Pilar Demokrasi Dalam Mewujudkan Masyarakat yang Tanggap Politik

Authors

  • Rifqiaqil Mufahir Erwansyah Politeknik Manufaktur Bandung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.57235/jclhr.v2i2.9233

Keywords:

Pilar Demokrasi, Masyarakat Tanggap Politik, Pendidikan Kewarganegaraan, Pendidikan Politik, Literasi Politik, Kesadaran Politik.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam peran pilar-pilar demokrasi, khususnya melalui penguatan sektor pendidikan, dalam membentuk karakteristik masyarakat yang tanggap politik di tengah dinamika era digital. Demokrasi modern saat ini menghadapi tantangan krusial berupa apati politik dan rendahnya literasi di kalangan generasi muda yang seringkali rentan terhadap disinformasi dan keputusan politik transaksional. Masalah ini diatasi melalui pendekatan penyelesaian berupa revitalisasi peran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) sebagai pilar formal dan Pendidikan Politik (LitPol) sebagai pilar non-formal yang berkelanjutan. Dengan menggunakan metode kualitatif melalui studi literatur interpretatif dan analisis dokumen, penelitian ini mengungkap bahwa PKn berfungsi sebagai fondasi utama dalam menanamkan nilai-nilai demokrasi dan pembentukan preferensi politik awal melalui pembelajaran interaktif. Di sisi lain, Pendidikan Politik memperkuat aspek kesadaran kritis masyarakat untuk terlibat aktif dalam fungsi kontrol, evaluasi, dan partisipasi dalam tata kelola pemerintahan. Hasil penelitian menunjukkan adanya kebutuhan akan modifikasi teori di mana PKn dan LitPol tidak dapat dipisahkan secara dikotomis, melainkan harus bersinergi menjadi satu kesatuan pilar edukasi demokrasi. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa sinergi antara literasi kewarganegaraan dan kesadaran politik praktis merupakan prasyarat mutlak untuk mewujudkan masyarakat yang tidak hanya partisipatif, tetapi juga responsif dan kritis terhadap kebijakan negara.

Downloads

Download data is not yet available.

References

A. Prayugo dan R. B. Prayitno, “Pendidikan Politik Sebagai Proses Belajar Membentuk Kesadaran Politik dan Peran Kewarganegaraan,” vol. 3, hlm. 427–442, 2022, [Daring]. Tersedia pada: http://jurnaledukasia.org

Nastiti Mufidah, “Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) Sebagai Wahana Pendidikan Demokrasi Dalam Mewujudkan Smart And Good Citizen,” Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, vol. 1 Issue 2, hlm. 259–269, 2020.

P. Widiatmaka, M. H. Nuryadi, dan A. Sugiyanto, “Pendidikan kewarganegaraan sebagai sarana pembelajaran dalam menumbuhkan karakter bangsa pada mahasiswa di era digital,” Humanika, vol. 25, no. 1, hlm. 99–108, Mar 2025, doi: 10.21831/hum.v25i1.80367.

Razali, Sri Erlinda, dan Jumili Arianto, “Pengaruh Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) Terhadap Partisipasi Politik Mahasiswa FKIP UNRI,” 2025.

S. E. Rahmaniah, D. Th. Musa, A. R. Alamri, M. Marini, dan D. Sari, “Penguatan Pendidikan dan Literasi Politik Dikalangan Muda,” Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, vol. 9, no. 1, hlm. 133–143, Mar 2024, doi: 10.36312/linov.v9i1.1565.

Wilda Hamisa dan Mukhamad Murdiono, “Peran Pkn Sebagai Pendidikan Politik Dalam Membangun Sikap Demokratis Dan Partisipasi Siswa Dalam Organisasi Di SMA,” no. pendidikan politik, Sep 2018.

Downloads

Published

2026-09-16

How to Cite

Rifqiaqil Mufahir Erwansyah. (2026). Pilar Demokrasi Dalam Mewujudkan Masyarakat yang Tanggap Politik. Journal of Constitutional, Law and Human Rights, 2(2), 68–73. https://doi.org/10.57235/jclhr.v2i2.9233

Citation Check