(2) Anwar Kurniadi
(3) Syamsunasir Syamsunasir
*corresponding author
AbstractBorobudur sebagai ikon pariwisata budaya Indonesia dan World Heritage Site UNESCO ditetapkan sebagai Destinasi Super Prioritas (DSP) dalam RPJMN 2020–2024. Berada di antara Pegunungan Menoreh dan Gunung Merapi, kawasan ini rentan terhadap gempa bumi, tanah longsor, dan paparan abu vulkanik. Kondisi tersebut menuntut pengelolaan wisata yang tidak hanya berorientasi ekonomi, tetapi juga berbasis mitigasi risiko dan pemberdayaan masyarakat lokal. Penelitian ini menelaah Kajian Risiko Bencana Kawasan Wisata Borobudur (2020) dan Rencana Penanggulangan Bencana KSPN Borobudur 2022–2027 untuk menganalisis integrasi strategi mitigasi dan partisipasi masyarakat dalam perencanaan geowisata tangguh dan berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui analisis dokumen dan spasial dengan overlay indeks bahaya, kerentanan, dan kapasitas mengacu pada Perka BNPB No. 2 Tahun 2012. Hasil menunjukkan sebagian besar destinasi memiliki risiko sedang hingga tinggi, terutama di lereng Menoreh. Upaya mitigasi telah dilakukan namun belum terintegrasi sepenuhnya dan minim pelibatan masyarakat. Penelitian ini merekomendasikan penguatan sistem peringatan dini, pelatihan kesiapsiagaan, serta pemberdayaan masyarakat melalui program Desa Wisata Tangguh Bencana untuk mewujudkan geowisata Borobudur yang aman, tangguh, dan berkelanjutan. KeywordsGeowisata, Risiko Bencana, Borobudur, Mitigasi, Pemberdayaan Masyarakat
|
DOIhttps://doi.org/10.57235/qistina.v4i2.7301 |
Article metrics10.57235/qistina.v4i2.7301 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Abegg, B., Alberts, A., Amoamo, M., Baldacchino, G., Becken, S., Berbés-Blázquez, M., ... & Goodwin, H. (2017). Tourism and resilience (Vol. 10, No. 9781780648330.0000). R. Butler (Ed.). Wallingford: Cabi.
Arintoko, A., Ahmad, A. A., Gunawan, D. S., & Supadi, S. (2020). Community-based tourism village development strategies: A case of Borobudur tourism village area, Indonesia. Geo Journal of Tourism and Geosites, 29(2), 398-413.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2020). Kajian Risiko Bencana Kawasan Wisata Borobudur. Jakarta: BNPB.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2022). Rencana Penanggulangan Bencana Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Borobudur 2022–2027. Jakarta: BNPB.
Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. (2024). Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020–2024: Destinasi Super Prioritas Pariwisata Nasional. Jakarta: Kementerian PPN/Bappenas.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Magelang. (2019). Kecamatan Borobudur Dalam Angka 2019. Magelang: BPS.
Bogdan, R., & Biklen, S. K. (1997). Qualitative research for education (Vol. 368). Boston, MA: Allyn & Bacon.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. (2021). Laporan dampak pandemi terhadap kunjungan wisatawan di destinasi super prioritas. Jakarta: Kemenparekraf RI.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. (2022). Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor 3 Tahun 2022 tentang Standar Teknis Penyelenggaraan Destinasi Pariwisata. Jakarta: Kemenparekraf RI.
Moura-Fé, M. M. de. (2015). Geoturismo: uma proposta de turismo sustentável e conservacionista para a Região Nordeste do Brasil. Sociedade & Natureza (Online), 27(1), 53–66. https://doi.org/10.1590/1982-451320150104
Murwanto, H. & Gunnell, Yanni & Suharsono, S. & Sutikno, S. & Lavigne, Franck. (2004). Borobudur Monument (Java, Indonesia) Stood by a Natural Lake: Chronostratigraphic Evidence and Historical Implications. Holocene. 14. 459-463. 10.1191/0959683604hl721rr.
Newsome, D. (2005). Geotourism (R. Dowling, Ed.) (1st ed.). Routledge. https://doi.org/10.4324/9780080455334
Presiden Republik Indonesia. (2024). Peraturan Presiden Nomor 101 Tahun 2024 tentang Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya Borobudur. Jakarta: Sekretariat Negara Republik Indonesia.
Reinhart, H., Rafida, M. R., Sofie, T., Putra, R. D., Matoka, M. C. R., Maulita, N. S., & Baiquni, M. (2023). Assessment of geological diversity, geosites, and geotourism potencies at Menoreh Mountain for designation of geopark area. International Journal of Geoheritage and Parks, 11(3), 385–406. https://doi.org/10.1016/j.ijgeop.2023.05.005
Sugiyono. (2013). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization. (2023). Borobudur Temple Compounds: World Heritage Site report. Paris: UNESCO World Heritage Centre.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Irena Rahmawati, Anwar Kurniadi, Syamsunasir Syamsunasir

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.






















Download