(2) Fatah Wirayuda
*corresponding author
AbstractIndonesia sebagai negara yang dikenal dengan nilai-nilai sosial yang tinggi kini mulai tergerus oleh perubahan zaman. Hal ini perlu diperhatikan karena nilai-nilai sosial juga termasuk sebagai cerminan nilai budaya masyarakat. Hal ini masih bisa diatasi dengan upaya penguatan nilai-nilai sosial melalui kegiatan pengabdian masyarakat, khususnya KKN (Kuliah Kerja Nyata) Mandiri. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai sosial masyarakat di desa Desa Partoruan Lomban Lobu, Kecamatan Bonatua Lunasi, Kabupaten Toba melalui gotong royong dan pemberdayaan masyarakat. Kegiatan ini melibatkan masyarakat desa dan mahasiswa. Kegiatan dilakukan selama 14 hari mulai tanggal 1— 15 September 2025 dengan menerapkan metode Participatory Action Research (PAR) untuk menekankan kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat. Hasil menunjukkan bahwa melalui kegiatan KKN, masyarakat berhasil meningkatkan partisipasi sosial dan nilai gotong royong, meningkatkan kapasitas masyarakat, serta meningkatkan dampak positif sosial dan keagamaan. Selain itu, mahasiswa berperan aktif dalam pencapaian tersebut sebagai fasilitator dan pendamping dalam melaksanakan rangkaian kegiatan penguatan nilai-nilai sosial masyarakat setempat. KeywordsNilai-Nilai Sosial, Gotong Royong, Pemberdayaan Masyarakat, Pengabdian Masyarakat
|
DOIhttps://doi.org/10.57235/motekar.v3i2.7373 |
Article metrics10.57235/motekar.v3i2.7373 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Amanda, T., & Ihsan, I. (2022). Eksistensi Nilai Sosial Budaya Dalam Menumbuhkan Karakter Masyarakat Kampung Tanah Tinggi. Pendekar : Jurnal Pendidikan Berkarakter, 5(2), 50-55. doi:https://doi.org/10.31764/pendekar.v5i2.9128
Aulia, N., Simbolon, K. O., Zahra, A. N., Winandar, D. P., Hidayat, Z. F., & Fitria, R. (2025). Gotong Royong di Desa Lagadar: Membangun Kebersamaan dengan Nilai Pancasila. Jurnal Pendidikan Non formal, 2(4), 1-10. doi:https://doi.org/10.47134/jpn.v2i4.1712
Jagi, K. (2024). Peran Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Dalam Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Di Kelurahan Penkase Oeleta Kecamatan Alak Kota Kupang. Jurnal Administrasi Terapan, 3(1), 55-61. doi:https://doi.org/10.31959/jat.v3i1.2362
Kemmis, S., & McTaggart, R. (2005). Participatory Action Research: Communicative Action and the Public Sphere. In N. K. Denzin, & Y. S. Lincoln, The SAGE Handbook of Qualitative Research (pp. 559-603). Sage Publications Ltd.
Krisdiyansah, Y., Mulyana, A., & Sugiyono, S. (2022). Degradasi Fungsi-Fungsi Pendidikan Dalam Pewarisan dan Perubahan Nilai-nilai Sosial dan Budaya. Tanzhimuna: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 2(1), 115–130. doi:https://doi.org/10.54213/tanzhimuna.v2i1.152
Pakpahan, H. T., Kurniasih, S., Heryadi, Y., Fauziah, A., Eka, A. P., Tahir, M. I., . . . Budaraga, I. K. (2024). Konsep Pemberdayaan Masyarakat. Padang: CV. HEI PUBLISHING INDONESIA.
Putri, A. K., Salsabila, A., & Prabayunita, A. (2023). Memudarnya Nilai-nilai Gotong Royong pada Era Globalisasi. Indigenous Knowledge, 96-103.
Siswadi, S., & Syaifuddin, A. (2024). enelitian Tindakan Partisipatif Metode PAR (Participatory Action Research): Tantangan dan Peluang dalam Pemberdayaan Komunitas. Ummul Qura: Jurnal Institut Pesantren Sunan Drajat (INSUD) Lamongan, 19(2), 111-125. doi:https://doi.org/10.55352/uq
Sutrisno, S., Amelyadi, A., Wahyuni, T., Almumtahanah, A., & Ronas, M. R. (2025). Care for Society: Usaha Menanamkan Nilai-Nilai Gotong Royong pada Masyarakat Tionghoa. Abdimas Awang Long, 8(2), 184-190. doi:https://doi.org/10.56301/awal.v8i2.1559
Widiawati, R., & Ansori, Y. Z. (2023). Pentingnya Nilai-Nilai Sosial Dan Perilaku Sosial Pada Siswa. Jurnal Ilmiah Pendidik Indonesia, 2(1), 27-34. doi: https://doi.org/10.56916/jipi.v2i1.313
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Arya Wangsa Tyrta, Fatah Wirayuda

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.












.png)
.png)






Download