Tradisi ”Maantan Boreh Paanta Marapulai” Dalam Adat Pernikahan Masyarakat Nagari Pilubang Provinsi Sumatera Barat
DOI:
https://doi.org/10.57235/jerumi.v4i2.8956Keywords:
Tradisi, Maantan Boreh Paanta Marapulai, Adat PernikahanAbstract
Tradisi Maantan Boreh Paanta Marapulai di Nagari Pilubang, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, masih dipertahankan sebagai bagian dari adat pernikahan Minangkabau, namun pelaksanaannya mulai mengalami penyederhanaan akibat pengaruh modernisasi, sehingga berpotensi mengurangi makna simbolik yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses pelaksanaan serta mengungkap makna simbolik yang terkandung dalam tradisi Maantan Boreh Paanta Marapulai. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif karena mampu memahami fenomena budaya berdasarkan perspektif masyarakat pendukungnya. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam dengan tokoh adat dan Kerapatan Adat Nagari (KAN), serta dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi ini dilaksanakan melalui tahap persiapan dan prosesi baarak dengan membawa berbagai bekal, seperti boreh, carano, karambia tumbuah, ikan kalai, ayam jantan, longkok-longkok, susu, dan nangkoa, yang masing-masing mengandung makna simbolik berupa doa, tanggung jawab, kebersamaan, keberanian, keharmonisan, keberkahan, dan keberlanjutan kehidupan rumah tangga. Dengan demikian, tradisi Maantan Boreh tidak hanya berfungsi sebagai prosesi adat, tetapi juga sebagai media pewarisan nilai sosial, budaya, dan spiritual masyarakat Nagari Pilubang. Penelitian selanjutnya disarankan mengkaji pelestarian tradisi, keterlibatan generasi muda, kepercayaan spiritual, sanksi adat, serta dampak modernisasi terhadap keberlangsungan tradisi ini.
Downloads
References
Aini, W., Hustrida, S. A., Noviyanti, S., & Chan, F. (2024). Analisis budaya dalam tradisi perkawinan di adat Minangkabau. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(3), 2844–2851. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i3.10915
Andriyansyah, & Riza, Y. (2022). Tradisi bajapuik masyarakat Minangkabau di Pariaman. Jurnal Budaya Nusantara, 5(3), 137–143. https://doi.org/10.36456/jbn.vol5.no3.5707
Awalia, F. T. M., Syarifah, E. S., Hidayati, N. K., Sarjana, S. A., & Elita, Y. (2025). Analisa tradisi pernikahan siji jejer telu ditinjau dari fiqih munakahat dan ‘urf. Nuris Journal of Education and Islamic Studies, 5(1), 57–70.
Dahnia, W., Baidar, B., & Gusnita, W. (2021). Makanan adat manjapuik marapulai pada acara perkawinan di Nagari Mungka Kecamatan Mungka Kabupaten Lima Puluh Kota. Journal of Home Economics and Tourism, 15(2), 439195.
Esten, M. (1993). Minangkabau tradisi dan perubahan. Angkasa Raya.
Geertz, C. (1992). Tafsir kebudayaan. Kanisius.
Ilham, R., & Syarif, W. (2023). Traditional range of maanta marapulai in Jorong Pauh, Matur District, Agam District. Jurnal Pendidikan Tata Boga dan Teknologi, 4(1), 31–35.
Sumarto, S. (2018). Budaya, pemahaman dan penerapannya: "Aspek sistem religi, bahasa, pengetahuan, sosial, kesenian dan teknologi". Jurnal Literasiologi, 1(2), 16–16.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Azizah Panduwinata, Febri Yulika

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
- Authors certify that the work reported here has not been published before and contains no materials the publication of which would violate any copyright or other personal or proprietary right of any person or entity.
- Authors dont transfer or license the copyright of publishing to JERUMI: Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Research to publish the article in any media format, to share, to disseminate, to index, and to maximize the impact of the article in any databases.
- Authors hereby dont agree to transfer a copyright for publishing to JERUMI: Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary a Publisher of the manuscript.
- Authors reserve the following:
- all proprietary rights other than copyright such as patent rights;
- the right to use all or part of this article in future works of our own such as in books and lectures;
- use for presentation in a meeting or conference and distributing copies to attendees;
- use for internal training by author's company;
- distribution to colleagues for their research use;
- use in a subsequent compilation of the author's works;
- inclusion in a thesis or dissertation;
- reuse of portions or extracts from the article in other works (with full acknowledgement of final article);
- preparation of derivative works (other than commercial purposes) (with full acknowledgement of final article); and
- voluntary posting on open web sites operated by author or author’s institution for scholarly purposes, but it should follow the open access license of Creative Common CC BY-NC License.












