Pendidikan Karakter Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler di Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.57235/qistina.v4i1.6279Keywords:
Pendidikan Karakter, Kegiatan Ekstrakurikuler, Sekolah Dasar, Pembentukan Kepribadian, Nilai-Nilai MoralAbstract
Pendidikan karakter merupakan salah satu komponen utama dalam sistem pendidikan nasional yang bertujuan untuk membentuk peserta didik yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas moral, etika, dan kepribadian yang baik. Di tengah tantangan degradasi moral, penyimpangan perilaku, dan krisis identitas yang semakin marak pada anak usia sekolah dasar, kegiatan ekstrakurikuler hadir sebagai sarana strategis untuk menanamkan nilai-nilai karakter secara kontekstual dan aplikatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kegiatan ekstrakurikuler dalam membentuk karakter siswa sekolah dasar, mengidentifikasi nilai-nilai karakter yang dikembangkan, serta mengevaluasi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam implementasinya. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung terhadap kegiatan ekstrakurikuler, wawancara mendalam dengan guru pembina, kepala sekolah, siswa, dan orang tua, serta studi dokumentasi terhadap perencanaan dan laporan kegiatan sekolah. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV hingga VI dari lima sekolah dasar di wilayah urban dan rural yang memiliki program ekstrakurikuler aktif dan beragam. Analisis data dilakukan secara induktif dengan cara reduksi data, kategorisasi tematik, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler secara signifikan mampu mengembangkan nilai-nilai karakter seperti tanggung jawab, kedisiplinan, kerja sama, kejujuran, kepedulian sosial, dan semangat kebangsaan. Kegiatan seperti pramuka, olahraga, seni budaya, dan kerohanian memberikan ruang nyata bagi siswa untuk belajar melalui pengalaman langsung, berinteraksi dengan teman sebaya, dan menghadapi tantangan secara aktif. Guru pembina yang berperan sebagai teladan moral, dukungan manajemen sekolah, serta partisipasi orang tua berkontribusi besar dalam keberhasilan kegiatan ini.Namun demikian, terdapat berbagai hambatan dalam pelaksanaan pendidikan karakter melalui ekstrakurikuler, seperti kurangnya alokasi waktu, keterbatasan sumber daya manusia yang terlatih dalam pembinaan karakter, belum adanya integrasi sistem evaluasi karakter yang sistematis, serta kurangnya pemahaman stakeholder terhadap pentingnya karakter dalam kegiatan non-akademik. Untuk mengatasi hal ini, diperlukan kebijakan sekolah yang integratif, pelatihan kompetensi guru pembina, serta pelibatan komunitas dan orang tua dalam perencanaan dan evaluasi kegiatan ekstrakurikuler. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrakurikuler tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap kegiatan belajar mengajar, tetapi harus menjadi bagian integral dari kurikulum berbasis karakter. Sekolah dasar perlu merancang program ekstrakurikuler yang berorientasi pada pembentukan profil pelajar Pancasila yang mencerminkan nilai-nilai religius, nasionalis, mandiri, gotong royong, bernalar kritis, dan kreatif. Penelitian ini memberikan kontribusi konseptual dan praktis bagi pengembangan kebijakan pendidikan karakter di tingkat sekolah dasar.
References
Anggriawan, K., Ahmad, E., & Nurgiansah, T. H. (2025). Actualization of Pancasila as a Reflection of Young Leaders Role in Nurturing the Nation. AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia, 4(2), 1822-1827.
Fahruddin, F., Kurniawanti, M. R., Nurgiansah, T. H., & Gularso, D. (2025). Development of teaching materials for evaluating history learning to improve students' critical thinking skills. Journal of Education and Learning (EduLearn), 19(1), 530-541.
Hana Nurur Rohmah, Nabella Yaniariza Putri, Septi Yunita, Yunita Yasmin, & Agus Mulyana. (2023). Pengaruh Kegiatan Ekstrakurikuler Terhadap Karakter Peserta Didik Di Sekolah Dasar. Jurnal Sadewa : Publikasi Ilmu Pendidikan, Pembelajaran Dan Ilmu Sosial, 1(3), 292–299. https://doi.org/10.61132/sadewa.v1i3.95
Ismail, H., Ramadhanty, H. V., Rizky, M., & Nurgiansah, T. H. (2025). Wawasan Nusantara: Dasar Pemikiran, Penerapan, dan Analisis Contoh Kasus. Journal of Health Education Law Information and Humanities, 1(2), 21-25.
Kurniawan, E. Y. (2018). Pendidikan Karakter dalam Kegiatan Ekstrakurikuler Drumbannd di Sekolah Dasar Negeri Mekarsari II Kabupaten Tangerang. JPKS (Jurnal Pendidikan Dan Kajian Seni), 3(2).
Masnawati, E., Darmawan, D., & Masfufah, M. (2023). Peran ekstrakurikuler dalam membentuk karakter siswa. Pusat Publikasi Ilmu Manajemen, 1(4), 305-318.
Permatasari, M., Nurgiansah, T. H., Erlande, R., Randiawan, R., & Hidayah, E. N. (2024). Analysis of the Development and Dynamics of Character Education and Culture of the Indonesian Nation. AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia, 4(1), 592-598.
Pratama, F. F., Nurgiansah, T. H., & Choerunnisa, R. R. (2022). Kajian nilai-nilai karakter kearifan lokal masyarakat Sunda dalam membentuk sikap moral kewarganegaraan. Jurnal Kewarganegaraan, 6(2), 3473-3483.
Sunarti, S., Sukadari, S., & Antini, S. (2020). Pengimplementasian Pendidikan Karakter Pada Ekstrakurikuler Seni Tari Nawung Sekar. Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran, 4(1), 26–42. https://doi.org/10.21831/jk.v4i1.27694
Suriaman, S., Sundawa, D., Nurgiansah, T. H., & Insani, N. N. (2024). Analisis Perkembangan dan Dinamika Pendidikan Karakter dan Budaya Bangsa Indonesia: Sebuah Upaya Pencapaian Tujuan Pendidikan. Jurnal Pendidikan Karakter, 15(2).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
QISTINA: Jurnal Multididiplin Indonesia is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

















