Project Kewarganegaraan: Sosialisasi Pembuatan Filtrasi Air Secara Tradisional Pada Masyarakat

Authors

  • Nabilah Hidayatun Ulviah Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Nayla Milda Auliya Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Putri Dhiyaa Uthaamih Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Sirakh Surya Jati Lingga Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Siti Asyiah Universitas Negeri Medan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/jpkp.v1i2.7227

Keywords:

air bersih, filtrasi tradisional, botol plastik bekas, masyarakat, Gang Dahlia

Abstract

Air bersih merupakan kebutuhan pokok manusia yang sangat vital bagi keberlangsungan hidup. Namun, hingga kini masih banyak daerah di Indonesia yang mengalami keterbatasan akses terhadap air bersih, salah satunya di Gang Dahlia. Air yang digunakan masyarakat di wilayah ini sebagian besar berasal dari sumur gali dan penampungan rumah tangga dengan kondisi fisik yang keruh, berbau, serta berwarna kekuningan. Melihat permasalahan tersebut, tim melakukan program sosialisasi melalui pembuatan alat filtrasi air sederhana berbahan botol plastik bekas, kerikil, pasir silika, arang kayu, sabut kelapa, dan kapas. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah observasi kualitas air warga, perakitan alat filtrasi sederhana, serta uji coba terhadap air rumah tangga. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa filtrasi tradisional mampu memberikan perubahan yang cukup signifikan terhadap kualitas fisik air. Air yang semula keruh dan berbau menjadi lebih jernih, berkurang baunya, serta tingkat kekeruhan menurun sehingga lebih layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Selain itu, masyarakat juga memperoleh wawasan mengenai pentingnya menjaga kualitas air dan memanfaatkan bahan lokal untuk meningkatkan kesehatan lingkungan. Meski demikian, filtrasi sederhana belum sepenuhnya mampu menghilangkan kontaminan biologis sehingga masyarakat tetap disarankan melakukan perebusan atau penambahan desinfektan sebelum air dikonsumsi. Dengan demikian, program ini tidak hanya memberikan solusi praktis terhadap permasalahan kualitas air, tetapi juga menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan air bersih. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh pemanfaatan teknologi sederhana berbasis potensi lokal yang dapat diterapkan secara berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ajeng, Ari Novia, and Auliya Nadesya. "Alat Pengolahan Air Baku Sederhana Dengan Sistem Filtrasi." Widyakala 6, (2019).

Broto, W., Arifan, F., & Satriyo, B. (2022). Optimalisasi Material Setempat untuk Penjernihan Air Bersih dengan Memanfaatkan Limbah Botol Plastik di Desa Sugihmanik, Kecamatan Tanggungharjo, Kabupaten Grobogan. Inisiatif: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 1-5.

Fadhilah, Muhammad, and Denai Wahyuni. "Efektivitas Penambahan Karbon Aktif Cangkang Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis) dalam Proses Filtrasi Air Sumur." Jurnal Kesehatan Komunitas 3, no. 2 (2016): 93

Sapitri, S., Aziz, D. A., & Afiatika, Y. (2024). Pengolahan Air Bersih dengan Metode Filtrasi Sederhana di RW 02 Desa Cipangeran Kecamatan Saguling. Proceedings UIN Sunan Gunung Djati Bandung, 4(5), 82-89.

Downloads

Published

2025-10-21

How to Cite

Ulviah, N. H., Auliya, N. M., Uthaamih, P. D., Lingga, S. S. J., & Asyiah, S. (2025). Project Kewarganegaraan: Sosialisasi Pembuatan Filtrasi Air Secara Tradisional Pada Masyarakat. Jurnal Pendidikan Kurikulum Dan Pembelajaran, 1(2), 60–64. https://doi.org/10.57235/jpkp.v1i2.7227

Citation Check