Pemanfaatan Daun Bangun-Bangun sebagai Galaktagog Tradisional Masyarakat Batak Toba

(1) * Celine Agustina Simorangkir Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
(2) Gresia Sinaga Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
(3) Maria Shintauli Panggabean Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
(4) Regina Anastasia Br Gultom Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
(5) Yolanda Silvana Marbun Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
(6) Findi Septiani Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
(7) Cicik Suryani Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Daun bangun-bangun (Coleus amboinicus) adalah tanaman herbal yang digunakan oleh masyarakat Batak Toba sebagai bahan pendukung kesehatan setelah melahirkan, terutama untuk meningkatkan produksi air susu ibu (ASI) secara alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tujuan penggunaan, cara pengolahan, keunggulan, manfaat sehari-hari, serta cara pengenalan daun bangun-bangun dalam tradisi Batak Toba. Penelitian dilakukan di Medan, Sumatera Utara, pada bulan September 2025, dengan metode kualitatif deskriptif-etnografis melalui wawancara semi-struktural dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan tujuan utama adalah meningkatkan produksi ASI hingga 47,4% dalam waktu 4 jam, pengolahan berupa sup tradisional, keunggulan terdapat pada kandungan fenolik dan flavonoid yang lebih tinggi dibandingkan dengan daun kemangi, manfaat rutin mencakup peningkatan kandungan mineral pada ASI dan pertumbuhan berat badan bayi, serta pengenalan secara turun-temurun sejak masa leluhur. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa daun bangun-bangun memiliki peran ganda sebagai bahan pangan fungsional dan warisan budaya yang mendukung pemberian ASI eksklusif.


Keywords


Daun Bangun-Bangun, Galaktagog, Batak Toba, ASI

   

DOI

https://doi.org/10.57235/jpkp.v1i2.7314
      

Article metrics

10.57235/jpkp.v1i2.7314 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Fitri, W., Sembiring, E., & Harianja, E. S. (2021). Penyuluhan daun bangun-bangun (Coleus amboinicus L.) sebagai anti jerawat. Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Sari Mutiara Indonesia, 2(2), 442–444.

Husna, N. (2021). Hubungan daun bangun–bangun terhadap produksi ASI pada ibu nifas di Kelurahan Seribu Dolok. Jurnal Penelitian Kebidanan & Kespro, 3(2), 38-44.

Hutajulu, T. F., & Junaidi, L. (2013). Manfaat ekstrak daun bangun-bangun (Coleus amboinicus L.) untuk meningkatkan produksi air susu induk tikus. Indonesian Journal of Industrial Research, 7(1), 15-24.

Januarti, I. B., & Putri, C. N. (2021). Pendampingan budidaya dan pengolahan nutrasetikal daun bangun-bangun untuk ibu rumah tangga. Indonesian Journal of Community Services, 3(1), 39–46.

Pane, Y. S. (2021). Potensi ekstrak daun bangun-bangun sebagai obat analgetik herbal dalam meredakan inflamasi. USU Press.

Rangkuti, J. A., & Siregar, P. R. (2023). Pengaruh konsumsi seduhan air rebusan daun bangun-bangun terhadap produksi air susu ibu (ASI) untuk ibu menyusui di Desa Batang Pane II Kecamatan Halongonan Timur. Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia, 8(2), 226–232.

Sasemar. (2021). Pengaruh pemberian daun bangun-bangun (Coleus amboinicus Lour) terhadap produksi ASI. Jurnal Kesehatan Masyarakat & Gizi, 4(2), 102-107.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Celine Agustina Simorangkir, Gresia Sinaga, Maria Shintauli Panggabean, Regina Anastasia Br Gultom, Yolanda Silvana Marbun, Findi Septiani, Cicik Suryani

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.