Dampak Budaya Pop Korea Terhadap Pemerolehan Bahasa Korea Sebagai Bahasa Kedua

(1) * Syarafina Harahap Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
(2) Sabrina Pramesuary Dwi Nanda Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
(3) Difa Hartati Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
(4) Yulisin Nazra Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
(5) Revayani Sagala Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
(6) Mega Kristina Purba Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
(7) Naima Azmi Hutagalung Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
(8) Puan Annisa Pane Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
(9) Nila Dwi Amalia Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
(10) Rosmawaty Harahap Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
(11) Hidayat Herman Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena meluasnya budaya pop Korea yang memengaruhi minat masyarakat, khususnya generasi muda, dalam mempelajari bahasa Korea sebagai bahasa kedua karena terpengaruh dengan hal-hal yang mereka gemari. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana budaya pop Korea melalui musik, drama, dan media sosial berkontribusi terhadap pemerolehan bahasa Korea oleh pembelajar non-penutur asli yang dikuasai sebagai bahasa kedua. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari pengisian kuisioner dan wawancara yang dilakukan kepada pelajar yang aktif mengikuti budaya pop Korea. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paparan terhadap budaya pop Korea meningkatkan motivasi, kosakata, serta kemampuan pemahaman bahasa Korea para pembelajar. Kesimpulannya, budaya pop Korea memiliki peran signifikan sebagai media pembelajaran bahasa Korea secara tidak langsung, sehingga dapat dijadikan strategi pendukung dalam proses pemerolehan bahasa kedua.


Keywords


Budaya Pop Korea, Pemerolehan Bahasa Kedua, Bahasa Korea, Motivasi Belajar

   

DOI

https://doi.org/10.57235/qistina.v4i2.7236
      

Article metrics

10.57235/qistina.v4i2.7236 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Amala, A, A., & Asteria, V, P. (2024). Problematika Budaya Komunikasi Dalam Pembelajaran Bipa Pada Pemelajar Korea Selatan: Kajian Pembelajaran Bahasa Kedua. Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 11(2),

Amalia, Y. F. & Ranggono, D. (2022). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Sikap Remaja Pada Budaya Korean Pop Di Kota Surabaya. Wacana: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi, 21(2), 299-310.

Brown, L., & Iwasaki, N. (2013). The Influence of Cross-Linguistic Effects in the Acquisition of Korean Case Particles by Japanese and English Speakers. Electronic Journal of Foreign Language Teaching, 10(2), 176–195.

Dwiyanti, N. M. F. S. dkk. (2022). Pengaruh Budaya Pop Korea Terhadap Gaya Hidup Remaja di Kota Denpasar Bali. Jurnal Cendekia Ilmiah, 2(2), 162-170.

Feruza, X. (2025). The Role Of Korean Culture In Teaching Korean Language. Formation Of Psychology And Pedagogy As Interdisciplinary Sciences, 3(36).

Hasanah, U. & Kharismawati, M. (2020). Penggunaan Budaya Pop Korea Dalam Proses Pembelajaran Bahasa Korea Bagi Mahasiswa Dengan Gaya Belajar Campuran. Jurnal Lingua Aplikata, 3(1), 10-19.

Irawan, M. Y. & Ramdani, I. S. (2023). Pengaruh Tontonan Youtube Terhadap Pemerolehan Bahasa Asing Pada Remaja Usia 16 Tahun. Jurnal Inspirasi Pendidikan, 1(1), 146-155.

Jung, N. (2021). The use of K-pop in teaching Korean language. Innovation in Language Learning: International Conference, 4(2), 711-722.

Kessler, M. dkk. (2021). Conducting a Netnography in Second Language Acquisition Research. Language Learning: a Journal Of Reserch in Language Studies, 71(4), 1122-1148.

Kim, A., & Kim, B. (2020). "Multilingualism among K-pop idols and fans' motivation to learn Korean." Journal of Applied Linguistics and Literacy, 8(1), 161-175.

Kim, H. J. & Cho, S. J. (2024). Impact of Hallyu (Korean Wave) on Language Acquisition and Cultural Identity Among Vietnamese Youth. Journal of inguistics and ommunication tudies, 3(1), 53–58.

Nurhasanah. dkk. (2024). Gaya Hidup Remaja Dalam Mengimitasi Budaya Pop Korea Melalui Televisi. Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS, 2(2), 160-166.

Pratama, B, A. dkk. (2024). Penerapan Penggunaan Bilingualisme Pada Kimbab Family Dalam Youtube. Jurnalistrendi : Jurnal Linguistik, Sastra, Dan Pendidikan, 9(2), 373-381.

Riaini, D. A. dkk. (2024). Pengaruh Budaya Populer K-Pop Terhadap Fenomena Campur Kode Dan Alih Kode Di Media Sosial. Isolek: Jurnal Pendidikan Pengajaran Bahasa Dan Sastra, 2(1), 117-125.

Riswanto, R. M. (2024). Pengaruh Media Audio-Visual Dalam Pemerolehan Bahasa Korea Bagi Orang Dewasa. Kampret Journal, 3(3), 95-100.

Sakinah, R. N. dkk. (2022). Pengaruh Positif Fenomena K-Pop Terhadap Karakter Generasi Muda Di Indonesia. Journal On Education, 5(11), 735-745.

Salma, R. dkk. (2025). Mengupas Proses Pemerolehan Bahasa Kedua Indonesia Dalam Kanal Youtube Kimbab Family. Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 5(1), 97-104.

Valenciana, C. & Pujibodojo, J. K. K. (2022). Korean Wave Fenomena Budaya Pop Korea Pada Remaja Milenial Di Indonesai. Jurnal Diversita, 8(2), 205-214.

Widyati, A. R. dkk. (2024). Fenomena Budaya Pop Korea Antara Dikalangan Remaja Di Media Sosial Twitter. Jurnal Ilmu Komunikasi, 14(2), 1-13.

Wiriajaya, G. dkk. (2025). Pergeseran Kaidah Bahasa Indonesia Dikalangan Gen Z Dan Milenial Akibat Dampak Teknologi Dan Budaya Pop. Trending: Jurnal Ekonomi Akuntansi Dan Manajemen, 3(1), 1-10.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Syarafina Harahap, Sabrina Pramesuary Dwi Nanda, Difa Hartati, Yulisin Nazra, Revayani Sagala, Mega Kristina Purba, Naima Azmi Hutagalung, Puan Annisa Pane, Nila Dwi Amalia, Rosmawaty Harahap, Hidayat Herman

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.