(2) Sellykha Nami Simanjorang
(3) Fatma Tresno Ingtyas
(4) Laurena Ginting
*corresponding author
AbstractDalam praktikum bidang kuliner, kebersihan dan kesehatan memiliki peran sangat besar. Oleh sebab itu, dari 60 mahasiswa yang mengambil mata kuliah Sanitasi dan Higiene dari Prodi Pendidikan Tata Boga divisampel menggunakan kuesioner, direview dengan hasil bahwa kebanyakan mahasiswa memahami akan pentingnya kebersihan dan keamanan makanan. Namun, masih ada sebagian yang belum disiplin atau rutin dalam mempraktikannya. Berdasarkan hasil analisis, diketahui bahwa 72% mahasiswa memiliki kategori sangat baik, sedangkan 28% cukup baik. Hal tersebut berbeda tingkatannya antara mahasiswa yang memang telah melewati mata kuliah tersebut.Untuk menilai seberapa besar pengaruh pemahaman tersebut terhadap penerapan perilaku sanitasi dan higiene, penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei serta analisis regresi linier sederhana. Dari hasil analisis diperoleh nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,742, yang berarti terdapat hubungan positif dan kuat antara pemahaman mengenai sanitasi dan higiene dengan perilaku kebersihan saat praktik. Sementara itu, nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,476 menunjukkan bahwa sebesar 47,6% variasi perilaku penerapan sanitasi dan higiene mahasiswa dapat dijelaskan oleh tingkat pemahaman mereka terhadap mata kuliah tersebut, dan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Selain itu, hasil uji signifikansi dengan nilai p < 0,05 memperkuat bahwa hubungan antara kedua variabel tersebut bersifat signifikan secara statistik. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa semakin baik pemahaman mahasiswa terhadap materi Sanitasi dan Higiene, maka semakin tinggi pula tingkat penerapan perilaku kebersihan dan keamanan pangan selama mereka melaksanakan praktik di laboratorium pengolahan makanan. KeywordsSanitasi, Higiene, Penerapan, Mahasiswa, Pendidikan Tata Boga, Praktik, Laboratorium
|
DOIhttps://doi.org/10.57235/qistina.v4i2.7387 |
Article metrics10.57235/qistina.v4i2.7387 Abstract views : 0 | PDF views : 0 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Alghafari, A. &. (2022). Assessing Food Safety Knowledge, Attitudes, and Practices among University Students. Journal of Food Protection Education, 84(9), 1672–1680.
Fitriani, N. &. (2021). Pengaruh Pemahaman Higiene terhadap Penerapan Kebersihan Mahasiswa Tata Boga. Jurnal Pendidikan Vokasi Kuliner, 3(2), 87–95.
Ghozali, I. (2021). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 25. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Iswarawanti, D. N. (2023). Sanitasi dan Higiene Pangan Modern. Yogyakarta: Deepublish.
Putri, L. A. (2020). Hubungan Pengetahuan Sanitasi dengan Perilaku Higienis Mahasiswa. Jurnal Gizi dan Pangan Sehat, 5(1), 12–21.
Rahayu, I. (2022). Analisis Efektivitas Pembelajaran Mata Kuliah Sanitasi terhadap Praktik Kebersihan Mahasiswa. Jurnal Pendidikan Teknologi Boga, 4(3), 133–142.
Rahman, M. N. (2024). Food Safety Education and Sanitation Practice among Culinary Students in Southeast Asia. International Journal of Hospitality Education, 7(1), 44–55.
Santoso, B. (2023). Pendidikan Higienitas dan Keamanan Pangan dalam Dunia Kuliner. Jakarta: Mitra Wacana Media.
Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta. Jurnal Ilmiah.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Sabila Husna, Sellykha Nami Simanjorang, Fatma Tresno Ingtyas, Laurena Ginting

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.






















Download