Negoisasi Peran Gender pada Pasangan Suami Istri dalam Mewujudkan Keberfungsian Sosial di Desa Purba Manalu

Authors

  • Rami Santia Purba Universitas Sumatera Utara, Indonesia
  • Berlianti Universitas Sumatera Utara, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/jerumi.v4i2.9347

Keywords:

Negosiasi peran gender, Pasangan suami istri bekerja, Keberfungsian sosial, Batak Toba. Dalihan Na Tolu

Abstract

Pasangan suami istri yang sama-sama bekerja menghadapi tuntutan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi sekaligus menjalankan tanggung jawab domestik dan pengasuhan anak. Di Desa Purba Manalu, dinamika tersebut berlangsung dalam konteks budaya Batak Toba yang bercorak patrilineal. Penelitian ini bertujuan memahami mekanisme negosiasi peran gender dan implikasinya terhadap keberfungsian sosial keluarga. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan satu informan kunci (tokoh adat), lima pasangan suami istri bekerja, dua anak sebagai informan tambahan, serta dokumentasi; data dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan serta verifikasi. Temuan menunjukkan bahwa Dalihan Na Tolu membentuk ekspektasi peran yang berbeda bagi suami dan istri, sementara filosofi Anakkon hi do hamoraon di au memberi legitimasi kultural bagi istri untuk bekerja demi masa depan anak. Negosiasi berlangsung melalui doing gender, strategic compliance, serta komunikasi dan kompromi. Keterlibatan kedua pasangan dalam aktivitas produktif mendukung stabilitas ekonomi, pemenuhan pendidikan dan pengasuhan anak, afeksi, serta resiliensi keluarga. Namun, pembagian kerja domestik belum sepenuhnya setara dan dipengaruhi ideologi gender serta fleksibilitas waktu kerja. Penelitian selanjutnya dapat membandingkan keluarga dengan kondisi pekerjaan dan dukungan kekerabatan yang berbeda.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Athmainnah, S. (2015). Relasi gender pasangan suami-istri bekerja berdasarkan pengelolaan penghasilan dan pembagian kerja domestik (Studi di Dusun Mlangi-Gamping-Sleman) [Tesis magister, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta].

Coltrane, S. (2000). Research on household labor: Modeling and measuring the social embeddedness of routine family work. Journal of Marriage and Family, 62(4).

Dewi, M. I., & Hayat, N. (2023). Upaya mewujudkan kesetaraan gender dalam keluarga (Studi kasus pada pasangan suami istri pekerja). Jurnal Pendidikan Sosiologi, 6(1).

Fauziah, H., Roem, E. R., & Asmawi. (2023). Relasi gender suami istri yang bekerja (Studi kasus pada keluarga pekerja di Transmart Padang).

Firmando, H. B. (2021). Potret pengarusutamaan gender dalam kehidupan keluarga Batak Toba di Tapanuli Utara. Jurnal Ilmiah Sosiologi Agama (JISA), 4(1), 1–20.

Greenstein, T. N. (1996). Husbands’ participation in domestic labor: Interactive effects of wives’ and husbands’ gender ideologies. Journal of Marriage and Family, 58(3).

Haloho, O. (2022). Konsep berpikir suku Batak Toba: Anakkon Hi Do Hamoraon di Au. Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya, 8(3), 747–752.

Harianja, R. F., & Sudrajat, A. (2021). The local wisdom of Batak Toba through the philosophy of Dalihan Na Tolu in a kinship environment. Budapest International Research and Critics in Linguistics and Education (BirLE) Journal, 4(2).

Komter, A. (1989). Hidden power in marriage. Gender & Society, 3(2).

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Oakley, A. (1972). Sex, gender and society. Temple Smith.

Suharto, E. (2009). Membangun masyarakat memberdayakan rakyat: Kajian strategis pembangunan kesejahteraan sosial dan pekerjaan sosial (Edisi ke-3). PT Refika Aditama.

West, C., & Zimmerman, D. H. (1987). Doing gender. Gender & Society, 1(2), 125–151.

Zastrow, C. H. (2010). Introduction to social work and social welfare: Empowering people (10th ed.). Brooks/Cole Cengage Learning.

Downloads

Published

2026-10-29

How to Cite

Rami Santia Purba, & Berlianti. (2026). Negoisasi Peran Gender pada Pasangan Suami Istri dalam Mewujudkan Keberfungsian Sosial di Desa Purba Manalu. Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary, 4(2), 444–449. https://doi.org/10.57235/jerumi.v4i2.9347

Citation Check