Literature Review: Peran Stakeholder dalam Upaya Pengendalian Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD)
DOI:
https://doi.org/10.57235/jerumi.v4i1.8758Keywords:
Demam Berdarah Dengue (DBD), Stakeholder, Advokasi Kesehatan, Pengendalian DBD, Kolaborasi Lintas SektorAbstract
Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia yang memerlukan upaya pengendalian secara komprehensif dan berkelanjutan. Pengendalian DBD tidak hanya bergantung pada intervensi sektor kesehatan, tetapi juga membutuhkan keterlibatan berbagai stakeholder melalui dukungan kebijakan, koordinasi lintas sektor, dan partisipasi masyarakat. Dalam perspektif advokasi kesehatan, keterlibatan stakeholder berperan penting dalam memperkuat pelaksanaan program pengendalian DBD. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran stakeholder dalam upaya pengendalian kasus DBD serta mengidentifikasi bentuk keterlibatan, faktor pendukung, dan faktor penghambat pelaksanaan program. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan deskriptif. Penelusuran literatur dilakukan melalui beberapa basis data nasional berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Artikel yang dipilih merupakan penelitian yang dipublikasikan pada tahun 2021–2025, tersedia dalam bentuk teks lengkap, dan relevan dengan topik penelitian. Hasil seleksi menghasilkan sepuluh artikel untuk dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stakeholder yang terlibat dalam pengendalian DBD meliputi pemerintah, Dinas Kesehatan dan Puskesmas, tenaga kesehatan, masyarakat, kader kesehatan/Jumantik, keluarga, dan stakeholder lintas sektor. Pemerintah berperan dalam penyusunan kebijakan dan koordinasi program, sedangkan sektor kesehatan berperan dalam pelaksanaan surveilans, promosi kesehatan, dan kegiatan pengendalian DBD. Masyarakat menjadi salah satu stakeholder utama karena berkontribusi dalam penerapan perilaku pencegahan dan keberlanjutan program. Faktor pendukung keberhasilan meliputi koordinasi antar stakeholder, dukungan sumber daya, dan partisipasi masyarakat, sedangkan hambatan yang ditemukan berupa keterbatasan pendanaan, koordinasi yang belum optimal, dan rendahnya keterlibatan masyarakat. Disimpulkan bahwa pengendalian DBD memerlukan kolaborasi antar stakeholder yang didukung oleh penguatan advokasi kesehatan, koordinasi lintas sektor, dan pemberdayaan masyarakat agar program dapat berjalan secara lebih efektif dan berkelanjutan.
Downloads
References
Anggraini, D. R., Huda, S., & Agushybana, F. (2023). Analisis perilaku stakeholder dalam pelaksanaan pengendalian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Semarang. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kesehatan, 14(1).
Aristawidya, K., & Widowati, N. (2025). Peran stakeholder dalam upaya menurunkan kasus Demam Berdarah Dengue di Kecamatan Pasar Rebo, Kota Jakarta Timur. Journal of Management and Public Policy, 14(2), 117–130.
Ayunitami, Q., Susmaneli, H., & Purba, C. V. G. (2021). Analisis pelaksanaan program pengendalian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Puskesmas Karya Wanita Kota Pekanbaru. Media Kesmas, 1(2).
Bayhaqqi, H., Erwin, E., & Amir, Y. (2022). Gambaran upaya masyarakat terhadap pengendalian Demam Berdarah Dengue. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia, 2(8), 761–770.
Cakranegara, J. J. S. (2021). Upaya pencegahan dan pengendalian penyakit Demam Berdarah Dengue di Indonesia (2004–2019). Jurnal Penelitian Sejarah dan Budaya, 7(2).
Ernawati, K., Fadilah, M. R., Rachman, M. A., Nadira, C., Sartika, P. A. J., Jannah, F., & Komalasari, R. (2022). Implementasi kebijakan program pengendalian Demam Berdarah Dengue di Puskesmas Kresek Kabupaten Tangerang. Public Health and Safety International Journal, 2(2).
Kumala, T., Abidin, Z., & Renaldi, R. (2021). Pelaksanaan program pengendalian penyakit Demam Berdarah Dengue di wilayah kerja UPTD Puskesmas Perhentian Raja Kabupaten Kampar. Media Kesmas, 1(3).
Rochmawati, E. A. A., Asih, A. Y. P., & Syafiuddin, A. (2021).
Analisis Perilaku Masyarakat dan Sanitasi Lingkungan dengan Kejadian Penyakit Demam Berdarah Dengue. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 20(6), 416–422.
Sari, N. P., Pradigdo, S. F., & Widjanarko, B. (2022). Evaluasi program pengendalian Demam Berdarah Dengue di tingkat pelayanan kesehatan. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 17(2), 145–154.
Susmaneli, H., Yuliastri, M., & Auzar, U. K. (2021).
Evaluasi Program Pengendalian Penyakit Demam Berdarah Dengue (P2DBD).
Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 10(1), 31–45.
Widyantoro, W., Nurjazuli, N., & Hanani, Y. (2021). Pengendalian Demam Berdarah Dengue (DBD) berbasis masyarakat di Indonesia: Systematic review. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 10(3), 191–199.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Miftahurrahmah El Hayati, Chairunnisa, Ikrima Fauziah, Wira Anjani, Muhammad Abdurrozaq

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
- Authors certify that the work reported here has not been published before and contains no materials the publication of which would violate any copyright or other personal or proprietary right of any person or entity.
- Authors dont transfer or license the copyright of publishing to JERUMI: Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Research to publish the article in any media format, to share, to disseminate, to index, and to maximize the impact of the article in any databases.
- Authors hereby dont agree to transfer a copyright for publishing to JERUMI: Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary a Publisher of the manuscript.
- Authors reserve the following:
- all proprietary rights other than copyright such as patent rights;
- the right to use all or part of this article in future works of our own such as in books and lectures;
- use for presentation in a meeting or conference and distributing copies to attendees;
- use for internal training by author's company;
- distribution to colleagues for their research use;
- use in a subsequent compilation of the author's works;
- inclusion in a thesis or dissertation;
- reuse of portions or extracts from the article in other works (with full acknowledgement of final article);
- preparation of derivative works (other than commercial purposes) (with full acknowledgement of final article); and
- voluntary posting on open web sites operated by author or author’s institution for scholarly purposes, but it should follow the open access license of Creative Common CC BY-NC License.












