(2) Indarwati Indarwati
(3) Maryatun Maryatun
*corresponding author
AbstractAnemia merupakan masalah kesehatan yang masih sering terjadi pada remaja putri. World Health Organization (WHO) menyampaikan bahwa pada tahun 2019 anemia yang terjadi pada wanita usia subur di dunia adalah sekitar 29,9 %. Anemia remaja putri di Indonesia menurut Riskesdas tahun 2018 mencapai 32%. Jawa Tengah merupakan provinsi dengan kejadian anemia remaja putri cukup tinggi yaitu 30,45 %. Di Kota Surakarta, angka ini dilaporkan lebih tinggi, yakni 61,8%.. Dampak anemia remaja putri diantaranya adalah turunnya prestasi belajar dan produktifitas, mudah terkena penyakit infeksi, menurunnya kebugaran dan ketangkasan berpikir. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk mengidentifikasi kejadian anemia pada remaja putri di kota Surakarta, khususnya remaja putri di sekolah Muhammadiyah serta meningkatkan kesadaran pentingnya deteksi dini anemia.. Metode yang dilakukan dalam pengabdian ini adalah dengan melakukan pemeriksaan kadar Hb remaja putri menggunakan metode Point of Care Testing (POCT) pada 105 remaja putri SMP Muhammadiyah di Kota Surakarta Hasil kegiatan pengabdian diikuti oleh 105 remaja putri, kejadian anemia sebanyak 38 orang(34,3%). Kesimpulan: skrining hemoglobin di sekolah efektif untuk deteksi dini anemia, sehingga memungkinkan penanganan segera dan pencegahan dampak jangka panjang. Rekomendasi: pelaksanaan skrining rutin, edukasi gizi, dan pemberian suplementasi zat besi secara terintegrasi dapat dilakukan untuk pencegahan anemia. KeywordsAnemia; Remaja Putri; Skrining Hemoglobin
|
DOIhttps://doi.org/10.57235/qistina.v4i2.7317 |
Article metrics10.57235/qistina.v4i2.7317 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Baruah, A., & Gautam, S. (2023). Prevalence and predictors of iron deficiency anaemia in adolescent girls in India. International Journal Of Community Medicine And Public Health, 10(10), 3728–3732. https://doi.org/10.18203/2394-6040.ijcmph20233106
Brehm, R., South, A., & George, E. C. (2024). Use of point-of-care haemoglobin tests to diagnose childhood anaemia in low- and middle-income countries: A systematic review. Tropical Medicine and International Health, 29(2), 73–87. https://doi.org/10.1111/tmi.13957
Deivita, Y., Syafruddin, S., Andi Nilawati, U., Aminuddin, A., Burhanuddin, B., & Zahir, Z. (2021). Overview of Anemia; risk factors and solution offering. Gaceta Sanitaria, 35, S235–S241. https://doi.org/10.1016/j.gaceta.2021.07.034
Dinkes Jateng. (2023). Profil Kesehatan Jawa Tengah Tahun 2023.
Ford, N. D., Bichha, R. P., Parajuli, K. R., Paudyal, N., Joshi, N., Whitehead, R. D., Chitekwe, S., Mei, Z., Flores-Ayala, R., Adhikari, D. P., Rijal, S., & Jefferds, M. E. (2022). Factors associated with anaemia among adolescent boys and girls 10–19 years old in Nepal. Maternal and Child Nutrition, 18(S1), 1–14. https://doi.org/10.1111/mcn.13013
Habtegiorgis, S. D., Petrucka, P., Telayneh, A. T., Shitu Getahun, D., Getacher, L., Alemu, S., & Birhanu, M. Y. (2022). Prevalence and associated factors of anemia among adolescent girls in Ethiopia: A systematic review and meta-analysis. PLoS ONE, 17(3 March), 1–11. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0264063
Handayani, R., Anggraeni, E., Handayani, Y., Sari, M. P., & Yuningsih. (2024). Early Detection of Anemia in Adolescent Girls Through Nutritional Status Examination and Iron Panel Analysis (Tibc, Serum Iron, Iron Saturation). Indonesian Journal of Public Health, 19(2), 344–355. https://doi.org/10.20473/ijph.v19i2.2024.344-355
Ila Fadila, H. K. (2019). Upaya Pencegahan Anemia Pada Remaja Puteri Sebagai Pilar Menuju Peningkatan Kesehatan Ibu. Prosiding, 83.
Kemenkes. (2018). Laporan Riskesdas 2018 Nasional.pdf. In Lembaga Penerbit Balitbangkes (p. hal 156).
Kementerian Kesehatan RI. (2018). Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Anemia Pada Remaja Putri dan Wanita Usia Subur(WUS). In Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Kementerian Kesehatan.
Khaniya, B. (2021). Maternal and Perinatal Outcome in Adolescent Pregnancies as Compared to Adult Pregnancies. Nepal Journal of Health Sciences, 1(1), 43–47. https://doi.org/10.3126/njhs.v1i1.38732
Lubis, D. R., & Angraeni, L. (2022). Deteksi Dini Anemia Melalui Pemeriksaan Kadar Hemoglobin Pada Remaja Putri. Jurnal Pengabdian Masyarakat Prahita, 03(01), 24–35.
Maryam, & Endang Susilowati. (2024). Point-of-Care Hemoglobin Testing for Early Anemia Detection in Adolescent Girls: A Qualitative Study in Indonesia. Archives of The Medicine and Case Reports, 6(1), 1213–1226. https://doi.org/10.37275/amcr.v6i1.678
Ningsih, O. S., Masri, E. R., Dewi, C. F., Rafael, M. N., Dudet, B., Jarut, E., Mbulu, A. M., Yunita, E., Murni, E., Mas’Ad, N., & Damat, L. M. (2023). Screening Dan Pendidikan Kesehatan Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 7(1), 317. https://doi.org/10.31764/jmm.v7i1.12073
Nyma, Z., Rahman, M., Das, S., Alam, M. A., Haque, E., & Ahmed, T. (2023). Dietary diversity modification through school-based nutrition education among Bangladeshi adolescent girls: A cluster randomized controlled trial. PLoS ONE, 18(3 March), 1–16. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0282407
Ogbuabor, D. C., Ogbuabor, A. O., & Ghasi, N. (2022). Determinants of anaemia prevalence in women of reproductive age in Nigeria: A cross-sectional study using secondary data from Nigeria Demographic and Health Survey 2018. Women’s Health, 18. https://doi.org/10.1177/17455057221142961
Subekti, S. (2024). Evaluasi Status Hemoglobin pada Remaja Perempuan di SMP Muhammadiyah: Studi dalam Kelompok Usia 12 - 18 Tahun. BERDAYA: Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(2), 183–192. https://doi.org/10.36407/berdaya.v6i2.1277
Taufiqa, Z., Ekawidyani, K., & Sari, T. (2020). Buku Saku Anemia Untuk Remaja Putri : Aku Sehat Tanpa Anemia. Wonderland Publisher.
Tesfaye, T. S., Tessema, F., & Jarso, H. (2020). Prevalence of anemia and associated factors among “apparently healthy” urban and rural residents in Ethiopia: A comparative cross-sectional study. Journal of Blood Medicine, 11, 89–96. https://doi.org/10.2147/JBM.S239988
Unicef. (2021). Meningkatkan Gizi Remaja Di Indonesia. Unicef Indonesia. https://www.unicef.org/indonesia/media/9251/file/Ringkasan Eksekutif Strategi Komunikasi.pdf
Utama, F., Rahmiwati, A., & Arinda, D. F. (2020). Prevalence of Anaemia and its Risk Factors Among Adolescent Girls. 25(Sicph 2019), 461–463. https://doi.org/10.2991/ahsr.k.200612.066
V., A., P., R., M., E., P., M., & S., S. (2021). A study on impact of iron deficiency on cognition and anthropometry in pediatrics and clinical pharmacist’s intercession to provide awareness about iron deficiency in tertiary care teaching hospital. International Journal of Contemporary Pediatrics, 8(11), 1848. https://doi.org/10.18203/2349-3291.ijcp20214158
WHO. (2021). Anaemia in Woman and Children. https://www.who.int/data/gho/data/themes/topics/anaemia_in_women_and_children
Wiedha Swastika, Listyani Hidayati, D. I. P. (2024). Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Anemia Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 08(03), 5515–5523.
Yeboah, F. A., Bioh, J., Amoani, B., Effah, A., Senu, E., Mensah, O. S. O., Agyei, A., Kwarteng, S., Agomuo, S. K. S., Opoku, S., Agordzo, S. K., Aidoo, E. K., & Sakyi, S. A. (2024). Iron deficiency anemia and its association with cognitive function among adolescents in the Ashanti Region - Ghana. BMC Public Health, 24(1). https://doi.org/10.1186/s12889-024-20640-4
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Anjar Nurrohmah, Indarwati Indarwati, Maryatun Maryatun

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.






















Download