Case Study of the Merger of Military Airports in Commercial Aviation at Jenderal Ahmad Yani International Airport Semarang
Keywords:
Military Airport, Commercial Aviation, General Ahmad Yani International AirportAbstract
The purpose of this research is to find out what are the impacts experienced in the implementation of commercial flights at the Military Airport at General Ahmad Yani International Airport Semarang and to find out the strategy of merging Military Airports in commercial flight activities at General Ahmad Yani International Airport Semarang. This type of research is using qualitative research. Data collection instruments through observation, interviews and documentation. The results of the study stated that in the application of the rules regarding the use of military airports in commercial flights at General Ahmad Yani International Airport, Semarang, there was no significant impact on commercial flights because the operational activities of the two parties were carried out in different building locations but still using the same runway. The same.
References
Abud Zakaria Abdillah, 2021. Implikasi Hukum Jatuhnya Penerbangan Udara Militer Terhadap Masyarakat Sipil DI Negara Indonesia. Universitas Muhamadiyah Luwuk
Adisasmita, Sakti Adji. 2014. Tatanan Bandar Udara Nasional. Yogyakarta: GrahaIlmu.
Anjani, Nadya Putri, Utami C. Santi Muji, 2020. Pangkalan Udara Adi Sutjipto Yogyakarta: Perkembangan Fungsi Lapangan Udara Dari Militer Menjadi Penerbangan Sipil Tahun 1964-2004. Universitas Negeri Semarang.
Arum Berlian Tyasotyaning, 2014. Kerjasama PT. Angkasa Pura I Dengan TNI AU Adisutjipto Terhadap Pengoperasioan Pangkalan Udara Adisutipto Untuk Kepentingan Penerbangan Militer Dan Sipil. Universitas Gajah Mada
Faizah, Hayati, 2012 Dari pangkalan udara militer hingga bandar udara sipil: Perkembangan fungsi Lapangan Udara Abdulrachman Saleh Malang (1952-2011). Universitas Negeri Malang
Jorry S. Koloay.2018. Kerjasama Sipil-Militer dalam Pengelolaan Sistem Keamanaan di Bandara Internasional Eltari Kupang. Universitas Pertahanan republic Indonesia.
Kurniawan, Dadan Adi. 2016. “Melihat Angkasa Indonesia: Komersialisasi Kawasan Pangkalan Udara Adi Soemarmo Tahun 1974-2011. Universitas Gajah Mada
Lilian Megawati, 2022. Pengaruh Kerjasama Sipil-Militer Terhadap Pengelolaan Sistem Keamanan Di Bandar Udara El Tari Kupang. Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan Yogyakarta.
Moloeng, 2016. Metode Penelitian Kualitatif Deskriptif eprints. uny.ac.id
Pratama, Garry Gumelar, 2019. Aspek Pelestarian Lingkungan Hidup Dalam Praktik Penggabungan Bandar Udara Militer-Sipil (Civil Enclave) Indonesia.Universitas Negeri Malang
puspenerbad.tni-ad.mil.id diakses pada 1 Febriari 2023 pukul 18:40
Putra, Gilang Trio Lestari, Witri Ayu, Arti, Endang Sugih, 2020. Pengaruh Aktivitas Penerbangan Militer Terhadap Decision Making personil Air Traffic Controler Pada Unit Approach Di Perum LPPNPI Cabang Pekanbaru.Politeknik Penerbangan Indonesia.
Rani Oktaviani lety, Ekawati Ekawati, Kurniawan Bina, 2016. Analisis Kepatuhan Crew Pesawat Militer Terhadap Prosedur Keselamatan Penerbangan Di Pusat Penerbangan Semarang. Universitas Diponegoro
Setyo, Lestari Nur, 2015.Pengaruh Total Penerbangan Militer terhadap On Time Performance Penerbangan Pesawat Komersial Di Bandar Udara Internasional Adi Soemarmo Surakarta Periode Mei 2014 – April 2015. Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan Yogyakarta.
Sihombing, Yonesthon Austhin, 2012. Studi perencanaan pengalihan fungsi Bandar Udara Abdulrahcman Saleh dari Bandar Udara Militer ke Bandar Udara Komersial (ditinjau dari Runway, Taxiway, dan Apron). Universitas Merdeka Malang.
Sugiyono, 2015. Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Bandung:Alfabeta
Sugiyono. 2016. Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D). Bandung: Alfabeta.
Undang-Undang No.1 Tahun 2009 Tentang Penerbangan dan PM.69 Tahun 2013 Tentang Tatanan Kebandarudaraan Nasional e-journal.uajy.ac.id.
Undang-Undang Nomer 1 Tahun 2009 Tentang Penerbangan
Wasino Dkk, 2014. Sejarah Nasionalisasi Aset-Aset BUMN: Dari Perusahaan Kolonial Menuju Perusahaan Nasional. Jakarta: Kementerian Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia,
Wijaya Roni, 2022, Sinergi pangkalan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara Dan Bandar Udara Halim Perdana Kusuma Mengatasi Ancaman Militer. Universitas Pertahanan Republik Indonesia
Yudisetyo Zerry Akbar, 2016. Kewajiban Indonesia Dalam penerapan Prinsip Pembedaan (Tinjauan Keberadaan Bandar Udara Sebagai Objek Sipil Dalam Kawasan Objek Militer). Universitas Airlangga
Downloads
Published
Issue
Section
License
QISTINA: Jurnal Multididiplin Indonesia is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).