(2) Dhea Amalia
(3) Azwa Khalisa Nasution
(4) Husna Husna
(5) Nailah Faizah S Rambe
(6) Muhammad Ripai
(7) Putri Anggini
(8) Putri Alicya Zafira
(9) Rosmawaty Harahap
(10) Hidayat Herman
*corresponding author
AbstractArtikel ini mengkaji akuisisi bahasa bilingual (Bahasa Indonesia dan bahasa daerah) pada anak usia dini di Indonesia, dengan fokus pada tantangan pelestarian bahasa lokal di tengah pengaruh era digital dan strategi untuk mendukung keberlanjutan linguistik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka untuk mengeksplorasi dinamika proses akuisisi bahasa, mempertimbangkan konteks sosial, budaya, dan teknologi yang memengaruhi perkembangan bahasa anak. Analisis tematik diterapkan pada data dari jurnal akademik, laporan penelitian, dan artikel terkait multilingualisme untuk mengidentifikasi tantangan utama, seperti dominasi konten digital berbahasa asing, kurangnya sumber daya pendidikan berbasis bahasa daerah, dan risiko bilingualisme subtraktif yang melemahkan penguasaan bahasa lokal. Penelitian ini juga menganalisis strategi pelestarian, seperti pengembangan aplikasi edukasi berbahasa daerah, integrasi bahasa lokal dalam kurikulum digital, dan promosi konten media sosial yang mendukung transmisi antargenerasi. Tujuannya adalah memahami bagaimana faktor-faktor tersebut membentuk kemampuan bilingual anak serta memberikan rekomendasi praktis untuk kebijakan pendidikan dan inisiatif pelestarian bahasa. Hasil penelitian diharapkan dapat memperkaya wawasan tentang pentingnya menjaga keragaman linguistik di Indonesia, sekaligus menawarkan solusi inovatif untuk mengatasi tantangan digitalisasi melalui pendekatan teknologi yang inklusif. KeywordsAkuisisi bahasa bilingual, bahasa daerah, pelestarian bahasa lokal, era digital
|
DOIhttps://doi.org/10.57235/jetbus.v2i2.7192 |
Article metrics10.57235/jetbus.v2i2.7192 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Amelia, E., Widari, I., & Pancaningrum, E. (2024). Analisis Perkembangan Bahasa Indonesia di Era Digital. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(2), 45-60.
Dzakiyah, N. (2025). Bahasa Daerah di Ambang Kepunahan: Dampak Digital pada Anak Usia Dini. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 11(1), 112-130.
Fitriana, T. R., & Yusuf, M. (2024). Scaffolding dalam pengembangan bahasa anak usia dini bilingual. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(2), 1-14.
Fitriana, T. R., & Yusuf, M. (2024). Scaffolding dalam Pengembangan Bahasa Anak Usia Dini Bilingual. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(2), 1-14.
Handayani, A. W., Chandra, A., & Sulianto, J. (2025). Pengaruh media flashcard dalam perkembangan bahasa daerah anak usia dini. Jurnal PG-PAUD Trunojoyo, 11(2), 147-157.
Handayani, A. W., Chandra, A., & Sulianto, J. (2025). Pengaruh Media Flashcard dalam Perkembangan Bahasa Daerah Anak Usia Dini. Jurnal PG-PAUD Trunojoyo, 11(2), 147-157.
Hidayat, U. (2025). Program Sarigabah (Satu Hari Tiga Bahasa) sebagai upaya pelestarian bahasa daerah. Ghancaran: Jurnal Pendidikan Islam, 5(1), 45-60.
Hidayat, U. (2025). Program Sarigabah (Satu Hari Tiga Bahasa) sebagai Upaya Pelestarian Bahasa Daerah. Ghancaran: Jurnal Pendidikan Islam, 5(1), 45-60.
Insani, N., Qosyasih, N. N. S., & Amirullah, Z. (2024). Manfaat, Tantangan dan Strategi Pada Anak Bilingual di Sekolah Bilingual Indonesia. UkaZh: Jurnal Pendidikan Guru Raudhatul Athfal, 3(1), 78-95.
Lestari, A. P. (2024). Strategies for the sustainability of local languages in Indonesia. PJoLL: Journal of Local Languages, 3(1), 112-130.
Lestari, A. P. (2024). Strategies for the Sustainability of Local Languages in Indonesia. PJoLL: Journal of Local Languages, 3(1), 112-130.
Pratiwi, R., et al. (2025). Lost in translation: Early digital English exposure and the delay of Bahasa Indonesia acquisition in young learners. Journal of Language and Education, 11(3), 200-215.
Pratiwi, R., et al. (2025). Lost in Translation: Early Digital English Exposure and the Delay of Bahasa Indonesia Acquisition in Young Learners. Journal of Language and Education, 11(3), 200-215.
Rahman, A., & Wijaya, S. (2024). Technology and language revitalization in Indonesia: A literature review of digital tools for preserving endangered languages. International Journal of Linguistics Studies, 4(2), 78-95.
Rahman, A., & Wijaya, S. (2024). Technology and Language Revitalization in Indonesia: A Literature Review of Digital Tools for Preserving Endangered Languages. International Journal of Linguistics Studies, 4(2), 78-95.
Rahmaniar, S., Jannah, R., & Depalina, S. (2025). Kajian Literatur Sistematis: Faktor-faktor yang Mempengaruhi Perkembangan Bahasa pada Anak Bilingual Usia Dini. Jurnal Studi Ekonomi, STKIP DDI Pinrang, 4(1), 1-20.
Rumita, E., Fatmawati, N. M., & Hayati, M. (2025). Eksistensi Pembelajaran Bahasa Jawa di Era Revolusi Industri 5.0. Sabdasastra: Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa, UNS, 10(1), 50-65.
Sari, M., & Nuria, R. (2024). Bilingualism in Indonesian children's language acquisition: Semantic development in early childhood. Dunia Anak: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(1), 1-15.
Sari, M., & Nuria, R. (2024). Bilingualism in Indonesian Children's Language Acquisition: Semantic Development in Early Childhood. Dunia Anak: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(1), 1-15.
Susanto, H. (2024). Contemporary translingual English language policy and practice in Indonesia. Cogent Arts & Humanities, 11(1), 1-20.
Susanto, H. (2024). Contemporary Translingual English Language Policy and Practice in Indonesia. Cogent Arts & Humanities, 11(1), 1-20.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Taufik Kusuma Panjaitan, Dhea Amalia, Azwa Khalisa Nasution, Husna Husna, Nailah Faizah S Rambe, Muhammad Ripai, Putri Anggini, Putri Alicya Zafira, Rosmawaty Harahap, Hidayat Herman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.




















Download