Strategi Peningkatan Kemampuan Satgas Pamtas TNI AD dalam Rangka Menjaga Kedaulatan Wilayah Perbatasan Indonesia – Timor Leste

Authors

  • I Wayan Suartha Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Indonesia
  • Eko Setijo Pudjiantoro Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Indonesia
  • Almuchalif Suryo Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/jerumi.v4i2.9040

Keywords:

Strategi, Satgas Pamtas, Kemampuan, Kedaulatan

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kompleksitas pengamanan wilayah perbatasan Indonesia–Timor Leste yang dihadapkan pada kondisi geografis, keterbatasan sarana prasarana, pelintas batas ilegal, penyelundupan, serta dinamika sosial masyarakat perbatasan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi aktual kemampuan Satgas Pamtas TNI AD, mengidentifikasi faktor kendala, serta merumuskan strategi peningkatan kemampuan dalam menjaga kedaulatan wilayah perbatasan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan desain studi kasus. Penelitian dilaksanakan di wilayah perbatasan darat Indonesia–Timor Leste dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara terhadap informan kunci, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan Satgas Pamtas secara umum cukup baik, tetapi belum optimal akibat keterbatasan personel, sarana prasarana, komunikasi, teknologi pengawasan, kondisi geografis, dan koordinasi lintas instansi. Strategi peningkatan dilakukan melalui penguatan personel, latihan pratugas, optimalisasi operasi, pemanfaatan teknologi pengawasan, koordinasi lintas instansi, dan pemberdayaan masyarakat perbatasan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adiwisuda, B. (2025). TNI dan penanganan kejahatan transnasional: Studi kasus di perbatasan Indonesia-Timor Leste. Diplomacy and Global Security Journal: Jurnal Mahasiswa Magister Hubungan Internasional, 2(2). https://doi.org/10.36859/dgsj.v2i2.4578

Arvanti, A., Setiawan, B., Syamsunasir, & Widodo, P. (2023). Dynamics of border conflict resolution between Indonesia-Timor Leste. International Journal of Humanities Education and Social Sciences, 3(1). https://doi.org/10.55227/ijhess.v3i1.579

Atikawati, D., Harahab, N., Caesar, N. R., Puspitawati, D., Muflihulafi, D. A., Supriyadi, Wardana, N. K., Hakim, A. I., Fathah, A. L., Putri, B. M., Isdianto, A., Maskan, M., & Utaminingsih, A. (2024). Political and ideological vulnerabilities in Indonesia's border with Timor-Leste to support state resilience and security: A study on Belu and Malaka Regencies. International Journal of Sustainable Development and Planning, 19(6). https://doi.org/10.18280/ijsdp.190630

Djong, S. S., & Damayanti, A. (2023). The roles of Atambua Customs and challenges in dealing with garment smuggling in Indonesia-Timor Leste border area. International Journal of Scientific Research and Management, 11(1), 1343–1357. https://doi.org/10.18535/ijsrm/v11i01.sh02

Mahendrawati, N. L. M., Pandit, I. G. S., Sujana, I. N., Nahak, S., Soares, C. A., & Telman, A. M. (2021). Law enforcement of illegal business transaction on the border area between Indonesia and Timor Leste in a dilemma. Jurnal Hukum dan Peradilan, 10(1), 115–138. https://doi.org/10.25216/jhp.10.1.2021.115-138

Mangku, D. G. S. (2020). Implementation of Technical Sub Committee Border Demarcation and Regulation (TSC-BDR) agreement between Indonesia-Timor Leste in the resolution of the land border dispute. Jurnal IUS Kajian Hukum dan Keadilan, 8(3). https://doi.org/10.29303/ius.v8i3.800

Mangku, D. G. S., Yuliartini, N. P. R., Hartana, Kbarek, L. N., & Monteiro, S. (2025). Land border dispute resolution model in the involvement of customary leaders between Indonesia and Timor Leste in the Oecussi Enclave area. Journal of Law and Legal Reform, 6(1), 329–356. https://doi.org/10.15294/jllr.v6i1.15606

Mauk, A. D., Luan, R. T. N. P., Bano, A. E. B., Suhardjana, F. E., & Arman, Y. (2023). Strategi Pemerintah Republik Indonesia dalam penanganan masalah pelintas batas Indonesia-Timor Leste. Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(6).

Nurisnaeny, P. S., Damayanti, A., Mubaroq, S. R., & Perdana, I. A. (2025). The sovereignty and kinship challenge: Addressing Indonesia-Timor Leste border security in the post-conflict era. Jurnal Ilmu Kepolisian, 19(3), 40–58. https://doi.org/10.35879/jik.v19i3.690

Peraturan Menteri Pertahanan Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2014 tentang Kebijakan Pengamanan Wilayah Perbatasan.

Peraturan Panglima TNI Nomor Perpang/12/VII/2007 tentang Operasi Pengamanan Perbatasan.

Raharjo, S. N. I. (2016). Managing conflict through cross-border cooperation: A study at the Indonesia-Timor Leste border. Journal of Indonesian Social Sciences and Humanities, 6(1).

Rokhanyah, A., et al. (2023). Collaborative policy between Indonesia and Timor-Leste in reducing smuggling at the border area. Jurnal Pemerintahan dan Demokrasi, 3(2).

Sunyowati, D., Ariadhi, P. P. P., Romadhona, M. K., & Alfadhel, A. B. B. (2023). Indonesia-Timor Leste maritime boundaries on exclusive economic zone: Equitable principle. Lex Scientia Law Review, 7(1), 347–372. https://doi.org/10.15294/lesrev.v7i1.66126

Sutaji, S., Lazuardi, R., & Bandur, A. (2022). Analisis penggunaan teknologi pesawat tanpa awak dalam mendukung operasi pengamanan di wilayah perbatasan darat RI-RDTL. Jurnal Teknologi, 14(1).

Tampubolon, D., et al. (2024). Pengamanan perbatasan Indonesia-Timor Leste dalam perspektif pertahanan dan keamanan negara. Nusantara: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 11(1).

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2025 tentang Tentara Nasional Indonesia.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2008 tentang Wilayah Negara.

Downloads

Published

2026-08-26

How to Cite

I Wayan Suartha, Eko Setijo Pudjiantoro, & Almuchalif Suryo. (2026). Strategi Peningkatan Kemampuan Satgas Pamtas TNI AD dalam Rangka Menjaga Kedaulatan Wilayah Perbatasan Indonesia – Timor Leste. Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary, 4(2), 327–336. https://doi.org/10.57235/jerumi.v4i2.9040

Citation Check