Pengaruh Inklusi Keuangan, Inflasi, dan Net Ekspor Terhadap Ketimpangan Wilayah Provinsi di Pulau Sumatera

Authors

  • Febyola Universitas Jambi, Indonesia
  • Rahma Nurjanah Universitas Jambi, Indonesia
  • Yohanes Vyn Amzar Universitas Jambi, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/mantap.v4i2.9240

Keywords:

Inklusi Keuangan, Inflasi, Net Ekspor, Ketimpangan Wilayah

Abstract

Inklusi keuangan, inflasi, dan net ekspor merupakan faktor ekonomi yang diduga memengaruhi tingkat ketimpangan wilayah antarprovinsi di Pulau Sumatera. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan inklusi keuangan, inflasi, net ekspor, dan ketimpangan wilayah serta menganalisis pengaruh inklusi keuangan, inflasi, dan net ekspor terhadap ketimpangan wilayah provinsi di Pulau Sumatera. Penelitian ini menggunakan data sekunder dengan metode analisis deskriptif dan analisis kuantitatif melalui regresi data panel menggunakan EViews 12. Data penelitian terdiri atas 10 provinsi di Pulau Sumatera selama periode 2020–2024 dengan 50 observasi yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan publikasi resmi lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inklusi keuangan cenderung meningkat, sedangkan inflasi, net ekspor, dan ketimpangan wilayah mengalami perkembangan yang berfluktuasi antarprovinsi. Berdasarkan hasil regresi data panel dengan Random Effect Model (REM), inflasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketimpangan wilayah dengan probabilitas 0,0005, inklusi keuangan berpengaruh negatif dan signifikan dengan probabilitas 0,0240, sedangkan net ekspor tidak berpengaruh signifikan dengan probabilitas 0,5075. Secara simultan, inklusi keuangan, inflasi, dan net ekspor berpengaruh signifikan terhadap ketimpangan wilayah dengan nilai Prob(F-statistic) sebesar 0,027590

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aba, F. X. L. (2025). Pengantar Ekonomi Makro Teori dan Pembahasan. Ponorogo: Uwais Inspirasi Indonesia.

Aldi, S., Malik, A., dan Rahman, T. (2025). Macroeconomic Interaction and Regional Development Inequality: an Empirical Study of South Sumatra From an Islamic Economic Perspective. Indonesian Journal of Islamic Economics and Finance, 5(2), 389–406.

Alfidhatun, S., dan Al Faqih, N. I. H. (2025). Pengaruh Produk Domestik Regional Bruto Sektoral, Inflasi, dan Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Ketimpangan Pendapatan di Pulau Jawa. Journal of Management, Economics, and Entrepreneur, 4(01), 1-25.

Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah. (2024). Analisis Indeks Williamson Provinsi Jawa Tengah 2019–2023. Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah.

Barqu, D. A. A. (2024). Pengaruh Dana Perimbangan, Investasi, dan Net Ekspor Terhadap Ketimpangan di Provinsi Sumatera Bagian Selatan (Doctoral dissertation, Universitas Bangka Belitung).

Fakhrulrizqi, M. R., dan Nuraulia, S. (2025). Perspektif Inklusi Keuangan Provinsi Sumatera Utara Terhadap Pertumbuhan Ekonomi, Ketimpangan Pendapatan, Dan Kemiskinan: Pendekatan Spasial Pada 34 Provinsi Di Indonesia. Journal of Analytical Research, Statistics and Computation, 4 (1), 25-40

Holle, H. M., dan Kamaruddin, O. (2022). Inklusi Keuangan Lembaga Keuangan Mikro di Indonesia. Duta Media Publishing. Jawa Timur.

Kurniawan, M. S., dan Vaulina, N. (2022). Buku Referensi Teori dan Praktik Inklusi dan Literasi Keuangan. Purbalingga: Eureka Media Aksara.

Nasution, M. R. (2025). Analisis Pengaruh Ekspor, Impor, Inflasi dan Total Populasi Terhadap Ketimpangan Pendapatan di 6 Negara Asean Pada Tahun 2007-2023 (Doctoral dissertation, Universitas Islam Indonesia).

Nguyen, C. P., dan Su, T. D. (2022). Export dynamics and income inequality: New evidence on export quality. Social Indicators Research, 16(3), 1063–1113.

Omar, M. A., dan Inaba, K. (2020). Does financial inclusion reduce poverty and income inequality in developing countries? A panel data analysis. Journal of economic structures, 9(1), 1 - 25.

Purba, Bonaraja., dkk. (2021). Ekonomi Pembangunan. Medan: Yayasan Kita Menulis.

Putra, I. M. (2023). Pengembangan Wilayah. Medan: CV. Prokreatif.

Putri, M. G., Sadali, A., dan Rusyida, W. Y. (2025). Implementasi Inklusi Keuangan Melalui Lembaga Keuangan Syariah bagi Pengembang UMKM. Sahmiyya: Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 2 (1), 379-387.

Rohmadiani, L. D., dan Hidayah, W. E. (2025). Perencanaan wilayah: Teori dan konsep. Pasaman Barat: Azka Pustaka.

Pramaswara, M. A., dan Athoillah, M. (2023). Pengaruh Inklusi Keuangan di Era Ekonomi Digital Dalam Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi. Journal of Development Economic and Social Studies, 2(1), 205-221.

Siwijayanti, L., Mulyana, A., Istikomah., Sitanini, A., Nurmilah, R., Nurhayati., Mulyati, A. S., Ramdan, A. M., Rahmasuciana, D. Y., Satar, M., dan Maulana, D. Y. (2024). Ekspor Impro. Bandung: Widina Media Utama.

Suparmono. (2018). Pengantar Ekonomi Makro. Yogyakarta: Unit Penerbit dan Percetakan.

Venia, V., dan Ajija, SR (2024). Pengaruh Inklusi Keuangan terhadap Ketidaksetaraan Pendapatan di Jawa Timur. Jurnal Ekonomi Jawa Timur , 8 (1), 131-150.

Wahyuni, E. S., Miswan, M., Sukaesih, U., Syaiful, M., Woyanti, N., Hatta, M., Widiana, I. N. M., Gugat, R. M. D., dan Atmaja, U. (2025). Pengantar Ekonomi. Padang: Get Press Indonesia.

Zuhdi, Z. (2020). Pengaruh Inklusi Keuangan Syariah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi, Kemiskinan, dan Ketimpangan di Indonesia Periode Tahun 2016–2019. Disertasi Doktor, Universitas Brawijaya.

Downloads

Published

2026-09-28

How to Cite

Febyola, Rahma Nurjanah, & Yohanes Vyn Amzar. (2026). Pengaruh Inklusi Keuangan, Inflasi, dan Net Ekspor Terhadap Ketimpangan Wilayah Provinsi di Pulau Sumatera. Journal of Management Accounting, Tax and Production, 4(2), 476–490. https://doi.org/10.57235/mantap.v4i2.9240

Citation Check