(2) Alda Khafifah
(3) Eveline Stephani
(4) Taestin G Siboro
(5) Nazwa Gadisa
(6) Tri Indah Prasasti
(7) Sri Ulina Br Sembiring
*corresponding author
AbstractPlagiarisme telah menjadi masalah krusial yang dapat merusak kepercayaan dan reputasi lembaga pendidikan. Makalah ini bertujuan untuk membahas permasalahan tersebut dengan mengeksplorasi risiko yang terkait dengan plagiarisme serta menguraikan strategi untuk memperkuat integritas akademik. Tujuan penelitian ini adalah menekankan tanggung jawab baik institusi maupun individu dalam mencegah praktik menulis yang tidak etis.Dengan menggunakan pendekatan tinjauan pustaka, penelitian ini menganalisis buku, jurnal, dan laporan resmi yang membahas plagiarisme serta etika ilmiah. Melalui metode ini, penelitian mengidentifikasi tidak hanya tantangan dalam menjaga keaslian karya, tetapi juga alat dan upaya edukatif yang diperlukan untuk meminimalkan plagiarisme. Temuan menunjukkan bahwa peningkatan kesadaran dan penyediaan panduan yang jelas merupakan langkah penting untuk meningkatkan kualitas penulisan akademik.Langkah efektif termasuk mengintegrasikan pelajaran tentang etika menulis ke dalam kurikulum, mendorong penggunaan perangkat lunak pendeteksi plagiarisme, serta membangun budaya yang menghargai orisinalitas dan kejujuran intelektual. Selain peraturan institusi, komitmen pribadi memiliki peran menentukan dalam memastikan karya akademik tetap autentik. Kesimpulannya, penelitian ini menekankan bahwa membangun integritas akademik membutuhkan upaya yang seimbang: institusi harus menyediakan kebijakan dan sumber daya yang mendukung, sementara individu harus tetap bertanggung jawab atas tulisan mereka. Wawasan ini dimaksudkan sebagai panduan praktis bagi universitas dan peneliti dalam mengembangkan strategi pencegahan plagiarisme yang efektif serta meningkatkan kredibilitas karya akademik secara keseluruhan. KeywordsIntegritas Akademik; Plagiarisme; Strategi Pencegahan; Etika Penulisan Akademik; Perangkat Lunak Pendeteksi Plagiarisme; Budaya Akademik
|
DOIhttps://doi.org/10.57235/jpkp.v1i2.7229 |
Article metrics10.57235/jpkp.v1i2.7229 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Grammarly. (2021). Writing tools and plagiarism detection for students.
Prasetyo, A. (2022). Pengaruh pendidikan etika akademik terhadap pemahaman mahasiswa tentang plagiarisme. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 15(2), 45–58.
Risparyanto, D. (2020). Peran teknologi dalam pencegahan plagiarisme di perguruan tinggi Indonesia. Jurnal Teknologi Pendidikan, 8(1), 22–36.
Shadiqi, M. (2019). Kebijakan institusional dan integritas akademik: Studi kasus universitas di Indonesia. Jurnal Ilmu Pendidikan, 12(3), 101–115.
Suryanto, H. (2021). Faktor individu, sosial, dan budaya dalam praktik plagiarisme mahasiswa. Jurnal Pendidikan Tinggi, 9(4), 67–80.
Turnitin. (2021). Plagiarism prevention and academic integrity resources. Retrieved from
Universitas Indonesia. (2020). Pedoman etika akademik dan pencegahan plagiarisme. Jakarta: Universitas Indonesia Press
Wibowo, T. (2012). Integrasi pendidikan etika dalam kurikulum: Membentuk budaya kejujuran akademik. Jurnal Pendidikan Moral, 5(1), 11–25.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Arnila Pili, Alda Khafifah, Eveline Stephani, Taestin G Siboro, Nazwa Gadisa, Tri Indah Prasasti, Sri Ulina Br Sembiring

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
















Download