Pendidikan Kewarganegaraan sebagai Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi yang Berintegritas

(1) * Farrel Haganta Perangin Angin Mail (Politeknik Manufaktur Bandung, Indonesia)
(2) T Heru Nurgiansah Mail (Politeknik Manufaktur Bandung, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) berpotensi strategis sebagai wahana pendidikan karakter karena memadukan penguatan pengetahuan kewargaan, nilai-nilai Pancasila, dan praktik partisipasi demokratis. Studi ini menelaah integrasi nilai karakter dalam pembelajaran PKn, strategi pengajaran yang efektif, serta bukti dampaknya terhadap sikap/kompetensi karakter siswa dari berbagai riset akses terbuka ber-DOI. Sintesis temuan menunjukkan: (1) integrasi nilai melalui budaya kelas, kurikulum tersembunyi, dan penilaian autentik memperkuat nilai tanggung jawab, toleransi, dan integritas; (2) model berbasis masalah/proyek, pembelajaran kontekstual, dan aksi kewargaan mendorong internalisasi nilai; (3) praktik anti-korupsi sebagai domain karakter kewargaan dapat diukur dan ditingkatkan kualitasnya. Implikasi praktis mencakup desain langkah pembelajaran berjenjang (konseptualisasi–internalisasi–aktualisasi–evaluasi), dukungan iklim sekolah, dan asesmen karakter yang sahih. Temuan mempertegas posisi PKn sebagai ekosistem pembentukan karakter yang utuh dan terukur.


Keywords


Pendidikan Kewarganegaraan, Pendidikan Karakter, Pancasila, Toleransi

   

DOI

https://doi.org/10.57235/jpkp.v1i2.7038
      

Article metrics

10.57235/jpkp.v1i2.7038 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


A. Setiawan, P. Purnomo, M. Marzuki, D. S. Charismana, and A. R. B. Zaman, “The implementation of tolerance values through multicultural education program,” J. Civ. Media Kaji. Kewarganegaraan, vol. 21, no. 2, Sept. 2024, doi: 10.21831/jc.v21i2.71337.

Dr., Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta, Indonesia, suyatno@pgsd.uad.ac.id et al., “Strategy of Values Education in the Indonesian Education System,” Int. J. Instr., vol. 12, no. 1, pp. 607–624, Jan. 2019, doi: 10.29333/iji.2019.12139a.

R. Santoso, M. Murdiono, A. Muhson, and L. Nadya, “The quality of anti-corruption education in Indonesian schools: adaptation of the Servqual method,” Int. J. Eval. Res. Educ. IJERE, vol. 13, no. 4, p. 2482, Aug. 2024, doi: 10.11591/ijere.v13i4.28150.

R. Sartika, B. Maftuh, E. S. Nurdin, and D. Budimansyah, “Strengthening Students’ Responsible Character through Civic Education Learning: An Action Research in Indonesia,” Int. J. Learn. Teach. Educ. Res., vol. 23, no. 3, pp. 428–447, Mar. 2024, doi: 10.26803/ijlter.23.3.21.

Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, Indonesia, kalimaya36@yahoo.co.id, D. Saripudin, K. Komalasari, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, Indonesia, kokom@upi.edu, D. N. Anggraini, and Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, Indonesia, diana.anggraini@upi.edu, “Value-Based Digital Storytelling Learning Media to Foster Student Character,” Int. J. Instr., vol. 14, no. 2, pp. 369–384, Apr. 2021, doi: 10.29333/iji.2021.14221a.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Farrel Haganta Perangin Angin, T Heru Nurgiansah

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.