Pancasila Sebagai Pedoman Etika Bermedia Sosial bagi Generasi Z

(1) * Angela Mericia Romaulina Rumapea Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
(2) Rafif Abdullah Damar Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
(3) Timothy Boy Dani Simanjuntak Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
(4) Wahyu Prayoga Ginting Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
(5) Yogi Arifandi Bangun Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
(6) Yurike N Banjarnahor Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
(7) Sri Yunita Mail (Universitas Negeri Medan, Indonesia)
*corresponding author

Abstract


Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara manusia berkomunikasi, terutama generasi Z yang tumbuh dalam lingkungan yang sepenuhnya terhubung dengan media sosial. Media sosial telah menjadi ruang interaksi utama bagi generasi ini, namun intensitas penggunaannya memunculkan tantangan etika seperti penyebaran hoaks, ujaran kebencian, intoleransi, dan perundungan digital. Di tengah maraknya persoalan tersebut, Pancasila sebagai dasar moral bangsa Indonesia memiliki nilai-nilai universal yang dapat dijadikan pedoman etika bermedia sosial. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah yang membahas Pancasila, etika digital, dan perilaku generasi Z di media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Pancasila sangat relevan untuk membangun perilaku digital generasi Z yang lebih bertanggung jawab, beradab, dan menghargai keberagaman. Pancasila memiliki potensi besar untuk menjadi pedoman etika digital, meskipun implementasinya masih memerlukan penguatan melalui pendidikan dan literasi digital.


Keywords


Pancasila, Etika Digital, Generasi Z, Media Sosial, Moralitas, Literasi Digital

   

DOI

https://doi.org/10.57235/arrumman.v2i2.7539
      

Article metrics

10.57235/arrumman.v2i2.7539 Abstract views : 0 | PDF views : 0

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Arif, S. (2021). Peran Pancasila sebagai etika sosial di era digitalisasi. Jurnal Filsafat Pancasila, 3(1), 12–23.

Bandura, A. (1977). Social Learning Theory. Englewood Cliffs: Prentice Hall.

BPIP. (2022). Penguatan Nilai-Nilai Pancasila di Era Digital. Jakarta: Badan Pembinaan Ideologi Pancasila.

Floridi, L. (2013). The Ethics of Information. Oxford: Oxford University Press.

Hidayat, A. (2022). Etika komunikasi digital dalam perspektif nilai kemanusiaan. Jurnal Ilmu Komunikasi, 14(2), 101–115.

Kurniasih, D. (2023). Tantangan Generasi Z dalam bermedia sosial: Perspektif etika dan karakter. Jurnal Pendidikan Karakter, 8(1), 44–59.

Nasution, R., & Safitri, L. (2022). Literasi digital sebagai upaya pencegahan penyebaran hoaks di kalangan generasi muda. Jurnal Komunikasi Nusantara, 2(3), 87–94.

Pratama, H. (2023). Pengaruh media sosial terhadap perilaku komunikasi Generasi Z. Jurnal Teknologi dan Masyarakat, 5(2), 122–133.

Ribble, M. (2015). Digital Citizenship in Schools: Nine Elements All Students Should Know. Eugene: International Society for Technology in Education.

Setiawan, F. (2021). Karakter bangsa dan internalisasi nilai Pancasila melalui media digital. Jurnal Pendidikan Nasional, 6(4), 201–215

UNESCO. (2021). Media and Information Literacy: Policy and Strategies Guidelines. Paris: UNESCO Publishing.

We Are Social. (2024). Digital Report: Indonesia. We Are Social & Meltwater.

Yuliana, R. (2020). Hoaks dan relevansinya terhadap perpecahan masyarakat digital. Jurnal Sosial Humaniora, 11(1), 55–64.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Angela Mericia Romaulina Rumapea, Rafif Abdullah Damar, Timothy Boy Dani Simanjuntak, Wahyu Prayoga Ginting, Yogi Arifandi Bangun, Yurike N Banjarnahor, Sri Yunita

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.