Gaya Visual Iklan Rokok Sebagai Simbol Gaya Hidup Modern Pada Surat Kabar Pikiran Rakyat Tahun 1974-1979

Authors

  • Fajar Darajat Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Indonesia
  • Muhammad Anggie Farizqi Prasadana Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Indonesia
  • Yuni Maryuni Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/jerumi.v4i2.8915

Keywords:

Gaya Visual, iklan Rokok, Pikiran Rakyat

Abstract

Penelitian ini membahas ragam gaya visual iklan rokok sebagai representasi gaya hidup modern dalam surat kabar Pikiran Rakyat tahun 1974–1979. Periode tersebut merupakan masa perkembangan ekonomi dan industrialisasi pada era Orde Baru yang ditandai dengan munculnya berbagai simbol modernitas dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Surat kabar sebagai salah satu media massa tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga menjadi ruang bagi industri rokok untuk membangun citra produk melalui strategi visual yang menarik perhatian konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk gaya visual yang digunakan dalam iklan rokok serta bagaimana unsur-unsur visual tersebut merepresentasikan konsep gaya hidup modern. Metode yang digunakan adalah metode sejarah yang meliputi tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklan rokok pada surat kabar Pikiran Rakyat periode tersebut menampilkan beragam gaya visual melalui penggunaan figur manusia, pakaian modern, kendaraan, lingkungan perkotaan, aktivitas rekreasi, serta penggunaan bahasa persuasif. Unsur-unsur tersebut membangun citra modernitas yang berkaitan dengan keberhasilan, kebebasan, kemapanan, maskulinitas, dan status sosial. Dengan demikian, iklan rokok tidak hanya berperan sebagai media promosi produk, tetapi juga menjadi sarana pembentukan simbol dan imajinasi mengenai gaya hidup modern masyarakat Indonesia pada dekade 1970-an.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Akbar, I. R., & Pranata, G. (2023). Ragam gaya visual periklanan sebagai media propaganda di era Hindia Belanda (1870–1942). Tarikhuna: Journal of History and History Education, 5(1), 37-47.

Cangara, H. (2003). Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta: Rajawali Pers.

Gottschalk, L. (1986). Mengerti Sejarah. (Diterjemahkan oleh Nugroho Notosusanto). Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Hamid, A. R., & Madjid, M. S. (2018). Pengantar Ilmu Sejarah. Yogyakarta: Ombak.

Haryanto, P. W. (2020). Retorika Visual Fotografis Dalam Iklan Koran. Yogyakarta: PT. Kanisius.

Hariadi, J., & Effendi, D. I. (2018). Mitologi pada iklan rokok di Kota Langsa. Prosiding Seminar Nasional Politeknik Negeri Lhokseumawe.

Hill, D. T. (2011). Pers Di Masa Orde Baru. Jakarta: Yayasan Obor.

Jaiz, M. (2021). Dasar-dasar Periklanan. Yogyakarta: Suluh Media.

Jena, Y. (1997). Etika dalam iklan. Majalah Filsafat Driyarkara, 23(3), 1–11.

Kuntowijoyo. (2003). Metodologi Sejarah. Yogyakarta: PT Tiara Wacana Yogya.

McQuail, D. (2010). McQuail’s Mass Communication Theory (6th ed.). London: SAGE Publications.

Morissan. (2010). Periklanan: Komunikasi Pemasaran Terpadu. Jakarta: Kencana.

Nichter, M., dkk. (2009). Reading culture from tobacco advertisements in Indonesia. Tobacco Control, 18(2), 98–107.

Pamungkas, A. B. (2020). Perkembangan bentuk iklan surat kabar Suara Merdeka tahun 1950–2010 . Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro, Semarang.

Pikiran Rakyat. (2010, 19 Januari). Sejarah Pikiran Rakyat Sejak 1966. Pikiran-Rakyat.com.

Pollay, R. W. (1983). Measuring the cultural values manifest in advertising. Current Issues and Research in Advertising, 6(1), 71-92.

Prastowo, R. B. (2017). Muncul dan perkembangannya surat kabar Pikiran Rakyat sampai awal Orde Baru di Bandung (1950–1974). Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Negeri Yogyakarta, Yogyakarta.

Ramadhan, I. R. (2015). Perkembangan iklan media cetak dan pengaruhnya terhadap modernisasi di Jawa (1930–1942). Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Negeri Yogyakarta, Yogyakarta.

Ridhoi, R., & Adlani, M. N. (2020). Pokok ngudud keretek: Kebiasaan ngudud dan munculnya “pabrik keretek” di Kediri, Jawa Timur, 1970-an. Handep: Jurnal Sejarah dan Budaya, 4(1), 1–18.

Riyanto, B. (2019). Siasat Mengemas Nikmat: Ambiguitas Gaya Hidup dalam Iklan Rokok di Indonesia.

Yogyakarta: Bentang Budaya.

Setiawan, A., Abrar, & Santosa, F. H. (2023). Perkembangan visual iklan display otomotif di Surat Kabar Harian Kompas (1965–1998). Istoria: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sejarah, 19(2), 62-71.

Shimp, T. A. (2010). Advertising Promotion and Other Aspects of Integrated Marketing Communication. Orlando: Dryden Press.

Sjamsuddin, H. (2012). Metodologi Sejarah. Yogyakarta: Ombak.

Subakti, B., et al. (2007). Reka Reklame: Sejarah Periklanan Indonesia 1744-1984. Yogyakarta: Galang Press.

Sukmana, W. J. (2021). Metode Penelitian Sejarah. Seri Publikasi Pembelajaran, 1(2), 1–4.

Surat Kabar Harian Umum Pikiran Rakyat (Koleksi Arsip Tahun 1974, 1975, 1976, 1977, 1978, 1979).

Wibawa, D. S., & Murdiyastomo, H. Y. A. (2025). Industri Rokok Kretek di Kudus Tahun 1914-1950. Historia Madania, 9(1), 25–38.

Winarno, B. (2008). Rumah Iklan: Upaya Matari Menjadikan Periklanan Indonesia Tuan Rumah di Negeri Sendiri. Jakarta: Kompas.

Downloads

Published

2026-07-26

How to Cite

Fajar Darajat, Muhammad Anggie Farizqi Prasadana, & Yuni Maryuni. (2026). Gaya Visual Iklan Rokok Sebagai Simbol Gaya Hidup Modern Pada Surat Kabar Pikiran Rakyat Tahun 1974-1979. Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary, 4(2), 72–82. https://doi.org/10.57235/jerumi.v4i2.8915

Citation Check