Pergeseran dan Pemertahanan Bahasa: Studi Kasus Penggunaan Bahasa Indonesia dan Bahasa Batak Toba pada Mahasiswa Perantauan Universitas Negeri Medan

Authors

  • Umayra Umayra Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Helga Irene Purba Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Celine Agustina Simorangkir Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • M Surif Universitas Negeri Medan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/jclhr.v1i2.5651

Keywords:

Pergeseran bahasa, Pemertahanan bahasa, Bahasa Indonesia, Bahasa Batak, Mahasiswa perantauan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami pergeseran dan pemertahanan bahasa, dengan fokus pada penggunaan Bahasa Indonesia dan Bahasa Batak oleh mahasiswa perantauan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan wawancara mendalam kepada sejumlah mahasiswa perantauan. Wawancara ini bertujuan untuk menggali persepsi dan praktik penggunaan kedua bahasa tersebut dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kampus maupun di luar kampus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun mahasiswa perantauan menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa utama dalam interaksi formal dan akademik, sebagian besar mereka masih mempertahankan penggunaan Bahasa Batak dalam percakapan non-formal, terutama dengan keluarga atau sesama orang Batak. Namun, ada indikasi bahwa penggunaan Bahasa Batak semakin terbatas dalam ruang-ruang tertentu, dan terdapat kecenderungan pergeseran bahasa yang dipengaruhi oleh adaptasi terhadap lingkungan perantauan dan interaksi dengan budaya luar. Oleh karena itu, meskipun Bahasa Batak masih dipertahankan, terdapat potensi pergeseran dalam penggunaannya di masa depan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdussamad, Z. (2021). Metode Penelitian Kualitatif. Makassar : CV. syakir Media Press.

Basith, A., & Zuhriyah, A. (2023). Pengaruh media sosial terhadap pergeseran bahasa Indonesia pada mahasiswa farmasi Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri. Journal on Education, 5(4), 10845-10850.

Bramono, N., & Rahman, M. (2012). Pergeseran Dan Pemertahanan Bahasa. Diglossia, 4(1), 12–17. http://journal.unipdu.ac.id:8080/index.php/diglosia/article/view/226

Budhiono, R. H. (2019). Pergeseran Dan Pemertahanan Bahasa Jawa Di Daerah Transmigrasi Di Kota Palangkaraya. Aksara, 31(2), 285. https://doi.org/10.29255/aksara.v31i2.378.285-298

Darise, N., Malabar, S., & Salam, S. (2022). Pergeseran Bahasa Gorontalo pada Masyarakat Gorontalo di Kecamatan Singkil Kota Manado Sulawesi Utara. Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya, 8(3), 885. https://doi.org/10.32884/ideas.v8i3.834

Fachruddin, U. M. A. R. (2024). PERAN KELUARGA UNTUK MEMPERTAHAKAN BAHASA INDONESIA SEBAGAI BAHASA UTAMA. 1–4.

Januari, N., Wiryajaya, G., Rosadi, S. S., Sarumaha, Y., Afifah, Z., Santoso, E., Jl, A., Iskandar, W., Utara, S., & Kotak, I. (2025). Pergeseran Kaidah Bahasa Indonesia di Kalangan Gen Z dan Milenial Akibat Dampak Teknologi dan Budaya Pop. 3(1).

Mailani, O., Nuraeni, I., Syakila, S. A., & Lazuardi, J. (2022). Bahasa Sebagai Alat Komunikasi Dalam Kehidupan Manusia. Kampret Journal, 1(1), 1–10. https://doi.org/10.35335/kampret.v1i1.8

Marfu, A., & Fiddienika, A. (2024). PEMERTAHANAN BAHASA PERANTAU DI KOTA MAKASSAR. 7(1), 278–289.

Salam, S., & Ponto, D. (2021). Pemertahanan Bahasa Minahasa di Desa Kaaruyan. Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya, 7(3), 241-252.

Sari, D., Amalia, D., Padilah, F., & Siregar, H. H. (2024). Pengaruh bahasa Mandailing terhadap kemampuan berbahasa Indonesia mahasiswa perantauan di Kota Medan. Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni (JISHS), 2(3), 411-416. http://jurnal.minartis.com/index.php/jishs

Setyawati, A., & Nugroho, Y. (n.d.). Sikap Dan Pemertahanan Bahasa Indonesia Di Kalangan Akademisi Sekolah Indonesia Davao Filipina.

Situmorang, T. M., & Hermawan, Y. (2024). Adaptasi dan Strategi Pemertahanan Identitas Etnis pada Masyarakat Batak di Pemalang. Entita: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Ilmu-Ilmu Sosial, 6(1), 15-32.

Suryawin, P. C., Wijaya, M., & Isnaini, H. (2022). Tindak Tutur (Speech Act) dan Implikatur dalam Penggunaan Bahasa. Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora Dan Ilmu Pendidikan, 1(3), 34-41.

Tampubolon, L. P., Mulyadi, M., & Dardanila, D. (2024). Kategorisasi Semantis Verba Marah dan Turunannya Dalam Bahasa Batak Toba: Kajian Semantik. Lingua: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 21(1), 31-43.

Velini, R. S., & Suryadi, M. (2023). Usaha Pemertahanan Bahasa Minangkabau melalui Permainan dan Tradisi Budaya Lokal di Kota Padang, Sumatera Barat. Jurnal Sastra Indonesia, 12(1), 71–80. https://doi.org/10.15294/jsi.v12i1.59370

Warisman Sinaga. (2019). Sikap Generasi Muda Batak dalam Upaya Pemertahanan Bahasa Batak: Kajian Sosiolinguistik. Talenta Conference Series: Local Wisdom, Social, and Arts (LWSA), 2(2). https://doi.org/10.32734/lwsa.v2i2.727

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R & D. Bandung : Alfabeta, CV.

Downloads

Published

2026-03-12

How to Cite

Umayra, U., Purba, H. I., Simorangkir, C. A., & Surif, M. (2026). Pergeseran dan Pemertahanan Bahasa: Studi Kasus Penggunaan Bahasa Indonesia dan Bahasa Batak Toba pada Mahasiswa Perantauan Universitas Negeri Medan. Journal of Constitutional, Law and Human Rights, 1(2), 651–662. https://doi.org/10.57235/jclhr.v1i2.5651

Citation Check