Civic skills sebagai Pilar Partisipasi Warga Negara Demokratis melalui Pendidikan Kewarganegaraan
DOI:
https://doi.org/10.57235/jclhr.v2i2.9231Keywords:
Civic skills, Pendidikan Kewarganegaraan, Partisipasi Warga Negara, Demokrasi, PancasilaAbstract
Civic skills merupakan salah satu dimensi penting dalam pendidikan kewarganegaraan yang berperan dalam membentuk kemampuan warga negara untuk berpikir kritis, berpartisipasi aktif, serta mengambil keputusan secara bertanggung jawab dalam kehidupan demokratis. Pendidikan kewarganegaraan di Indonesia tidak hanya bertujuan mengembangkan pengetahuan kewarganegaraan, tetapi juga diarahkan pada penguatan keterampilan kewarganegaraan yang memungkinkan peserta didik terlibat secara aktif dalam kehidupan sosial, politik, dan kemasyarakatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Civic skills sebagai pilar partisipasi warga negara demokratis melalui pendidikan kewarganegaraan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur terhadap jurnal ilmiah nasional terbitan tahun 2021–2025 yang relevan dengan topik Civic skills dan pendidikan kewarganegaraan. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis isi untuk mengidentifikasi pemaknaan Civic skills, dimensi keterampilan kewarganegaraan yang menyusunnya, peran pendidikan kewarganegaraan dalam mengembangkan Civic skills, serta relevansinya dalam menghadapi tantangan demokrasi kontemporer di Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa Civic skills mencakup keterampilan intelektual seperti berpikir kritis dan pemecahan masalah publik, serta keterampilan partisipatoris seperti komunikasi, kerja sama, dan keterlibatan dalam pengambilan keputusan publik. Pendidikan kewarganegaraan yang dilaksanakan secara partisipatif, reflektif, dan kontekstual terbukti memiliki peran strategis dalam mengembangkan Civic skills mahasiswa. Oleh karena itu, penguatan Civic skills perlu dijadikan fokus utama dalam pengembangan kurikulum dan praktik pembelajaran pendidikan kewarganegaraan guna meningkatkan kualitas partisipasi warga negara dalam kehidupan demokratis.
Downloads
References
Budimansyah, D. (2021). Penguatan pendidikan kewarganegaraan berbasis karakter Pancasila di perguruan tinggi. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 11(2), 85–97. https://doi.org/10.20527/kewarganegaraan.v11i2.11532
Herlambang, Y. T. (2024). Pendidikan kewarganegaraan dan pembentukan karakter demokratis mahasiswa di era disrupsi. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 21(1), 45–56. https://doi.org/10.21831/jc.v21i1.64321
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2021). Kebijakan penguatan pendidikan karakter dalam pendidikan kewarganegaraan. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 6(2), 123 –134. https://doi.org/10.24832/jpnk.v6i2.1987
Prasetyo, A., & Nugroho, R. A. (2022). Civic disposition sebagai fondasi penguatan demokrasi di Indonesia. Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan, 7(2), 101–113. https://doi.org/10.24269/jpk.v7i2.5123
Rahmawati, D., Sari, M. P., & Lestari, N. (2024). Internalisasi civic disposition melalui pembelajaran pendidikan kewarganegaraan di perguruan tinggi. Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 9(1), 22–34. https://doi.org/10.17977/um019v9i12024p022
Sari, N., & Hidayat, A. (2022). Tantangan penguatan civic disposition mahasiswa dalam masyarakat multikultural. Jurnal Moral Kemasyarakatan, 7(1), 15–27. https://doi.org/10.21067/jmk.v7i1.6312
Setiawan, B., & Lestari, E. (2025). Pendidikan kewarganegaraan dan penguatan civic disposition generasi muda. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 4(1), 1–12. https://doi.org/10.30595/jpsh.v4i1.18234
Suyato, & Widodo, S. T. (2020). Pendidikan kewarganegaraan sebagai wahana pengembangan civic disposition mahasiswa. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 17(2), 134–146. https://doi.org/10.21831/jc.v17i2.34192
Winarno. (2023). Pendidikan kewarganegaraan dan pembentukan warga negara demokratis di Indonesia. Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 8(1), 1–14. https://doi.org/10.24269/jpk.v8i1.5894
Zed, M. (2021). Metode penelitian kepustakaan dalam kajian pendidikan kewarganegaraan. Jurnal Ilmu Pendidikan, 27(2), 112–120. https://doi.org/10.17977/um048v27i22021p112
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Tiara Syifa Saadah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
- Authors certify that the work reported here has not been published before and contains no materials the publication of which would violate any copyright or other personal or proprietary right of any person or entity.
- Authors dont transfer or license the copyright of publishing to HELIUM: Journal of Health Education Law Information and Humanities Research to publish the article in any media format, to share, to disseminate, to index, and to maximize the impact of the article in any databases.
- Authors hereby dont agree to transfer a copyright for publishing to HELIUM: Journal of Health Education Law Information and Humanitiesa Publisher of the manuscript.
- Authors reserve the following:
- all proprietary rights other than copyright such as patent rights;
- the right to use all or part of this article in future works of our own such as in books and lectures;
- use for presentation in a meeting or conference and distributing copies to attendees;
- use for internal training by author's company;
- distribution to colleagues for their research use;
- use in a subsequent compilation of the author's works;
- inclusion in a thesis or dissertation;
- reuse of portions or extracts from the article in other works (with full acknowledgement of final article);
- preparation of derivative works (other than commercial purposes) (with full acknowledgement of final article); and
- voluntary posting on open web sites operated by author or author’s institution for scholarly purposes, but it should follow the open access license of Creative Common CC BY-NC License.










