbangan Angkatan Darat. (2025). Prosedur tetap pengoperasian pesawat terbang/helikopter TNI AD (Nomor B/940/Protap/II/2025). TNI Angkatan Darat.
Michael, C. F. (2000). Network centric warfare: developing and leveraging information superiority. (Dokumen konseptual/doktrin militer
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Lutfi Dian Pambudi, Rudianto, Sutanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
- Authors certify that the work reported here has not been published before and contains no materials the publication of which would violate any copyright or other personal or proprietary right of any person or entity.
- Authors dont transfer or license the copyright of publishing to JERUMI: Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Research to publish the article in any media format, to share, to disseminate, to index, and to maximize the impact of the article in any databases.
- Authors hereby dont agree to transfer a copyright for publishing to JERUMI: Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary a Publisher of the manuscript.
- Authors reserve the following:
- all proprietary rights other than copyright such as patent rights;
- the right to use all or part of this article in future works of our own such as in books and lectures;
- use for presentation in a meeting or conference and distributing copies to attendees;
- use for internal training by author's company;
- distribution to colleagues for their research use;
- use in a subsequent compilation of the author's works;
- inclusion in a thesis or dissertation;
- reuse of portions or extracts from the article in other works (with full acknowledgement of final article);
- preparation of derivative works (other than commercial purposes) (with full acknowledgement of final article); and
- voluntary posting on open web sites operated by author or author’s institution for scholarly purposes, but it should follow the open access license of Creative Common CC BY-NC License.












