Mitigasi Bencana Tanah Longsor Berbasis Kearifan Lokal dan Penguatan Kapasitas Masyarakat Guna Mewujudkan Desa Tangguh Bencana Kecamatan Serasan Kabupaten Natuna

Authors

  • Dwiki Hermawan Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Indonesia
  • Mohammad Ikhwan Syahtaria Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Indonesia
  • Dody Ruswandi Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/jerumi.v4i2.8928

Keywords:

mitigasi tanah longsor, kearifan lokal, kapasitas masyarakat, Desa Tangguh Bencana (DESTANA), Kecamatan Serasan

Abstract

Bencana tanah longsor merupakan salah satu bencana hidrometeorologi yang sering terjadi di Indonesia dan menimbulkan dampak besar terhadap kehidupan masyarakat. Kabupaten Natuna, khususnya Kecamatan Serasan, merupakan wilayah yang memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap bencana longsor. Peristiwa longsor pada 6 Maret 2023 di Desa Pangkalan menunjukkan pentingnya upaya mitigasi yang tidak hanya berorientasi pada aspek struktural, tetapi juga melalui penguatan kapasitas masyarakat dan pemanfaatan kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mitigasi tanah longsor berbasis kearifan lokal dalam memperkuat kapasitas masyarakat guna mewujudkan Desa Tangguh Bencana (DESTANA) di Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi literatur, kemudian dianalisis secara deskriptif. Penelitian ini diharapkan menghasilkan strategi mitigasi yang mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal dengan program DESTANA sehingga mampu meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat, mengurangi risiko bencana, serta memperkuat ketahanan wilayah secara berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adiyoso, W. (2018). Manajemen bencana: Pengantar isu-isu strategis. Bumi Aksara.

Alrehaili, A., et al. (2022). A structural review on disaster management models and their contributions. International Journal of Disaster Management, 5(2), 93–108.

Aulia, F., Muis, A., Az-Zahra, F. R., & Auliya, N. (2024). Mitigasi bencana dalam kearifan lokal hutan adat Desa Guguk Kabupaten Merangin. KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan, 4(4), 197–204.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2012). Peraturan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nomor 1 Tahun 2012 tentang Pedoman Umum Desa/Kelurahan Tangguh Bencana. BNPB.

Carter, W. N. (2008). Disaster management: A disaster manager's handbook. Asian Development Bank.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Federal Emergency Management Agency. (2011). Guide for developing high-quality emergency operations plans for institutions of higher education. U.S. Department of Homeland Security.

Harefa, T., Bukhari, M., Djuwitawati, R., & Lopulalan, E. (2025). Dasar-dasar mitigasi bencana. PT Media Penerbit Indonesia.

Hostettler, S., Jöhr, A., Montes, C., & D'Acunzi, A. (2019). Community-based landslide risk reduction: A review of a Red Cross soil bioengineering for resilience program in Honduras. Landslides, 16(8), 1779–1791. https://doi.org/10.1007/s10346-019-01161-3

Karnawati, D., Maarif, S., Fathani, T. F., & Wilopo, W. (2013). Development of socio-technical approach for landslide mitigation and risk reduction program in Indonesia. ASEAN Engineering Journal, 2(1), 22–49.

Koentjaraningrat. (2009). Pengantar ilmu antropologi (Edisi revisi). Rineka Cipta.

Kurniawan, L., Zauhar, S., Maarif, S., & Mindarti, L. I. (2022). Community-based disaster risk reduction strategy in case of Merapi eruption at Balerante Village, Klaten Regency, Central Java Province. International Journal of Disaster Risk Reduction, 73, 102874.

Kurniawan, L., Zauhar, S., Maarif, S., & Mindarti, L. I. (2022). Community-based disaster risk reduction strategy in case of Merapi eruption at Balerante Village, Klaten Regency, Central Java Province. Disaster Advances, 15(1), 35–42. https://doi.org/10.46460/DA/15.1.5055

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.

Muhlisah, N., Arpin, R. M., & Mukarramah, S. K. (2021). Sosialisasi mitigasi bencana alam. Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat, 2(2), 107–111. https://doi.org/10.35877/454RI.abdimastoddopuli583

Naryanto, H. S., Prawiradisastra, F., Kristijono, A., & Ganesha, D. (2019). Penataan kawasan pasca bencana tanah longsor di Puncak Pass, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur tanggal 28 Maret 2018. Jurnal Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan, 9(4), 1053–1065. https://doi.org/10.29244/jpsl.9.4.1053-1065

Norris, F. H., Stevens, S. P., Pfefferbaum, B., Wyche, K. F., & Pfefferbaum, R. L. (2008). Community resilience as a metaphor, theory, set of capacities, and strategy for disaster readiness. American Journal of Community Psychology, 41(1–2), 127–150.

Nurhasanah, E., Sari, F. F., & Sutajaya, M. (2024). Nilai filosofi Uma Lengge dalam kearifan lokal masyarakat Bima. JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan), 7(10), 12149–12154.

Ramadhan, A., & Taqiyuddin. (2024). Disaster mitigation with local wisdom in the community of West Sumatra. Journal of Geographical Sciences and Education, 2(2), 67–72. https://doi.org/10.69606/geography.v2i2.90

Rozi, S., Ritonga, A. R., & Januar. (2021). Local community-based disaster management: The transformation of religious and local wisdom values in preparation to deal with natural hazards in West Sumatra, Indonesia. Jàmbá: Journal of Disaster Risk Studies, 13(1), Article a1020. https://doi.org/10.4102/jamba.v13i1.1020

Sugiyono. (2018). Metode penelitian bisnis: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, kombinasi, dan R&D (Edisi ke-3). Alfabeta.

Suwarno, A. W., Nirwansyah, S., Sutomo, S., Demirdag, I., Sarjanti, E., & Bramasta, D. (2022). The existence of indigenous knowledge and local landslide mitigation: A case study of Banyumas people in Gununglurah Village, Central Java, Indonesia. Sustainability, 14(19), 12765. https://doi.org/10.3390/su141912765

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.

United Nations Office for Disaster Risk Reduction. (2015). Sendai framework for disaster risk reduction 2015–2030. United Nations.

Wekke, I. S. (2021). Mitigasi bencana. Adab Publisher.

Wiarto, G. (2017). Tanggap darurat bencana alam. Gosyen Publishing.

Widiyarta, A., & Kriswibowo, A. (2023). Collaborative governance process by disaster resilient villages (DESTANA) to improve performance. Journal of Infrastructure, Policy and Development, 7(8)

Widiyarta, A., & Kriswibowo, A. (2023). Collaborative governance process by disaster resilient villages (DESTANA) to improve performance. East Asian Journal of Multidisciplinary Research, 2(12), 4949–4960. https://doi.org/10.55927/eajmr.v2i12.6899

Downloads

Published

2026-07-26

How to Cite

Dwiki Hermawan, Mohammad Ikhwan Syahtaria, & Dody Ruswandi. (2026). Mitigasi Bencana Tanah Longsor Berbasis Kearifan Lokal dan Penguatan Kapasitas Masyarakat Guna Mewujudkan Desa Tangguh Bencana Kecamatan Serasan Kabupaten Natuna. Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary, 4(2), 116–123. https://doi.org/10.57235/jerumi.v4i2.8928

Citation Check