Neologisme terkait COVID-19 dalam Media Pemberitaan Online Bahasa Jepang dan Bahasa Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.57235/hemat.v1i2.2879Keywords:
Neologisme, COVID-19, Pembentukan KataAbstract
Artikel ini membahas tentang ragam neologisme yang tercipta pada masa pandemi COVID-19 yang dikumpulkan dari laman berita Asahi Shinbun dan Liputan6. Artikel ini mengupas tentang apa saja dan bagaimana perbedaan pembentukan neologisme pada bahasa Jepang dengan pembentukan neologisme pada bahasa Indonesia melalui teori morfologi bahasa dan model neologisme Krishnamurthy. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan metode studi dokumentasi. Ditemukan 18 neologisme bahasa Jepang yang mempunyai makna yang sama dengan neologisme pada bahasa Indonesia. Dari 18 jenis data yang telah dianalisis, dapat diketahui bahwa selain memiliki kesamaan makna dan konteks neologisme pada bahasa Jepang dan bahasa Indonesia, terdapat perbedaan pada pembentukannya. Model pembentukan neologisme bahasa Jepang didominasi oleh pembentukan kata majemuk dari kanji atau kango, sedangkan pada bahasa Indonesia selain membentuk kata majemuk, banyak pula mengadopsi dan mengadaptasi dari bahasa Inggris serta menggunakan model akronim sebelum mendapat istilah baku yang dianggap lebih tepat penggunaannya. Perbedaan model neologisme antar kedua bahasa dalam membentuk istilah membuktikan bahwa setiap bahasa dengan ragam budaya dan bahasa pasti memiliki ragam neologismenya menyesuaikan dengan budaya serta kebutuhan masing-masing negaranya.
References
Booij, G. (2007). The grammar of words: An introduction to linguistic morphology (2ndedition). Oxford: Oxford University Press.
Krishnamurthy, S. (2010). The chutnification of English: An examination of the lexis of Salman Rushdie's" Midnight's Children".
Maricar, F. & Nurfani. (2021). Anomali Bahasa dan Budaya di Era Pandemi Covid-19. Sang Pencerah : Jurnal Ilmiah Universitas Muhamadiyah Buton, 7(1), 120-132.
Satriani, S. (2021). Media Sosial sebagai Ruang Kreasi Neologisme. AL-MUNZIR, 14(1), 57-70.
Suartini, N. N. (2019). The Emerging of Japanese Neologism and Aging Society. JAPANEDU : Jurnal Pendidikan dan Pengajaran BJ, 4(1), 54-64.
Sugiyono, D. (2013). Metode penelitian pendidikan pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R&D.
Sutedi, Dedi. (2019). Dasar-Dasar Linguistik Bahasa Jepang. Bandung: Humaniora.
Syartanti, N. I. (2021). Word-Formation Process on COVID-19 Related Terms as Japanese Language Variation. IZUMI, 10(2), 304-315.
Takao, U. (2020). Konteks kemunculan kata-kata baru bahasa indonesia dan BJ dalam situasi wabah COVID-19. Ayumi: Jurnal Budaya, Bahasa Dan Sastra, 7(2).
Issuu.com. Issu – A Textbook of Translation by Peter Neymark by mo. hammad altamimi. 6 April 2012 [Diakses 27 Mei 2023], diakses dari https://issuu.com/mohammadaltamimi/docs/a_textbook_of_translation_by_peter_newmark
Who.int. WHO Director-General’s opening remarks at the media briefing on COVID-19. 11 Maret 2020 [Diakses 27 Mei 2023], diakses dari https://www.WHO.int/director-general/speeches/detail/WHO-director-general-s-opening-remarks-at-the-media-briefing-on-covid-19---11-march-2020
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
- Authors certify that the work reported here has not been published before and contains no materials the publication of which would violate any copyright or other personal or proprietary right of any person or entity.
- Authors dont transfer or license the copyright of publishing to HEMAT: Journal of Humanities Education Management Accounting and Transportation Research to publish the article in any media format, to share, to disseminate, to index, and to maximize the impact of the article in any databases.
- Authors hereby dont agree to transfer a copyright for publishing to HEMAT: Journal of Humanities Education Management Accounting and Transportation a Publisher of the manuscript.
- Authors reserve the following:
- all proprietary rights other than copyright such as patent rights;
- the right to use all or part of this article in future works of our own such as in books and lectures;
- use for presentation in a meeting or conference and distributing copies to attendees;
- use for internal training by author's company;
- distribution to colleagues for their research use;
- use in a subsequent compilation of the author's works;
- inclusion in a thesis or dissertation;
- reuse of portions or extracts from the article in other works (with full acknowledgement of final article);
- preparation of derivative works (other than commercial purposes) (with full acknowledgement of final article); and
- voluntary posting on open web sites operated by author or author’s institution for scholarly purposes, but it should follow the open access license of Creative Common CC BY-NC License.










