Kajian Pengawasan Ground Support Equipment (GSE) Terhadap Kelancaran Operasional di Area Apron Bandar Udara Internasional Kualanamu Deli Serdang
DOI:
https://doi.org/10.57235/hemat.v3i2.8995Keywords:
Apron Movement Control, Ground Support Equipment, Kelancaran OperasionalAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya intensitas pergerakan operasional di area apron Bandar Udara Internasional Kualanamu yang menuntut ketersediaan dan pengaturan ruang yang efisien, khususnya terkait keberadaan Ground Support Equipment (GSE). Permasalahan utama yang dijumpai di lapangan adalah masih terdapat GSE yang tidak segera dikembalikan ke Equipment Parking Area (EPA) setelah proses pelayanan pesawat udara selesai, terutama pada waktu operasional malam hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengawasan operasional penempatan GSE oleh Apron Movement Control (AMC) serta dampaknya terhadap kelancaran operasional di area apron. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Pemilihan metode kualitatif dilakukan untuk menggali informasi kontekstual mengenai proses pengawasan dan hambatan di lapangan secara komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AMC telah menjalankan pengawasan melalui patroli rutin dan teguran, namun kepatuhan operator ground handling masih belum optimal. Keberadaan GSE yang tidak dikembalikan secara tepat waktu menyebabkan penyempitan ruang gerak kendaraan operasional, menambah beban pengawasan, dan memicu potensi bahaya (hazard). Kesimpulannya, ketidakdisiplinan dalam penempatan GSE berdampak signifikan terhadap efisiensi dan kelancaran manuver di apron. Rekomendasi untuk penelitian lanjutan adalah perlu adanya kajian mengenai sistem pelacakan (tracking) GSE berbasis teknologi untuk mempermudah unit AMC dalam melakukan monitoring aset ground handling secara real-time.
Downloads
References
Bintang, M. N., Hario, N., & Sundoro, S. (2025). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Keselamatan Bandara di Sisi Udara: Pengawasan AMC terhadap GSE, Hewan Satwa Liar, FOD di Apron. Journal of Management and Innovation Entrepreneurship (JMIE), 2(4), 2664–2669. https://doi.org/10.70248/jmie.v2i4.2892
Daniswara, L. A. (2024). Analisis Kinerja Unit AMC dalam Pengawasan Kelayakan GSE di Bandar Udara Internasional Yogyakarta. Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu, 2(7), 80–84.
Fattah, A., Budiarto, A., & Rochmawati, L. (2021). Optimalisasi Pengawasan Unit AMC Terhadap Kelayakan GSE di Sisi Udara Bandar Udara Internasional Hang Nadim Batam. Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan (SNITP), 5(2). Politeknik Penerbangan Surabaya.
Fauzzia, W., Rahmayani, R., & Handayani, R. D. (2022). Peranan Standar Operasional Prosedur dalam Meningkatkan Kinerja Cook di Kitchen Department Hotel Harper Purwakarta by Aston. Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata, 5(2), 100–105. https://doi.org/10.23887/jmpp.v5i2.46858
Gulo, N. N., Baene, E., Zega, Y., & Telaumbanua, A. (2024). Analisis Penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam Meningkatkan Efektifitas Kinerja Pegawai pada Kantor Camat Ma’u Kabupaten Nias. Journal of Management: Small and Medium Enterprises (SME’s), 17(3), 1269–1275.
Iswandir, I. (2021). Dasar-Dasar Proses Pengawasan dalam Organisasi. JSI (Jurnal Sistem Informasi) Universitas Suryadarma, 1(1). https://doi.org/10.35968/jsi.v1i1.34
Izdihar, R. P. (2023). Hubungan antara Kinerja Bandara dengan Skema Pembiayaan Public Private Partnership: Studi Kasus Bandara dalam Lingkup Pengelolaan Angkasa Pura II. Jurnal Manajemen Dirgantara, 16(2), 318–330.
Menteri Perhubungan Republik Indonesia. (2021). Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 36 Tahun 2021 Tentang Standardisasi dan Sertifikasi Fasilitas Bandar Udara.
Menteri Perhubungan Republik Indonesia. (2022). Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 11 Tahun 2022 tentang Peraturan Keselamatan Penerbangan Sipil Bagian 173 tentang Penyelenggara Perancangan Prosedur Penerbangan.
Muslim, S. (2022). Peran Pengawasan dalam Meningkatkan Produktivitas Kerja. An-Nisbah: Jurnal Perbankan Syariah, 3(1), 83–104. https://doi.org/10.51339/nisbah.v3i1.388
Ramhans, M. F. R., Susanto, D., & Sundoro, S. (2024). Analisis Kinerja Apron Movement Control Terhadap Keselamatan Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo. Journal of Information System, Management, and Digital Business, 1(3), 366–372. https://doi.org/10.59407/jismdb.v1i3.876
Setiawan, D., Sundoro, S., & Lestary, D. (2025). Kajian Pengawasan Unit Apron Movement Control terhadap Pemenuhan Standar Operasional Prosedur pada Area Apron di Bandar Udara Kalimarau Berau. Jurnal Ground Handling Dirgantara, 7(1), 19–25. https://doi.org/10.56521/jgh.v7i1.1495
Sidiq, N. A. (2022). Analisis Manajemen Risiko Proyek Apron Bandar Udara Sultan Hasanuddin Makassar.
Simamora, N. H., Winiasri, L., Hariyadi, S., & Putro, S. (2024). Rancang Bangun Sistem Inspeksi dan Laporan Perbaikan Fasilitas Sisi Darat dan Udara Bandara Djalaluddin Gorontalo Berbasis Progressive Web. 156, 156–168.
Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Suprapto, I., Ch, D. A., & Abdusshomad, A. (2025). Analisis Tata Letak Ground Support Equipment (GSE) Non-Motorized pada Area Equipment Storage di Bandar Udara Internasional Minangkabau Padang. 3(1), 275–282. https://doi.org/10.61510/skyeast.v3i1.44
Tandibua, D. B., & Widagdo, D. (2024). Kajian Pengawasan Unit Apron Movement Control (AMC) Terhadap Kelayakan Ground Support Equipment (GSE) di Sisi Udara Bandar Udara Internasional Hang Nadim Batam. El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi dan Bisnis Islam, 5(3), 1296–1312. https://doi.org/10.47467/elmal.v5i3.702
Vanya, B., & Zain, D. (2025). Pengaruh Pengawasan Petugas Apron Movement Control (AMC) Terhadap Peletakan Ground Support Equipment (GSE) di Daerah Apron Bandar Udara.
Widagdo, D., & Finndarsih, T. (2023). Pengaruh Kinerja Apron Movement Control (AMC) dalam Penanganan Foreign Object Debris (FOD) Terhadap Keselamatan dan Keamanan Penerbangan. Ground Handling Dirgantara, 5(1), 38–47.
Daftar pustaka menggunakan spasi tunggal, rata kiri dan kanan, baris kedua menjorok ke kanan. Setelah 0 sebelum 0. Ukuran Cambria (Judul) 12 pt.
Daftar pustaka dapat berasal dari buku, media massa, dan undang-undang. Wajib menggunakan mendeley, zotero, endnote, dll.
Penulis diharapkan mengutip artikel pada Jurnal Pendidikan Amartha volume sebelumnya atau mengutip artikel dari reviewer kami.
Tidak perlu memisahkan sumber buku, artikel, dan undang-undang. Tidak diperbolehkan menggunakan https:// alamat website/blog
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Christoper Fidesmons, Kardi, Nunuk Praptiningsih

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
- Authors certify that the work reported here has not been published before and contains no materials the publication of which would violate any copyright or other personal or proprietary right of any person or entity.
- Authors dont transfer or license the copyright of publishing to HEMAT: Journal of Humanities Education Management Accounting and Transportation Research to publish the article in any media format, to share, to disseminate, to index, and to maximize the impact of the article in any databases.
- Authors hereby dont agree to transfer a copyright for publishing to HEMAT: Journal of Humanities Education Management Accounting and Transportation a Publisher of the manuscript.
- Authors reserve the following:
- all proprietary rights other than copyright such as patent rights;
- the right to use all or part of this article in future works of our own such as in books and lectures;
- use for presentation in a meeting or conference and distributing copies to attendees;
- use for internal training by author's company;
- distribution to colleagues for their research use;
- use in a subsequent compilation of the author's works;
- inclusion in a thesis or dissertation;
- reuse of portions or extracts from the article in other works (with full acknowledgement of final article);
- preparation of derivative works (other than commercial purposes) (with full acknowledgement of final article); and
- voluntary posting on open web sites operated by author or author’s institution for scholarly purposes, but it should follow the open access license of Creative Common CC BY-NC License.










