Proses Pendidikan Pertama Bintara Dalam Pengawakan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan di Halmahera Selatan

Authors

  • Aditya Kurnia Rahman Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Indonesia
  • Mitro Prihantoro Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Indonesia
  • Marsono Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/jerumi.v4i1.8763

Keywords:

Dikmaba, Yonif Teritorial Pembangunan, Rekrutmen, Kurikulum, Pembangunan Wilayah

Abstract

Pengawakan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di Halmahera Selatan memerlukan prajurit Bintara yang tidak hanya memiliki kemampuan dasar kemiliteran, tetapi juga kompetensi dalam mendukung pembangunan wilayah dan pembinaan teritorial. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kesenjangan antara kompetensi lulusan Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) dengan tuntutan tugas pada Yonif Teritorial Pembangunan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses rekrutmen calon peserta Dikmaba, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pelaksanaan pendidikan, serta menganalisis dampak pendidikan terhadap kualitas lulusan dalam mendukung tugas teritorial pembangunan di Halmahera Selatan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap empat informan yang terdiri atas Komandan Sekolah Calon Bintara, Kepala Urusan Operasi, Kepala Urusan Pengamanan, dan pelatih Sekolah Calon Bintara. Data dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña melalui tahapan pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses rekrutmen telah dilaksanakan secara sistematis melalui seleksi administrasi, kesehatan, kesamaptaan jasmani, mental ideologi, dan psikologi, namun belum sepenuhnya mengakomodasi kebutuhan spesifik Yonif TP. Faktor pendukung pendidikan meliputi sistem pendidikan yang terstruktur, tenaga pelatih yang berpengalaman, fasilitas yang memadai, dan kedisiplinan siswa, sedangkan faktor penghambat utama adalah keterbatasan waktu pendidikan, belum adanya materi teknis teritorial seperti pertanian, peternakan, dan perikanan dalam kurikulum, serta keterbatasan personel pengamanan. Pendidikan Dikmaba terbukti efektif dalam membentuk karakter militer, disiplin, dan kemampuan dasar keprajuritan, namun belum optimal dalam mempersiapkan prajurit untuk melaksanakan tugas teritorial pembangunan. Oleh karena itu, diperlukan penyesuaian kurikulum dan penambahan alokasi waktu pendidikan agar kualitas lulusan lebih sesuai dengan kebutuhan pengawakan Yonif Teritorial Pembangunan di Halmahera Selatan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Buku Ilmiah

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry & research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Sage Publication.

Hanita, M., Mayerni, R., & Thaher, I. Rethinking National Resilience: Rekonstruksi Konsepsi Ketahanan Nasional. Penerbit Widina.

Kvale, S., & Brinkmann, S. (2015). InterViews: Learning the craft of qualitative research interviewing (3rd ed.). Sage Publication.

--------------- (2015). Interviews. Sage.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2019). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). Sage Publication.

Ndraha, T. (1999). Pengantar teori pengembangan sumber daya manusia. Jakarta: Rineka Cipta.

Patton, M. Q. (2015). Qualitative research & evaluation methods (4th ed.). Sage Publication.

--------------- (2015). Qualitative research & evaluation methods: Integrating theory and practice. Sage publications.

Purnomo, W., Widjojo, A., Mardiyanta, A., & Zaidun, M. (2021). Pengembalian Fungsi Teritorial dari TNI ke Pemerintahan Daerah. Airlangga University Press.

Setyanto, E., Hidayat, T., & Diyah, I. A. (2024). Manajemen organisasi.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sutrisno, E. (2011). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Prananda Media Group.

Topatimasang, R. (2016). Orang-orang kalah: Kisah penyingkiran masyarakat adat Kepulauan Maluku. INSISTPress.

Werther, W. B., & Davis, K. (1996). Human resource and personnel management (5th ed.). McGraw-Hill.

Jurnal, Artikel & Referensi Lain

Anggraini, M. P., & Supratiwi, S. (2025). Evaluasi Program TNI Manunggal Membangun Desa di Desa Sijenggung Kecamatan Banjarmangu Kabupaten Banjarnegara Tahun 2024. Journal of Politic and Government Studies, 14(2), 431–451.

Azwar, A., & Suryana, M. J. (2021). Dwifungsi TNI dari Masa ke Masa. Jurnal Academia Praja, 4(1), 154-179.

Kristiana, L., Siregar, P., & Burhanudin, S. (2024). Prajurit yang Profesional Menuju TNI Modern Pada Era Reformasi. Jurnal Dwija Kusuma, 12(1), 33-44.

Kurniadi, D., Seran, G. G., & Ramdani, F. T. (2023). Kualitas pelayanan pendidikan bintara kepolisian negara republik Indonesia di Sekolah Polisi Negara (SPN) Lido Polda Metro Jaya. Karimah Tauhid, 2(5), 2272–2283.

Maslebu, A. A. (2024). Analisis pelatihan kerja, kompetensi dan efektivitas kerja terhadap pengembangan SDM prajurit TNI AD AJENDAM I/BB (Skripsi, Fakultas Sosial Sains).

Rassa, A. Y. K. L., & Lestari, A. (2021). Analisis pola rekrutmen prajurit TNI AL tahun 2020 pada satuan pendidikan Sorong dalam rangka penyediaan prajurit Koarmada III. Rekayasa, 14(2), 263–271.

Salewangang, M. R. (2013). Modal sosial dalam pembangunan TNI (Studi pemetaan dan pemanfaatan modal sosial di Batalyon Infanteri 712 Wiratama–Manado). Governance, 5(1).

Sutejo, H., & Hasan, P. (2024). Penerapan metode VIKOR pada pengambilan keputusan seleksi prajurit TNI AD untuk pendidikan Bintara. Jurnal Indonesia: Manajemen Informatika dan Komunikasi, 5(1), 1033–1047.

Wardoyo, S., Wasliman, I., & Sauri, R. S. (2025). Perspektif pendidikan dan pengajaran dalam meningkatkan kualitas lulusan pendidikan dasar militer di Indonesia. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 14(2), 2803–2818.

Widodo, H., Lestari, D. A., MM, M. P., & Solehudin, U. (2024). Optimalisasi Staltahmil Puspomal guna meningkatkan standar operasional dan keamanan dalam rangka mendukung tugas TNI AL. Jurnal Ilmiah Kajian Keangkatanlautan, 6(3), 84–92.

Peraturan / Per-Undang-Undangan

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Pasal 30 ayat (2)

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2025 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia.

Peraturan Panglima Tentara Nasional Indonesia Nomor 35 Tahun 2018 tentang Pendidikan di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia.

Downloads

Published

2026-06-26

How to Cite

Aditya Kurnia Rahman, Mitro Prihantoro, & Marsono. (2026). Proses Pendidikan Pertama Bintara Dalam Pengawakan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan di Halmahera Selatan. Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary, 4(1), 1001–1020. https://doi.org/10.57235/jerumi.v4i1.8763

Issue

Section

Articles

Citation Check