Strategi Gerilya Pangeran Diponegoro Dalam Melawan Kolonialisme Belanda (1825-1830) Dari Perspektif Perang Generasi Kedua

Authors

  • Tri Agung Ari Pamungkas Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Indonesia
  • Mitro Prihantono Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Indonesia
  • Marsono Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/jerumi.v4i1.8786

Keywords:

Strategi Gerilya, Perang Diponegoro, Perang Generasi Kedua, Pertahanan Rakyat Semesta, Kolonialisme Belanda.

Abstract

Perang Diponegoro (1825–1830) merupakan salah satu perlawanan terbesar dalam sejarah Indonesia yang menandai benturan antara kekuatan tradisional lokal dengan modernisasi militer kolonial. Konflik ini dipicu oleh intervensi administratif Belanda terhadap hak agraria serta pelecehan ruang sakral di Tegalrejo. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang melatarbelakangi pemilihan strategi gerilya, mengkaji karakteristik strategi tersebut melalui perspektif teori perang generasi kedua (Second Generation Warfare), serta menelaah relevansinya terhadap penguatan konsep pertahanan rakyat semesta di Indonesia masa kini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi terhadap arsip kolonial dan studi pustaka, dengan analisis data menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi gerilya Diponegoro berhasil mengeksploitasi kelemahan militer Belanda yang berbasis doktrin perang generasi kedua yang kaku dan mengandalkan struktur komando linier. Diponegoro mengintegrasikan dukungan populasi sebagai pusat gravitasi (center of gravity), di mana rakyat menyediakan logistik dan informasi. Penggunaan medan geografis Jawa serta legitimasi ideologis jihad menjadi kunci daya tahan perlawanan. Belanda merespons melalui strategi Benteng Stelsel untuk mengisolasi gerilyawan dari masyarakat. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa strategi Diponegoro merupakan prototipe perang rakyat semesta yang memadukan aspek militer, sosial, dan moral, sehingga tetap relevan sebagai rujukan dalam pengembangan doktrin pertahanan nasional yang adaptif terhadap ancaman asimetris modern.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Buku

Arikunto, S. (2006). Metodologi penelitian. Yogyakarta: Bina Aksara.

Buzan, B., Wæver, O., & de Wilde, J. H. (1998). Security: A new framework for analysis. Boulder, CO: Lynne Rienner Publishers.

Clausewitz, C. v. (1976). On war (M. Howard & P. Paret, Eds. & Trans.). Princeton University Press. (Original work published 1832)

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Dunn, W. N. (2017). Public policy analysis: An integrated approach (6th ed.). New York, NY: Routledge.

Galula, D. (2006). Counterinsurgency warfare: Theory and practice. Westport, CT: Praeger Security International. (Original work published 1964)

Gurr, T. R. (2012). Why men rebel (40th anniversary ed.). New York, NY: Routledge. (Original work published 1970)

Horowitz, D. L. (1985). Ethnic groups in conflict. Berkeley, CA: University of California Press.

Lind, W. S. (2021). 4th generation warfare handbook. Worthy Publishing.

Liddell Hart, B. H. (1967). Strategy (2nd rev. ed.). Meridian Books.

Mao, Z. (1961). On guerrilla warfare. University of Illinois Press.

McCarthy, J. D., & Zald, M. N. (1977). Resource mobilization and social movements: A partial theory. American Journal of Sociology, 82(6), 1212–1241.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

-------------------------------------------- & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Nasution, A. H. (1953). Pokok-pokok gerilya. Jakarta: Yayasan Penerbit Sinar Harapan.

Petticrew, M., & Roberts, H. (2006). Systematic reviews in the social sciences: A practical guide. Oxford: Blackwell Publishing.

Ridley, D. (2012). The literature review: A step-by-step guide (2nd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Sugiyono. (2009). Metode penelitian: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

------------- (2013). Metodologi penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

------------- (2017). Metode penelitian kualitatif. Bandung: Alfabeta.

------------- (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (2nd ed.). Bandung: Alfabeta.

Watts, S., et al. (2017). Understanding conflict trends: A review of the social science literature on the causes of conflict. Santa Monica, CA: RAND Corporation.

Galula, D., Thompson, R., & United States Army. (2006). FM 3-24: Counterinsurgency. Washington, DC: United States Army and Marine Corps.

Jurnal

Ariwibowo, T. (2021). Strategi perang semesta: Pertempuran Pangeran Diponegoro menghadapi Belanda 1825–1830. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 6(5), 2537–2550. https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v6i5.2742

--------------------- (2021). Strategi Perang Jawa dan Dinamika Medan Operasi di Jawa Tengah. Yogyakarta: Pustaka Nusa.

Isnaeniah, N., Putri, R., & Rahmawati, D. (2024). Gerakan Perlawanan Rakyat Jawa dalam Perspektif Sosial dan Budaya. Malang: UB Press.

Hanik, U., & Tatik, S. (2013). Implementasi Benteng Stelsel dan Dampaknya terhadap Gerilya Diponegoro. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Meideri, Y., & Prakoso, A. (2021). Keterbatasan Persenjataan Pasukan Diponegoro dan Dampaknya terhadap Dinamika Operasi. Bandung: Remaja Karya.

Shafira, R. (2022). Selarong sebagai Basis Perlawanan Diponegoro: Kajian Geostrategis dan Sosial. Yogyakarta: Deepublish.

Sari, D. P. (2023). Konflik Agraria dalam Masa Kolonial dan Pemicu Perang Jawa. Semarang: UNNES Press.

Cole, B. (2020). Clausewitz’s wondrous yet paradoxical trinity: The nature of war as a complex adaptive system. Joint Force Quarterly, 96(1), 42–49.

Dewi, V. M., Hartanto, W., & Puji, R. P. N. (2020). Pangeran Diponegoro dalam Perang Jawa 1825–1830. SiNDANG: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Kajian Sejarah, 2(2), 147–158. http://ojs.stkippgri-lubuklinggau.ac.id/index.php/JS/article/view/282

Feak, C. B., & Swales, J. M. (2009). Telling a research story: Writing a literature review. University of Michigan Press. https://doi.org/10.3998/mpub.309338

Isnaeniah, R. W., Sulistyadi, E., & Prasetyo, H. (2024). The war of Diponegoro: Causes, strategies, and impact on Indonesian politics, socio-culture, and economy. Jurnal Multidisiplin Madani, 4(1), 186–192. https://doi.org/10.55927/mudima.v4i1.7780

Meideri, A., & Prakoso, L. Y. (2021). Diponegoro war history in total war perspective in supporting strategies the national defense. International Journal of Research and Innovation in Social Science (IJRISS), 5(4), 322–327. https://doi.org/10.47772/IJRISS.2021.5414

Pati, D., & Lorusso, L. N. (2018). How to write a systematic review of the literature. Health Environments Research & Design Journal, 11(1), 15–30. https://doi.org/10.1177/1937586717747384

Skocpol, T. (1982). A causal model of civil strife. American Political Science Review, 76(3), 753–776. https://doi.org/10.2307/1953907

Umi Hanik, & Tatik. (2013). Perang Diponegoro (1825–1830) sebagai bentuk perlawanan terhadap penjajahan Belanda. Jurnal Pendidikan Sejarah, 1(1), 1–8. https://journal3.um.ac.id/index.php/fis/article/view/151

Xiao, Y., & Watson, M. (2017). Guidance on conducting a systematic literature review. Journal of Planning Education and Research, 39(1), 93–112. https://doi.org/10.1177/0739456X17723971

Zahro, N. L., Subaryana, & Mardikun. (2021). Perang Diponegoro dan pengaruhnya terhadap kehidupan masyarakat Jawa 1825–1830. Rinontje Journal, 3(2), 45–57. https://jurnal.ipw.ac.id/index.php/rinontje/article/view/109

Artikel/ Website

Mr. Super Genius. (2018, May 31). Mengenal Perang Diponegoro Pati I. BRITE Genius. https://www.britegenius.com/index.php/article-categories/75-mengenal-perang-diponegoro-pati-i

Perpustakaan Tanah Impian. (2012, October). Perang Diponegoro 1825 s.d. 1830 M. https://perpustakaan.tanahimpian.web.id/2012/10/perang-diponegoro-1825-s-1830-m.html

Sari, N. M. (2023, August 7). Kronologi sejarah Perang Diponegoro: Sebab, tokoh, akhir, dampak. Tirto.id. https://tirto.id/kronologi-sejarah-perang-diponegoro-sebab-tokoh-akhir-dampak-f9ZJ

Shafira, A. (2022, April 25). Perang Diponegoro sebagai bentuk pemberontakan terhadap kolonial Belanda. Kompasiana. https://www.kompasiana.com/athayashafira2439/626683abbb44863f1431cd22/perang-diponegoro-sebagai-bentuk-pemberontakan-terhadap-kolonial-belanda

Undang-Undang

Republik Indonesia. (2002). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara. Sekretariat Negara Republik Indonesia.

Downloads

Published

2026-06-26

How to Cite

Tri Agung Ari Pamungkas, Mitro Prihantono, & Marsono. (2026). Strategi Gerilya Pangeran Diponegoro Dalam Melawan Kolonialisme Belanda (1825-1830) Dari Perspektif Perang Generasi Kedua. Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary, 4(1), 1099–1120. https://doi.org/10.57235/jerumi.v4i1.8786

Issue

Section

Articles

Citation Check