Kearifan Lokal Sunda Sebagai Landasan Etika Profesi Akuntan: Studi Tentang Silih Asah, Silih Asih, dan Silih Asuh

Authors

  • Putri Ayu Wulan Mentari Universitas Pasundan, Indonesia
  • Ridwan Universitas Pasundan, Indonesia
  • Ifa Hanifa Universitas Pasundan, Indonesia
  • Melynda Hendiana Universitas Pasundan, Indonesia
  • Azharin Julfianingsih Adriansyah Universitas Pasundan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/mantap.v4i2.9221

Keywords:

Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh, Etika Profesi Akuntan, Kearifan Lokal Sunda

Abstract

Nilai silih asah, silih asih, dan silih asuh merupakan bagian dari kearifan lokal Sunda yang menekankan pentingnya saling belajar, saling menghargai, dan saling membimbing dalam kehidupan bermasyarakat. Penelitian ini mengkaji relevansi ketiga nilai tersebut dalam etika profesi akuntan melalui pendekatan kualitatif deskriptif-interpretif. Data diperoleh dari 15 praktisi akuntansi dan keuangan melalui kuesioner terbuka dan dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa silih asah tercermin dalam praktik review, koreksi, dan pembelajaran profesional; silih asih terlihat dalam cara menjaga hubungan kerja secara hormat tanpa mengesampingkan objektivitas; sedangkan silih asuh diwujudkan melalui pembinaan, supervisi, dan tanggung jawab terhadap kualitas pekerjaan. Penelitian ini juga menemukan bahwa kedekatan personal dan nilai kekeluargaan dapat menimbulkan tekanan terhadap objektivitas, namun informan tetap menempatkan bukti, standar profesi, dan regulasi sebagai dasar pengambilan keputusan. Dengan demikian, Tri-Silas dapat dipahami sebagai nilai yang memperkuat pelaksanaan etika profesi akuntan, bukan sebagai pengganti kode etik profesi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aida Rakhmawati. (2020). Etika Profesi Auditor dalam Nilai Budaya Tri Hita Karana. E-Jurnal Akuntansi, 30(2).

Ajip Rosidi. (2011). Kearifan Lokal dalam Perspektif Budaya Sunda. Bandung: Kiblat Buku Utama.

Azril Mochammad Ardiansyah, et al. (2024). Implementasi “Akuntansi Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh” dan Pemaknaan Laba dalam Perspektif Budaya Sunda pada UMKM Kota Sukabumi. Jurnal Aktiva: Riset Akuntansi dan Keuangan, 6(3).

Baud, C., et al. (2021). Accounting Ethics and the Fragmentation of Value. Journal of Business Ethics, 168(2).

Bradshaw, C., et al. (2017). Employing a Qualitative Description Approach in Health Care Research. Global Qualitative Nursing Research, 4(4).

Dunn, P., & Sainty, B. (2020). Professionalism in Accounting: A Five-Factor Model of Ethical Decision-Making. Social Responsibility Journal, 16(2).

Ervani, E. (2016). Penerapan Tri Silas sebagai Metode Berbasis Cooperative Learning dalam Pembelajaran Bahasa Sunda. Skripsi. Universitas Pendidikan Indonesia.

Fauzan, D. A., & Sundawa, D. (2026). Filsafat Pancasila dalam Cermin Nilai Filosofis Sunda (Studi Hermeneutik tentang Silih Asih, Silih Asah, Silih Asuh dalam Pendidikan). Jurnal Filsafat Indonesia, 9(1).

Ikatan Akuntan Indonesia. (2025). Kode Etik Akuntan Indonesia 2025. Jakarta: Ikatan Akuntan Indonesia.

Ikatan Akuntan Indonesia. (2025). Prinsip Dasar Etika. Modul CA Pelaporan Korporat.

Jeremy M. Vinson, et al. (2020). Ethical Relativism in Accounting: A Cross-Cultural Examination of the Influence of Culture and Risk Taking Propensity on Ethical Decision-Making. Journal of International Accounting, Auditing and Taxation, 41(2).

Muhammad Aras Prabowo, et al. (2025). Implementation of Accountant Ethics in Sundanese Cultural Perspective. Innovation Business Management and Accounting Journal, 4(3).

Muhammad Fakhri Alhafizh, et al. (2021). Kaitan Silih Asih, Silih Asah, dan Silih Asuh dengan Sila ke-3 Pancasila sebagai Ideologi Negara dan Falsafah Negara. Jurnal Kewarganegaraan, 5(2).

Nguyen, L. A., et al. (2022). The Influence of Organisational Culture on Corporate Accountants’ Ethical Judgement and Ethical Intention in Vietnam. Accounting, Auditing & Accountability Journal, 35(2).

Owusu, G. M. Y., & Korankye, G. (2023). The State of Ethical Decision-Making Research in Accounting: A Retrospective Assessment from 1987 to 2022. Business Ethics, the Environment & Responsibility, 32(3).

Saputra, G. B., et al. (2026). Pengimplementasian Konsep Kepasundanan: Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh dalam Konstruksi Akuntabilitas pada NTT DATA, Inc. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(4).

Suryalaga, et al. (2021). Kaitan Silih Asih, Silih Asah, dan Silih Asuh dengan Sila ke-3 Pancasila sebagai Ideologi Negara dan Falsafah Negara. Jurnal Kewarganegaraan, 5(2).

Downloads

Published

2026-09-28

How to Cite

Putri Ayu Wulan Mentari, Ridwan, Ifa Hanifa, Melynda Hendiana, & Azharin Julfianingsih Adriansyah. (2026). Kearifan Lokal Sunda Sebagai Landasan Etika Profesi Akuntan: Studi Tentang Silih Asah, Silih Asih, dan Silih Asuh. Journal of Management Accounting, Tax and Production, 4(2), 452–467. https://doi.org/10.57235/mantap.v4i2.9221

Citation Check